Langsung ke konten utama

Darma Nilai Pencopotan Dirinya Sebagai Sekretaris Partai Nasdem Lampung Melanggar AD/ART

BANDARLAMPUNG (CL) – Darma Wijaya angkat bicara terkait pencopotan dirinya dari jabatan sebagai sekretaris DPW Partai Nasdem Lampung. Kepada para awak media di dalam jumpa pers yang digelar di Rumah Makan Puspa Ayu, Rabu (25/11), Darma Wijaya didampingi Ketua DPD Partai Nasdem Tanggamus Zainudin Hanafi mengatakan, pencopotan dirinya sebagai sekretaris DPW Partai Nasdem Lampung telah melanggar AD/ART partai.

“Saya masih sekretaris DPW Partai Nasdem Lampung sampai saat ini. Sebab ini sudah melanggar AD/ART partai. Seharusnya sebelum dilakukan pencopotan jabatan dilakukan rapat pleno di DPW Partai Nasdem Lampung,” tegasnya.

Selain itu, dia juga menduga terdapat kepentingan dibalik pencopotan dirinya dari jabatan sekretaris DPW Partai Nasdem Lampung ini. Dan pencopotannya ini juga tidak melalui prosedur dan mekanisme partai karena tidak melalui surat peringatan dan pemberitahuan terlebih dahulu.

“Saya menduga ada kepentingan dibalik semua ini. Partai Nasdem Lampung ini sebelumnya tenang – tenang aja. Tapi sudah diobok – obok sama Taufik Basari,” ujarnya.

Sementara Plt. Ketua DPW Partai Nasdem Lampung yang juga Ketua DPP Partai Nasdem Taufik Basari menegaskan, sesuai surat keputusan nomor 1562 – SK/DPP – Nasdem/X/2015 yang ditandatangani ketua umum Partai Nasdem, pencopotan ketua, sekretaris dan bendahara DPW Partai Nasdem Lampung sudah diputuskan dan melalui rapat tim 7 OKK yang diketuai ketua tim konsolidasi OKK Janet dengan anggota Reri Murdgat anggota majelis tinggi DPP Partai Nasdem, Ketua DPP Partai Nasdem Taufik Basari, Martin Manurung, Enggartiasto Lukita, Viktor Laiskodat dan Willy aditya.

“Jadi, setiap perubahan struktur partai di seluruh Indonesia pasti terlebih dahulu dibahas di tim 7 dan dilaporkan kepada ketua umum partai,” jelasnya kepada cakrawalalampung.com, Rabu (25/11)

Terkait tudingan adanya kepentingan dibalik pencopotan jabatan ini, pria yang akrab disapa Tobas ini membantahnya. Dia menegaskan, dirinya tidak ada kepentingan dibalik semua ini. Karena ini merupakan perintah dan amanat partai untuk memperkuat kinerja DPW Partai Nasdem Lampung.

“Semestinya sebagai kader partai mengikuti keputusan partai,” pungkasnya. (ben)

Berita Populer

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Danpomal Lampung Minta Prajurit Profesional

BANDARLAMPUNG- Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Danpomal) Lampung, Mayor Laut (PM) Prasetyo Bekti meminta prajurit bertugas independen dan profesional.

Permintaan Prasetyo Bekti itu dalam rangkaian hari ulang tahun (HUT) Ke-73 Pomal Lampung di Gedung C, PKOR Wayhalim, Bandarlampung, minggu (24/2) pagi.

Soal HUT Pomal, Prasetyo Bekti menjelaskan, kegiatan ini merupakan rangkaian acara dari perayaan HUT Pomal ke-73.

"Acara diawali olah raga bersama, yaitu senam bersama, setelah itu jalan sehat, kemudian dirangkai dengan kegiatan donor darah, sebagai wujud membantu rekan-rekan kita yang mungkin membutuhkan, dan terakhir ialah pengundian kupon jalan sehat," jelasnya.

Prasetyo memaparkan, untuk hadiah jalan sehat sendiri sebanyak 156 item, dengan hadiah utama 10 sepeda.

"Pomal kian bisa bertugas dengan sebaik-baiknya. Khususnya di Lampung, Lanal di Lampung mengelola ribuan prajurit, ada Brigade-4 Marinir, ada 2 Batalyon, ada Prokimal, dan lanal itu sendiri," kata…