Soal Alkes, Yadi: Setiap Aksi dan Aspirasi Selalu Dilaporkan ke Pimpinan

Keterangan Foto: Salah seorang hakim di Pengadilan Negeri Tanjung Karang saat menemui DPP PETIR Lampung saat melakukan aksi terkait dugaan korupsi alat kesehatan sekitar Rp15,5 miliar. Foto: Benny Setiawan/cakrawalalampung.com

BANDARLAMPUNG (CL) - DPP PETIR Lampung, Kamis (7/1), menggelar aksi demo di depan Kejati Lampung. Aksi terkait dugaan korupsi alat kesehatan (Alkes) sekitar Rp15,5 miliar di tahun anggaran 2012.

Dalam aksinya, DPP PETIR Lampung menuntut agar Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi Alkes.

Terkait hal ini, Kasipenkum Kejati Lampung Yadi Rachmad kepada cakrawalalampung.com melalui pesan singkatnya kepada cakrawalalampung.com, Kamis (7/1) menuturkan, hal ini akan disampaikan ke pimpinannya.

"Setiap aksi dan aspirasi kita terima dan selalu kita laporkan ke pimpinan,"ujarnya.

Namun saat ditanya apakah kedepan Kejati akan melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana, Yadi enggan untuk menjawab.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana sampai Kamis (7/1) malam tidak bisa dikonfirmasi. Saat dihubungi, telepon selulernya dalam keadaan tidak aktif. Pesan singkat kembali dikirimkan cakrawalalampung.com, namun tidak ada jawaban dari Reihana. (ben)
Share:

Politik

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog