Langsung ke konten utama

Gunawan Handoko Belum Pamit Pindah Partai

Cakrawala Lampung (CL) – Beberapa terakhir ini mulai bermunculan kader partai politik yang mengundurkan diri. Jika di Partai Demokrat (PD) terdapat kader yang mengundurkan diri, di Partai Gerindra Lampung terdapat kader yang pindah partai politik (parpol).

Salah satu kader partai besutan Prabowo Subianto yang pindah partai yakni Gunawan Handoko. Pria yang sebelumnya menjabat ketua bidang komunikasi DPD Partai Gerindra Lampung ini, saat ini sudah bergabung dengan Partai Perindo.
Saat ditanya alasannya pindah ke Partai Perindo, Gunawan Handoko mengatakan, dirinya merasa terpanggil untuk ikut mengabdikan diri dalam mewujudkan Indonesia sejahtera. Seperti misi yang diemban Partai Perindo.

“Terlebih teman – teman yang mendeklarasikan partai baru ini adalah orang – orang yang sudah saya kenal sejak lama. Diantaranya para aktivis organisasi yang memiliki integritas dan dedikasi. Dan mereka semua sudah ada komitmen untuk membangun kebersamaan dalam menjalankan organisasi, termasuk dalam setiap pengambilan keputusan,” kata dia, Kamis (10/9).

Ketika disinggung apakah kepindahan dirinya ke Partai Perindo ini sudah sepengetahuan dan izin ketua DPD Partai Gerindra Lampung, Gunawan Handoko mengaku belum belum sempat pamit dengan ketua DPD Partai Gerindra Lampung Gunadi Ibrahim.

“Karena keputusan saya bergabung dengan Perindo sudah di ujung waktu. Dan lagi pula keberadaan saya di Partai Gerindra sebagai kader eksternal yang tidak ada kaitannya dengan struktural partai. Jabatan saya sebagai ketua bidang komunikasi merupakan jabatan fungsional. Meski begitu, secara etika saya akan melapor ke beliau,” ungkapnya.

Ditegaskannya, kepindahan dirinya ke Partai Perindo ini buka karena merasa kecewa dengan Partai Gerindra. Karena sampai saat ini masih menjalin hubungan baik dengan Partai Gerindra.

“Ini semata-semata panggilan nurani untuk dapat menyumbangkan pemikiran bagi partai Perindo yang nota bene masih baru. Saya sadar di Gerindra sudah terlalu banyak kader yang baik dan cerdas. Maka saya mencari tempat lain untuk memberikan sumbangsih pemikiran dan lainnya. Prinsip saya, masalah dimana saya harus mengabdi tidak menjadi persoalan, karena partai politik memiliki fungsi yang sama, yakni sebagai kawah Candradimukanya untuk mencetak kader2 terbaik,” pungkasnya. (ben)

Postingan populer dari blog ini

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Berikut Pidato Lengkap Presiden Joko Widodo

setialampung.co.id - MPR RI resmi melantik Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2019 - 2024, minggu (20/10).

Usai dilantik, Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutannya. Berikut pidato lengkap Presiden Joko Widodo.


Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera Bagi Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Yang saya hormati para pimpinan dan seluruh anggota MPR, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia, Yang saya hormati Ibu Megawati Soekarnoputeri, Presiden ke-5 Republik Indonesia, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. Soesilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Bapak Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr. Boediono, Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Bapak Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke- 12 Republik Indonesia.

Yang saya muliakan kepala negara dan pemerintahan serta utusan …

Imbauan Kapolda Lampung, Irjen Purwadi Arianto

setialampung.co.id - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019 - 2024 yang akan berlangsung pada 20 Oktober 2019, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto mengimbau kepada semua masyarakat dan semua elemen agar mengikuti apa yang telah menjadi aturan. Sehingga pelaksanaan kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden berlangsung aman dan terkendali.

"Semua ini (pelantikan presiden) adalah kemenangan masyarakat Indonesia. Ini adalah anugerah buat Bangsa Indonesia. Untuk itu saya mengimbau kepada semua pihak agar semua situasi berjalan kondusif, aman dan terkendali. Silakan menyampaikan pendapat dengan santun dan sopan," ujarnya.

Purwadi juga menutukan, pihaknya menempatkan personil secukupnya. Diantaranya seperti di lokasi penyeberangan menuju pulau Jawa yaitu di Bakauheni, Lampung Selatan.

"Memang ada indikasi pemberangkatan massa tapi tidak terlalu banyak. Bagi pendukung yang lagi bersuka ria, agar penyampaiannya tidak mengganggu yang lainnya,"…