DPRD Bandarlampung desak pemkot mencabut izin reklamasi PT. SKL dalam dua pekan kedepan

 

setialampung.com - Ketua DPRD Bandarlampung Wiyadi menyayangkan sikap pemerintah kota Bandarlampung yang hanya memberikan surat peringatan pertama kepada PT. Sekar Kanaka Langgeng (SKL). Selain itu, DPRD juga menyayangkan sikap pemkot Bandarlampung yang tidak pernah melibatkan DPRD sebelum mengeluarkan izin reklamasi.

"Kita minta dua pekan setelah terbit SP I, pemkot langsung mencabut izin reklamasi milik PT. SKL. Intinya harus ada tindaklanjutnya. Ini juga supaya bisa jadi peringatan bagi perusahaan lainnya," ujarnya.

Selain itu, kata Wiyadi, seharusnya pemkot melibatkan DPRD untuk sama - sama melakukan kajian sebelum mengeluarkan izin reklamasi.

"Kita juga akan memanggil dan memeriksa izin reklamasi semua perusahaan yang melakukan proses reklamasi pantai. Salah satu tujuan reklamasi itu kan meningkatkan kesejahtreraan masyarakat sekitarnya. Tapi kenyataannya hasil reklamasi sampai saat ini belum jelas. Bahkan banyak menjadi lahan yang tak bertuan," ungkapnya. .

Senada disampaikan Ketua Komisi I DPRD Bandarlampung Dedi Yuginta. Politisi PDIP menuturkan akan memanggil secara bertahap seluruh perusahaan yang melakukan reklamasi.

"Ada 12 perusahaan yang akan kita panggil secara bertahap. Kita akan tanya soal perizinannya dan minta penjelasan hasil reklamasinya," jelasnya. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog