Aprilani Yustin Ficardo minta kaum wanita bisa berkiprah di tengah – tengah masyarakat

setialampung.com – Kaum wanita diminta untuk mampu berkiprah di tengah – tengah masyarakat. Disamping itu, wanita juga diharapkan bisa bekerjasama dengan semua pihak. Sehingga bisa mewujudkan wanita yang mandiri.

“Dengan Bulan Bhkati Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIII, diharapkan bisa meningkatkan kualitas para ibu. BBGRM juga salah satu wahana untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat pada umumnya,” kata Ketua TP PKK yang juga Bunda Paud Lampung, Aprilani Yustin Ficardo, saat membacakan sambutannya di dalam acara peresmian pencanangan BBGRM XIII dan hari kesatuan gerak (HKG) PKK ke-44, di Tiyuh Kagunganratu, Kecamatan Tulangbawang Udik, Tulangbawang Barat, Kamis (26/05).

Sementara Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, kearifan budaya lokal dalam aspek kegotong-royongan patut diberdayakan dan dikembangkan sehingga menjadi potensi dalam pelaksanaan pembangunan.

Selain itu, pemanfaatan potensi tersebut juga harus didukung dengan peningkatan sumber daya manusia di semua tingkatan. Sehingga masyarakat mampu mandiri dan sejahtera. Begitu juga dengan organisasi wanita seperti PKK yang merupakan mitra pemerintah diharapkan mampu menjadi “motor perubahan” dalam pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.

"Tema peringatan BBGRM XIII dan HKG PKK ke-44 tingkat provinsi Lampung tahun 2016 adalah “Dengan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Kita Dayagunakan Peran Lembaga Kemasyarakatan Desa Sebagai Mitra Pemerintah Desa,” ujarnya.

Lebih lanjut Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo mengatakan, sasaran peringatan BBGRM XIII dan HKG ke-44 tersebut diantaranya untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam keanekaragaman masyarakat. Meningkatkan peran dan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan, meningkatkan kemitraan masyarakat, pemerintah dan swasta dalam pelaksanaan pembangunan, serta meningkatkan rasa memiliki dan rasa tanggung jawab masyarakat terhadap hasil-hasil pembangunan.

Karo Humas dan Protokol Bayana melalui Kabag Humas Heriyansyah menambahkan, rangkaian kegiatan BBGRM XIII tahun 2016 diantaranya dilakukannya penilaian gotong royong masyarakat oleh tim penilai dari provinsi Lampung. Dengan hasil gotong royong masyarakat terbaik tingkat kabupaten juara pertama diraih Desa Titiwangi, Kecamatan Candipura, Kabupaten Lampung Selatan, juara II Desa Ramaaji, Kecamatan Raman Utara, Lampung Timur, dan juara III diraih Tiyuh Chandramukti, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Barat.

"Untuk tingkat Kota (kelurahan), juara I diraih Kelurahan Ganjaragung, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro. Masing-masing terbaik akan mendapatkan dana pembinaan dari pemerintah,” ungkapnya. (*)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed