Langsung ke konten utama

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

PT. KAI Butuh Waktu Sebulan Lebih Selidiki Satu Insiden Kereta Api

Cakrawala Lampung (CL) – Humas PT. KAI Subdivre III.2 Tanjung Karang Muhaimin mengatakan, pihaknya membutuhkan waktu lebih dari satu bulan untuk menyelidiki insiden kereta api (KA). Hal ini dikarenakan PT. KAI harus mengumpulkan data dan saksi di lapangan.

“Cukup lama waktu penyelidikannya, bisa mencapai bulanan. Setelah itu baru diketahui kesimpulan dan keputusan penyebab terjadinya kecelakaan KA,” kata dia saat dihubungi cakrawalalampung.com, Kamis (15/10).

Muhaimin menjelaskan, tim yang melakukan penyelidikan merupakan gabungan dari PT. KAI Bandung dan Lampung yang jumlah anggota timnya mencapai puluhan. Dan ketua tim penyelidikan bisa langsung dari pusat atau langsung ditunjuk dari petugas PT. KAI di Lampung.

“Setelah ada keputusan, sangsinya mulai dari hukuman ringan, sedang dan berat. Contoh sangsinya diantaranya bisa penurunan pangkat, atau gaji dari masinis KA jika terbukti melakukan kesalahan. Jika pelanggarannya berat, sangsinya akan ditentukan kantor pusat,” ungkapnya.

Terkait anjloknya KA babaranjang di Desa Pemanggilan, Natar, Muhaimin mengutarakan, pihaknya sudah mengevakuasi gerbong babaranjang dengan menggunakan crane dari Lahat dan Lampung.

“Gerbong yang anjlok sudah dievakuasi. Jalur kereta tidak ada masalah. Sudah lancar kembali,” jelasnya. (ben)

Berita Populer

Badri Tamam Nilai KPRI Handayani Koperasi Sehat

Bandarlampung - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandarlampung, Badri Tamam, menilai Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Handayani Dinas Pendidikan Bandar Lampung merupakan koperasi sehat, karena asetnya mencapai lebih sepuluh miliar.

"Semoga kedepan koperasi Handayani dapat lebih baik lagi," kata Badri Tamam dalam rapat anggota tahunan (RAT) tahun buku 2018 KPRI Handayani Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, di Aula Dinas Pendidikan setempat, sabtu (9/3).

Menurut Badri Tamam, KPRI Handayani sangat bermanfaat para anggotanya. Salah satunya memberangkatkan umroh enam orang, membantu anggota dan masyarakat misalnya dalam rangka pengadaan sembako, termasuk juga simpan-pinjam.

Ketua KPRI Handayani Tatang Setiadi menjelaskan, RAT rutin tiap tahun ini merupakan salah satu amanah dari Undang-Undang Koperasi No.25 Tahun 1992. Koperasi harus setiap tahun melaporkan kegiatan tahunannya melalui RAT.

"Jadi kekuasaan tertinggi koperasi adalah RAT. Dalam rapat ini juga mengund…

Antoni Imam Ajak Mahasiswa Ikut Siapkan Peraturan Daerah

Bandarlampung - Di depan ratusan mahasiswa peserta seminar nasional legislatif 2019 di Politeknik Kesehatan Tanjung Karang, selasa (3/12), Anggota Komisi V DPRD Lampung, Antoni Imam mengajak agar disamping menuntaskan perkuliahan secara baik dengan nilai akademik yang baik, juga tak lupa jangan abai dengan kondisi sosial disekitar mereka.

“Sebagai _director of change_ atau pengendali perubahan, adik-adik mahasiswa punya tanggung jawab moral ikut memperbaiki kondisi sosial di sekitar. Jangan mengabaikan tugas mulia itu,” harap sekretaris fraksi PKS DPRD Lampung ini.

Mahasiswa sebagai suatu strata sosial yang dipercaya masyarakat harus ikut memberi pencerahan kepada mereka.

“Hari ini publik menaruh harapan besar kepada adik-adik mahasiswa. Salah satu tugas yang penting dilakukan adalah sebagai penyeimbang kebijakan baik di tingkat lokal/ daerah maupun nasional,” ungkap Antoni Imam.

Sebagai penyeimbang kebijakan, maka mahasiswa perlu menterjemahkannya secara sistemik.

“Jika ada peratura…

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…