DPC PDIP Kota Bandarlampung Gelar Dialog Munaqosah Islam dan Nasionalis

setialampung.com - Masyarakat harus memahami norma - norma pancasila. Munaqosah islami dan nasionalis juga untuk menyongsong Ramadhan 1437 H.

Hal ini terucap di dalam dialog yang digelar di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI P Kota Bandarlampung, Minggu (29/5).

Menurut Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDIP Lampung, Bambang Suryadi, kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan HUT PDIP.

"Negara Indonesia ini terdiri dari berbagai macam suku bangsa, nah keragaman inilah yang menjadi pemersatu bangsa kita. Nah, kalau ada yang mengatakan, bahwa Soekarno tidak beragama dan menganut faham dan sebagainya itu omong kosong," ujar Bamban Suryadi, kemarin.

Beberapa tokoh pendirii bangsa NKRI, terus anggota DPRD Lampung ini, membuat Pancasila menjadi dasar dan idelogi bangsa juga, termasuk didalam pembukaan UUD'45. Dan PDIP pun, tidak bisa dipisahkan. "PDI P satu-satunya partai nasionalis, dan pada saat orde baru pun, PDIP menjadi satu-satunya partai yang mengakomodir semua golongan. PDI, mengakomodir seluruh agama," urainya.

"Sampai dengan hari ini, kita tidak akan merubah dasar idiologi negara pancalsila. Islam adalah bagian yang tidak terpisahkan dari nasionalis PDIP.
Bahwa dalam alquran itu sudah tersurat adanya perbedaan, kalau semua itu sama, bagaimana, perbedaan itu menjadi napas Pancasila dan PDIP juga sudah mengkancah, mengkaji semua," kata dia lagi.

Disisi lain, Sekretaris DPC PDIP Kota Bandarlampung, Wiyadi menjelaskan, dialog Munaqosah Islam dan Nasionalis, dalam rangka menyonsong Ramadhan 1437 H.

"Sebentar lagi kita masuk bulan puasa, barang siapa yang bersuka cita masuknya bulan ramadhan, allah haramkan masuk api neraka," kata Wiyadi.

Ketua DPRD Kota Bandarlampung ini menambahkan, kaitannya nasionalis dengan PDIP, bahwa sejak saat ini, mari kita tingkatkan pemahaman dan pengamalan terhadap nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. "Islam dan nasionalisme itu, merupakan dua unsur yang tak terpisahkan dan hal ini juga yang tidak mungkin kita pungkiri, terbentuknya negara kita Indonesia yang bedaulat," tandasnya. (rls)
Share:

Politik

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog