Langsung ke konten utama

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Tauhidi Siap Hadapi dan Ingin Tahu Kejelasan Persoalannya

BANDARLAMPUNG (CL) – Penjabat (Pj) Bupati Lampung Timur Tauhidi siap menghadapi persoalan dugaan korupsi dan pencucian uang dalam pengadaan perlengkapan sekolah bagi siswa kurang mampu tingkat SD, MI, SMP, MTs di Dinas Pendidikan Provinsi Lampung pada tahun 2012 yang menjeratnya saat ini.

Kesiapan ini disampaikan Tauhidi usai menghadiri pelantikan Pj Bupati Lampung Tengah Edarwan, di Balai Keratun, Minggu (15/11).

“Jelas, hidup ini pasti siap aja. Sekarang ini yang terpenting kita ingin tahu dulu persoalaannya seperti apa,” kata Tauhidi.

Saat ditanya sejauh mana persoalaan sebenarnya yang saat ini menjeratnya, mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Lampung ini menyarankan untuk menanyakan langsung kepada penyidik.

“Tanya kepada penyidiknya, saya ini kan disangka. Saya diminta keterangan dan saya sudah berikan keterangan. Tapi kalau ternyata tersangkannya salah berarti tidak ada persoalan. Selama ini belum ada pemberitahuan ke saya. Hidup ini harus dihadapi, memangnya kita mau bunuh diri apa,” ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya Tauhidi, mantan Kadisdik Lampung yang saat ini menjabat Pj Bupati Lamtim beserta mantan Kasubag Perencanaan Dinas Pendidikan Lampung Edwar Hakim, Rekanan M. Hendrawan dan pegawai negeri sipil Pemberdayaan Masyarakat Lampung, Aria Sukma S Rizal diperiksa Kejaksaaan Agung, Senin (9/11) lalu sebagai tersangka dugaan korupsi dan pencucian uang dalam pengadaan perlengkapan sekolah bagi siswa kurang mampu tingkat SD, MI, SMP, MTs di Dinas Pendidikan Provinsi Lampung pada 2012. Keempat tersangka ini diduga telah merugikan negara sekitar Rp9 miliar. (ben).

Berita Populer

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Danpomal Lampung Minta Prajurit Profesional

BANDARLAMPUNG- Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Danpomal) Lampung, Mayor Laut (PM) Prasetyo Bekti meminta prajurit bertugas independen dan profesional.

Permintaan Prasetyo Bekti itu dalam rangkaian hari ulang tahun (HUT) Ke-73 Pomal Lampung di Gedung C, PKOR Wayhalim, Bandarlampung, minggu (24/2) pagi.

Soal HUT Pomal, Prasetyo Bekti menjelaskan, kegiatan ini merupakan rangkaian acara dari perayaan HUT Pomal ke-73.

"Acara diawali olah raga bersama, yaitu senam bersama, setelah itu jalan sehat, kemudian dirangkai dengan kegiatan donor darah, sebagai wujud membantu rekan-rekan kita yang mungkin membutuhkan, dan terakhir ialah pengundian kupon jalan sehat," jelasnya.

Prasetyo memaparkan, untuk hadiah jalan sehat sendiri sebanyak 156 item, dengan hadiah utama 10 sepeda.

"Pomal kian bisa bertugas dengan sebaik-baiknya. Khususnya di Lampung, Lanal di Lampung mengelola ribuan prajurit, ada Brigade-4 Marinir, ada 2 Batalyon, ada Prokimal, dan lanal itu sendiri," kata…