Tony Eka Candra bersikeras tidak turunkan tarif angkutan

setialampung.com - meski pemerintah pusat melalui kementerian perhubungan telah menginstruksikan kepada organda pada umumnya dan para pengusaha angkutan umum pada khususnya untuk menurunkan tarif. Namun organda Bandarlampung bersikeras tidak akan menurunkan tarif angkutan.

Menurut ketua organda Bandarlampung, Tony Eka Candra, pemerintah pusat melalui kemenhub menetapkan penurunan tarif sebesar 3 - 3,5 persen. Dan keputusan penurunan tarif ini sudah dikirimkan ke gubernur se-Indonesia. Namun, perlu diketahui kalau kondisi di setiap daerah berbeda.

"Seperti di Jakarta yang angkutan BRT nya di subsidi. Sedangkan di Indonesia turunnya harga bbm tidak diiringi dengan turunnya biaya perawatan dan suku cadang," ujarnya di ruang komisi III DPRD Lampung.

Ditambahkannya, saat ini para para operator angkutan tidak mememiliki kemampuan untuk melakukan peremajaaan kendaraan.

"Oleh karena itu, sebaiknya ditinjau ulang untuk menurunkan tarif angkutan. Organda provinsi juga semestinya melibatkan pengurus organda di tingkat kabupaten/kota. Penurunan tarif akan mengorbankan masyarakat, karena pelayanan dan perawatan angkutan yang tidak maksimal. Sehingga membahayakan para penumpang," kata dia.

Kendati demikian, lanjutnya, secara pribadi mengapresiasi dan menyambut baik kepada walikota dan dishub Bandarlampung yang tidak ikut - ikutan menurunkan tarif angkutan.

"Ini artinya pemkot dan dishub mengerti kondisi riil di lapangan," ungkapnya. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog