12 April 2016

Soal BPHTB, minggu depan DPRD Bandarlampung akan panggil Dispenda

Setialampung.com – DPRD Bandarlampung pekan depan akan memanggil dinas pendapatan daerah (Dispenda). Pemanggilan ini terkait tudingan ikatan notaris se-Bandarlampung yang menuding Dispenda yang diduga telah menarik pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Rencana pemanggilan ini disampaikan Ketua DPRD Bandarlampung Wiyadi.

“Kita (DPRD) akan menindaklanjuti keluhan para notaris ini. Selain Dispenda, kita juga akan panggil BPN dan Bank Lampung. Ini karena penarikan bea BPHTB itu sudah merugikan masyarakat Bandarlampung. Selain itu, dengan lambatnya proses verifikasi juga akan menghambat PAD,” kata Wiyadi, Senin (11/4).

Menurut politis PDIP ini, seharusnya terlebih dahulu dibuat payung hukum dan zonasi yang jelas. Karena dikhawatirkan diduga terjadi transaksi di bawah tangan saat penarikan bea pajak BPHTB.

“Kita akan minta penjelasan dari semua pihak terkait. Dikhawatirkan diduga terjadi kebocoran PAD jika terjadi transaksi di bawah tangan saat penarikan bea BPHTB,” tegasnya.

Sementara kepala dinas pendapatan daerah Bandarlampung Yanwardi tidak mempermasalah jika DPRD Bandarlampung akan memanggilnya untuk memberikan penjelasan terkait BPHTB.

“Silakan saja. Kalau sehat, saya selalu hadir kalau dipanggil ke DPRD,” ujarnya. (ben)

Label: , , ,