LBH Bandarlampung kecam keras oknum pejabat pemprov yang diduga melakukan penganiayaan

Setialampung.com – LBH Bandarlampung mengecam keras dugaan penganiayaan terhadap karyawan maskapai penerbangan Garuda yang diduga dilakukan oknum pejabat pemprov Lampung, yang dilakukan di Bandara Raden Intan II, Sabtu (16/4).

Kecaman ini disampaikan kepala divisi Ekosob LBH Bandarlampung, Chandra Bangkit Saputra dalam siaran pers yang diterima setialampung.com, Senin (18/4).

Menurut Chandra, dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oknum pejabat pemprov Lampung tersebut merupakan tindak penganiayaan dan pelanggaran terhadap hak asasi manusia. Ini karena Indonesia telah meratifikasi konvensi anti penyiksaan pada tanggal 28 september 1998 melalui undang – undang No. 5 tahun 1998 apa lagi ini di lakukan oleh pejabat pemerintah yang notabennya paham tentang pendidikan hak asasi manusia.

“LBH juga mendorong penegakan hukum perkara ini. Dan keseriusan aparat kepolisian di dalam mengungkap kasus ini. Tindak pidana penganiayaan bukan merupakan delik aduan, jadi tidak ada aturan untuk cabut laporan. Dan LBH Bandarlampung juga mengingatkan pihak kepolisian untuk tidak takut untuk mengungkap perkara. Meski terlapor adalah seorang pejabat provinsi lampung,” ungkapnya.

Karena sudah jelas diatur di undang–undang dasar bahwa semua warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintah wajib menjunjung tinggi hukum tanpa ada pengecualian.
Selain itu, tegasnya, LBH mengimbau agar gubernur Lampung menindak tegas dan mengevaluasi seluruh jajarannya untuk tidak bertindak semena – mena kepada buruh/pekerja.
Sebelumnya, Sabtu (16/4), diduga oknum pejabat pemprov Lampung melakukan check in di Bandara Raden Inten II untuk melakukan penerbangan dengan menggunakan pesawat Garuda menuju Jakarta. Saat oknum pejabat yang check in itu menggunakan jalur khusus terjadi perdebatan dengan petugas tiket Garuda, Tiba tiba oknum pejabat itu marah dan diduga memukul pegawai Garuda tersebut. (*)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed