Soal Kunker ke Padang dan Jakarta, DPRD Bandarlampug Dituding Lakukan Pemborosan Anggaran

setialampung.com - DPRD Bandarlampung dituding melakukan pemborosan anggaran. Tudingan ini terkait keberangkatan atau kunjungan kerja (kunker) 14 anggota badan legislatif (banleg) ke Sumatera Barat dan Jakarta dalam rangka mempelajari tata cara pembuatan peraturan daerah (perda).

Hal ini disampaikan akademisi universitas Lampung Yusdianto kepada setialampung.com, Selasa (9/2).

"Kunker itu tidak efektif dan efisien. Mereka (banleg) melakukan pemborosan anggaran saja. Toh selama ini hasil kunker anggota DPRD kurang ada yang nampak," kata Yusdianto.

Menurut Yusdianto, untuk mempelajari tata cara pembuatan perda tidak harus jauh - jauh ke Sumatera Barat. Terlebih lagi kunker dilakukan ke dua provinsi itu sangat memboroskan anggaran.

"Yang patut dipertanyakan, sejak dilantik sampai sekarang sudah berapa perda yang dihasilkan DPRD Bandarlampung. Semestinya anggota dewan itu lebih fokus dan optimal dalam melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat," ungkapnya.

Sebelumnya, dalam rangka mempelajari peraturan daerah (perda), sebanyak 14 anggota badan legislatif (banleg) DPRD Bandarlampung melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Sumatera Barat dan Jakarta.

Kegiatan kunker ini disampaikan Ketua Banleg DPRD Bandarlampung Imam Santoso kepada setialampung.com, Selasa (9/2) melalui blackberry massengernya.

“Kita mempelajari tata cara pembuatan perda di Bukit Tinggi, Sumatera Barat selama tiga hari. Mana yang baik dapat kita jadikan contoh,” kata Imam.

Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan, setelah ke Bukit Tinggi, Sumatera Barat, pihaknya akan melanjutkan kunker selama dua hari ke Jakarta.

“Besok (Rabu) kita ke departemen dalam negeri (depdagri),” ujarnya. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog