Endang Asnawi: Awas Eksodus Pemilih di Pilkada Pesawaran

Cakrawala Lampung (CL) – Bertambahnya jumlah mata pilih yang tercantum pada daftar pemilih sementara (DPS) yang ditetapkan KPU Pesawaran untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) di kabupaten setempat tahun ini mendapat sorotan Ketua Umum DPP Ormas PETIR Lampung, Endang Asnawi.

Menurut Endang Asnawi, jumlah DPS untuk pilkada di pesawaran itu meningkat sekitar 56.248 dibandingkan dengan mata pilih pada saat pemilu legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres). Dimana pada pileg dan pilpres lalu jumlah mata pilihnya 317. 433 dan 319. 946.

“Ini artinya ada penambahan jumlah mata pilih untuk pilkada sekitar 20 persen. Hal ini perlu mendapat perhatian serius dari semua kalangan,” kata pria yang disapa Epeng ini dalam siaran persnya yang diterima Cakrawala Lampung, Minggu (7/9).

Untuk itu, lanjut mantan ketua komisi B DPRD Bandarlampung ini, DPS yang akan disampaikan KPU itu juga perlu diperhatikan secara detail dan cermat.

Untuk itulah, kat Epeng, yang juga pernah menjabat Ketua Komisi B DPRD Bandarlampung, Periode 2009-2014 yang lalu, bahwa  data DPS yang akan diumumkan KPU kepada masyarakat dalam waktu dekat ini, patut untuk diperhatikan secara jeli.

“Jangan sampai terjadi data pemilih ganda. Seperti yang sudah meninggal tapi masih tercatat sebagai mata pilih. Terlebih lagi penambahan jumlah mata pilih ini terjadi dalam kurun waktu sekitar setengah tahun. Penambahan mata pilih ini menimbulkan dugaan adanya eksodus mata pilih dari daerah lain. Kita berharap panwas setempat dapat mencermati hal ini. Kami Ormas PETIR Lampung siap menjaga dan membantu agar pilkada di Lampung berjalan lancar dan kondusif,” ungkapnya.

Sementara, Ketua KPU Pesawaran Aminudin saat dimintai tanggapanya terkait ini mengatakan, DPS belumlah sesuatu yang final.

"DPS Ini kan belum final, ini baru  hasil singkronisiasi data antara kependudukan dan data pilpres.  Jadi belum fix, prosesnya masih panjang. Mudah-mudahan 9 - 10 September nanti sudah bisa kita sampaikan kemasyarakat. Kami minta semua pihak dapat membantu untuk mencermati, sehingga data pemilih benar-benar valid," kata dia. (rls/ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog