Langsung ke konten utama

Bawaslu Gandeng Komunitas Untuk Awasi Pilkada Metro

METRO (CL) - Dalam rangka meningkatkan fungsi pengawasan,Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung menggandeng berbagai komunitas untuk ikut mengawasi pelaksanaan Pilkada di Metro. Hal tersebut tampak dalam gelaran diskusi bertajuk Pilkada dan Pengawasan Partisipatif oleh Warga yang akan digelar Senin (9/11) di Taman Kota Metro, pukul 15.00 WIB.

Ketua Bawaslu Lampung Fatikatul Khoiriyah mengatakan, ‎gagasan untuk menggandeng berbagai kalangan untuk ikut mengawasi suksesnya Pilkada ini adalah wujud ikhtiar Bawaslu dalam mendorong Pilkada yang berkualitas.

"Kami mengajak anak-anak muda, komunitas-komunitas di Kota Metro untuk ikut berperan serta dalam pengawasan Pilkada bersama kami. Kami mengapresiasi kesadaran mendorong Pilkada yang berkualitas telah tumbuh di berbagai kalangan. Tidak hanya mengandalkan institusi penyelenggara semata," ujarnya.

Panitia acara, Arif Budhi menjelaskan, dalam diskusi tersebut pihaknya mengundang Ketua Bawaslu Lampung Fatikatul Khoiriyah, Ketua AJI Bandarlampung oso Muliawan, dan Oki Hajiansyah Wahab, pengajar di UMM Metro. Diskusi akan dimoderatori oleh perwakilan Bawaslu‎ Lampung.

Lebih lanjut Arif mengatakan, pihaknya memang sengaja membuat acara di ruang publik.

"Selain diskusi ada teman-teman komunitas stand up dan akustik, stand photobooth, kresbag yang akan meramaikan acara ini," tambahnya.

Kerjasama dengan Bawaslu, lanjut Arif juga merupakan komitmen komunitas-komunitas yanga da di Kota Metro untuk mendorong Pilkada yang berkualitas.

"Sebelumnya kami juga telah bekerjasama dengan KPU Kota Metro, kalangan perguruan tinggi, media dan berbagai komunitas untuk memberikan pendidikan politik dengan berbagai media," pungkas ketua HMI Metro ini.‎ (*)

Berita Populer

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Danpomal Lampung Minta Prajurit Profesional

BANDARLAMPUNG- Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Danpomal) Lampung, Mayor Laut (PM) Prasetyo Bekti meminta prajurit bertugas independen dan profesional.

Permintaan Prasetyo Bekti itu dalam rangkaian hari ulang tahun (HUT) Ke-73 Pomal Lampung di Gedung C, PKOR Wayhalim, Bandarlampung, minggu (24/2) pagi.

Soal HUT Pomal, Prasetyo Bekti menjelaskan, kegiatan ini merupakan rangkaian acara dari perayaan HUT Pomal ke-73.

"Acara diawali olah raga bersama, yaitu senam bersama, setelah itu jalan sehat, kemudian dirangkai dengan kegiatan donor darah, sebagai wujud membantu rekan-rekan kita yang mungkin membutuhkan, dan terakhir ialah pengundian kupon jalan sehat," jelasnya.

Prasetyo memaparkan, untuk hadiah jalan sehat sendiri sebanyak 156 item, dengan hadiah utama 10 sepeda.

"Pomal kian bisa bertugas dengan sebaik-baiknya. Khususnya di Lampung, Lanal di Lampung mengelola ribuan prajurit, ada Brigade-4 Marinir, ada 2 Batalyon, ada Prokimal, dan lanal itu sendiri," kata…