Johan Sulaiman: Efektifkan TPID Lampung

foto Johansetialampung.com - Kenaikan harga beberapa bahan kebutuhan tak pelak membuat kalang kabut masyarakat. Seperti dalam beberapa hari ini, kenaikan harga daging sapi memicu kenaikan harga daging ayam dan sebelumnya harga elpiji tabung gas 3 kilogram telah naik hingga Rp26.500,- di  Lampung Tengah.
Mencermati hal demikian, Pimpinan DPRD Lampung, Johan Sulaiman angkat bicara di kantor DPRD Lampung, (20/8). Johan mengatakan, keterjangkauan harga kebutuhan sangat mutlak dibutuhkan masyarakat. "Jangan sampai masyarakat merasa ditinggalkan oleh Pemerintah maupun Pemerintah  Daerah karena abai dengan kondisi seperti sekarang," kata Johan.

Wakil Ketua PKS Lampung ini pun berharap ada langkah taktis dan strategis dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melihat fenomena yang terjadi belakangan ini. Ia berharap TPID dapat lebih efektif dalam mengambil langkah-langkah yang diperlukan sebagai upaya stabilisasi harga dan mengupayakan keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Lampung, Hantoni Hasan menjelaskan, kenaikan harga daging sapi begitu membingungkan. Satu pihak menganggap sesuatu yang wajar mengikuti harga pasar dan stok aman, sementara pihak lain menuding ada permainan di tingkat feedloter yang kemudian secara berjenjang memengaruhi harga di rantai distribusi berikutnya sehingga dilakukan penyelidikan oleh aparat hukum.

"Daripada membingungkan, makin membuat ruwet masalah karena ketidakpastian sumber masalah, lebih baik berbasis ilmiah dengan melakukan kajian dan riset SCM (Supply Chain Management) pasokan daging sapi dan membiarkan otoritas ilmiah yang menampilkan fakta-fakta yang dibarengi dengan solusi, berjalan," jelas Hantoni.

Ketua Pertimbangan Wilayah PKS Lampung ini menuturkan jangan sampai gonjang-ganjing masalah harga daging sapi yang tak terjangkau dan fluktuatif tiap tahunnya ujung-ujungnya impor, padahal sapi lokal belum diberdayakan secara serius menjadi bagian integral pasokan pemenuhan kebutuhan daging di masyarakat.

Sedangkan Anggota Komisi I DPRD Lampung Mardani Umar mengatakan tentang pentingnya mengedepankan keterbukaan, baik pemerintah/ pemerintah daerah maupun aparat yang berwenang melakukan penyelidikan dugaan permainan di feedloter. "Mungkin DPRD perlu melakukan rapat dengar pendapat lintas komisi dan mendengar penjelasan dari pihak Polda terkait masalah keamanan pangan beberapa hari ini," kata Mardani. (rls)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog