Langsung ke konten utama

Peluang Muhammad Junaidi menuju kursi bupati Mesuji di pilkada 2017 semakin besar

setialampung.com - Peluang Muhammad Junaidi untuk menjadi orang nomor satu di Mesuji melalui ajang pemilihan bupati Mesuji pada 2017 mendatang semakin terbuka lebar. Ini karena Muhammad Junaidi sudah mendapat restu dan dukungan dari para tokoh masyarakat Mesuji.

Tokoh Mesuji yang mendukung M. Junaidi tersebut diantaranya Sariaman, tokoh masyarakat Wiralaga Mat Jaya dan tokoh masyarakat Simpang Pematang, Sanjaya.

"Mesuji butuh pemimpin baru yang memiliki konsep dan praktek pembangunan yang jelas. Serta pemimpin yang bersih dan memiliki niat yang tulus untuk membangun Mesuji. Dan itu saya perhatikan ada di dalam diri Muhammad Junaidi. Oleh karena itu saya bertekad akan mengantarkan Muhammad Junaidi sebagai bupati Mesuji di pilkada 2017 mendatang," kata Sariaman saat menerima kunjungan bakal calon bupati Mesuji M.Junaidi di kediamannya, Sabtu (2/4) lalu.

Menurutnya, dengan kabupaten hasil pemekaran lainnya, saat ini pembangunan di Mesuji jauh tertinggal dan tidak berkembang.

"Kondisi infrastruktur di Mesuji saat ini cukup memprihatinkan. Kantor bupati dan DPRD nya aja sampai saat ini belum selesai pembangunannya. Padahal sudah menghabiskan dana lebih dari Rp30 miliar. Akhirnya sampai saat ini kantor bupati dan DPRD masih sewa," ungkapnya.

Tokoh masyarakat Simpang Pematang, Sanjaya menuturkan, sudah saatnya Mesuji dipimpin sosok pemimpin muda yang cerdas serta memiliki konsep dan terobosan yang baru.

"Sosok pemimpin muda itu ada di dalam diri Muhammad Junaidi," tegasnya.

Sementara, Ketua Tim Sahabat Muhammad Junaidi untuk Mesuji (MaJu), Andhika Mahesa mengutarakan, sosialisasi pihaknya akan terus melakukan sosialiasi terkait pencalon Muhammad Junaidi untuk maju sebagai calon bupati.

"Kami bersyukur karena sampai saat ini sosok Muhammad Junaidi sangat baik dikenal di tengah masyarakat Mesuji. Mudah - mudahan DPP Partai Demokrat di dalam surveynya akan menetapkan dan mendukung Muhammad Junaidi sebagai calon bupati Mesuji. Kami yakin popularitas dan elektabilitas Muhammad Junaidi semakin hari semakin mencapai puncak," ujarnya. (ben)

Berita Populer

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Terkait Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU, Handi: KPU Lampung Harus Segera Ambil Keputusan

Bandarlampung - Mencuatnya dugaan kasus jual beli kursi komisioner KPU yang diduga melibatkan oknum komisioner KPU, mendapat perhatian mantan komisioner KPU Lampung, Handi Mulyaningsih.

Melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11), Handi Mulyaningsih mengatakan, penting bagi KPU Lampung segera ambil sikap tegas atas pemberitaan kasus jual beli kursi. Karena integritas KPU Provinsi Lampung secara kelembagaan dan personal harus dijaga.

Baca juga: Senin KPU Lampung Rapat Pleno, Sala Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU.

"Oleh karena itu, perlu dijelaskan kepada publik mekanisme yang normatif dan prosedural bila ada kasus dan indikasinya. Publik berhak tahu yang terjadi walau masih indikasi," ujarnya.

Selain itu, dosen universitas Lampung ini mengimbau KPU Lampung harus segera ambil keputusan dalam ranah kewenangan yang dimilikinya, dan mensupport lembaga yang memiliki kewenangan untuk segera mengambil keputusan.

"Ini sangat penting…

Terkait Pengaduan Dugaan Jual Beli Kursi Komisioner KPU, DKPP Minta Alat Bukti

Bandarlampung - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) membenarkan telah menerima pengaduan terkait dugaan jual beli kursi komisioner KPU di Lampung.

Kabag Humas, Data dan Informasi DKPP, Ashari membenarkan pengaduan terkait hal tersebut sudah diterima oleh DKPP melalui email.

"Namun, untuk alat buktinya harus dikirimkan melalui pos atau dikirimkan langsung ke DKPP untuk diverifikasi," kata Ashari melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id,  minggu (10/11).

Namun saat ditanya siapa nama pengadu dan teradu terkait hal ini, Ashari enggan menyampaikannya.

"Maaf belum bisa kita keluarkan datanya pak," ujarnya.

Anggota DKPP, Teguh Prasetyo melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11) menuturkan, laporan ke DKPP bisa disampaikan melalui surat atau email.

Direktur LBH Bandarlampung, Chandra Muliawan mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan ke DKPP melalui surat elektronik pada 6 November 2019 dan pihaknya telah memperbaiki laporannya pada 7 …