Di Lampung, Mati Lampu Seperti Minum Obat Sehari Tiga Kali

BANDARLAMPUNG (CL) - Masyarakat Lampung semakin resah. Ini lantaran saat ini pemadaman bergilir yang dilakukan PT. PLN Wilayah Lampung semakin parah. Dimana di dalam satu hari dilakukan pemadaman listrik layaknya sedang minum obat yakni tiga kali sehari.

Terkait ini, Deputi Manager Distribusi PT. PLN Wilayah Lampung Alam Awaludin kepada cakrawalalampung.com, Rabu (25/11) mengakui kondisi pasokan terakhir saat ini memang sangat kurang. Ini dikarenakan Tarahan 3 terganggu.

"Semoga besok (Kamis, 26/11) bisa masuk lagi pasokannya setelah mengalami perbaikan. Selain itu pasokan listrik dari Tarahan 4 mengalami penurunan kapasitas dan perlu pemeliharaan," ujarnya.

Dia menambahkan, untuk mengatasi pemadaman bergilir ini pihaknya juga berupaya memulihkan bantuan pasokan dari Sebalang yang saat ini mengalami ganguan.

"Mudah - mudahan besok (Kamis, 26/11) bisa membantu. Sesuai yang pernah kami sampaikan, kemungkinan pemadaman bergilir seperti ini akan terjadi sampai  akhir Desember 2015," ungkapnya.

Saat ditanya apa kompensasi bagi masyarakat Lampung yang terkena pemadaman bergilir, dia mengungkapkan, kompensasi TMP sesuai peraturan menteri ESDM nomor 33 tahun 2014  yakni, kali gangguan per bulan, lama gangguan per bulan, kecepatan perubahan daya TR, kesalahan baca meter, dihitung per tri wulan, dan kecepatan koreksi rekening, dihitung per tri wulan.

"Tapi untuk pemadaman karena defisit tidak termasuk dalam katagori mendapat kompensasi. Yang mendapat kompensasi yakni pemadaman karena gangguan saja. Kita berharap awal Desember sudah ada perbaikan," pungkasnya. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog