MUI Minta Pelaku LGBT Dikenakan Sangsi Pidana

setialampung.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bandarlampung Suryani M. Nur menegaskan, aktivitas Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) sangat diharamkan di dalam agama islam dan agama samawi lainnya.

"Termasuk ikut mengkampanyekannya LGBT hukumnya haram," tegasnya kepada setialampung.com, Kamis (18/2).

Selain itu dia juga menegaskan, semua kegiatan yang terkait dengan LGBT bertentangan dengan pancasila dan UUD 45 pasal 29 ayat 1 dan pasal 28 J. Aktivitas LGBT juga bertentangan dengan UU nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan.

Disamping itu, lanjutnya, kegiatan LGBT tersebut bertentangan dengan Fatwa MUI nomor 57 tahun 2014 tentang Lesbian, Gay, Sodomi dan Pencabulan. Dimana pasal ini, menegaskan LGBT haram dan merupakan bentuk kejahatan (jarimah). Sehigga para pelaku dapat dikenakan hukuman.

Aktivitas LGBT, jelasnya, adalah suatu penyakit yang sangat berbahaya bagi kesehatan, dan dapat menjadi sumber berbagai penyakit menular seperti HIV/AIDS.

"Untuk itu, MUI meminta agar pihak berwenang dapat mempidanakan orang-orang yang mengajak, mempromosikan dan membiayai aktivitas LGBT di Indonesia. Karena kalau dibiarkan akan merusak masa depan anak-anak bangsa Indonesia," ungkapnya. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog