Langsung ke konten utama

Desak sangsi tegas untuk Arinal Djunaidi, LBH Bandarlampung kirim surat ke presiden, dewan pers dan gubernur Lampung

setialampung.com - Meski Sekdaprov Lampung Arinal Djunaidi sudah mengakui dan meminta maaf karena sudah menyinggung perasaan para wartawan. Namun dugaan pelecehan terhadap profesi wartawan ini terus bergulir. Kali ini kecaman disampaikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandarlampung.

Direktur LBH Bandarlampung Alian Setiadi menegaskan, atas dugaan pelecehan terhadap wartawan yang diduga dilakukan Sekdaprov Lampung Arinal Djunaidi, LBH Bandarlampung melalui surat nomor  : 027/SK/LBH-BL/IV/2016 mengirimkan surat kepada Presiden RI, Mendagri, Dewan Pers, Gubernur Lampung dan DPRD Lampung.

"Ini bukan persoalan sudah minta maaf atau belum. LBH mendesak presiden, mendagri dan gubernur Lampung memberikan sanksi administrasi yang tegas kepada Arinal Djunaidi. Jadi harus ada sangsi administrasi dari presiden, mendagri, dewan pers dan gubernur Lampung untuk Arinal Djunaidi. Biar ada efek jera terhadap para pejabat publik yang suka arogan dan melecehkan profesi wartawan," tegasnya kepada setialampung.com, Jumat (22/4).

Ditambahkannya, sejak tahun 2012 - 2016 YLBHI - LBH Bandarlampung selalu menerima laporan dan pendampingan terhadap kawan - kawan jurnalis. Baik karena penganiayaan, pengancaman  serta pelecehan terhadap profesi jurnalis di Lampung.

Sebelumnya, Sekretaris daerah provinsi Lampug Arinal Djunaidi menyadari dan mengakui kekhilafannya atas pernyataannya yang tidak pantas dan sudah menyinggung perasaan para wartawan. Kekhilafan Arinal ini terkait pernyataannya kepada wartawan di sekitar Islamic Center beberapa waktu lalu.

“Saya dengan hati yang tulus memohon maaf kepada rekan – rekan wartawan. Saya ingin di masa akhir jabatan, bisa berakhir dengan baik. Ini hikmah yang berharga bagi saya,” ujar Arinal Djunaidi dihadapan Ketua PWI Lampung Supriyadi Alpian, Ketua AJI Bandarlampung Yoso Muliawan dan awak media cetak, elekronik dan online di aula PWI Lampung, Rabu (20/4).

Selain itu, Arinal juga menuturkan, kedepan dirinya akan mengajak rekan – rekan jurnalis untuk meningkatkan jalinan silaturahmi demi membangun Lampung dari sisi komunikasi.

“Sekali lagi atas nama pribadi dan sebagai sekdaprov saya minta maaf kepada para wartawan dan media atas kekhilafan saya,” ucapnya. (ben)

Postingan populer dari blog ini

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Berikut Pidato Lengkap Presiden Joko Widodo

setialampung.co.id - MPR RI resmi melantik Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2019 - 2024, minggu (20/10).

Usai dilantik, Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutannya. Berikut pidato lengkap Presiden Joko Widodo.


Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera Bagi Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Yang saya hormati para pimpinan dan seluruh anggota MPR, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia, Yang saya hormati Ibu Megawati Soekarnoputeri, Presiden ke-5 Republik Indonesia, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. Soesilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Bapak Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr. Boediono, Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Bapak Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke- 12 Republik Indonesia.

Yang saya muliakan kepala negara dan pemerintahan serta utusan …

Imbauan Kapolda Lampung, Irjen Purwadi Arianto

setialampung.co.id - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019 - 2024 yang akan berlangsung pada 20 Oktober 2019, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto mengimbau kepada semua masyarakat dan semua elemen agar mengikuti apa yang telah menjadi aturan. Sehingga pelaksanaan kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden berlangsung aman dan terkendali.

"Semua ini (pelantikan presiden) adalah kemenangan masyarakat Indonesia. Ini adalah anugerah buat Bangsa Indonesia. Untuk itu saya mengimbau kepada semua pihak agar semua situasi berjalan kondusif, aman dan terkendali. Silakan menyampaikan pendapat dengan santun dan sopan," ujarnya.

Purwadi juga menutukan, pihaknya menempatkan personil secukupnya. Diantaranya seperti di lokasi penyeberangan menuju pulau Jawa yaitu di Bakauheni, Lampung Selatan.

"Memang ada indikasi pemberangkatan massa tapi tidak terlalu banyak. Bagi pendukung yang lagi bersuka ria, agar penyampaiannya tidak mengganggu yang lainnya,"…