Jabatan Dirut PDAM Way Rilau AZP Gustimigo diperpanjang selama satu tahun

setialampung.com - Jabatan Direktur Utama (Dirut) PDAM Way Rilau AZP. Gustimigo diperpanjang sampai 3 April 2017. Semestinya jabatan direktur PDAM Way Rilau tersebut berakhir pada 3 April 2016.

Ini terungkap di dalam pertemuan antara komisi II DPRD Bandarlampung yang dipimpin Nu'man Abdi dengan direksi PDAM Way Rilau di ruang komisi II setempat, Kamis (12/5).

Dirut PDAM AZP. Gustimigo kepada wartawan usai pertemuan mengaku tidak tahu pasti alasan perpanjangan jabatan dirinya untuk satu tahun kedepan.

"Saya tidak tahu pasti alasan perpanjangannya, bisa ditanyakan langsung ke sekda selaku dewan pengawas. Saya cuma pelaksana amanah aja," ujarnya.

Tapi, kata Gustimigo, perpanjangan jabatannya sebagai dirut PDAM ini sudah sesuai dengan peraturan daerah (Perda) yang ada.

"Memang di dalamnya menyinggung soal kerjasama antara pemerintah dengan pihak swasta yaitu adanya rencana proyek Way Sekampung dan Way Sabu yang sekarang masih dalam proses. Mudah - mudahan dengan adanya proyek Way Sekampung dan Way Sabu, dalam 2 tahun kedepan daerah yang krisis air bersih sudah dapat teratasi," ungkapnya.

Saat ditanya soal masih ada daerah yang mengeluhkan tersendatnya pasokan aliran air bersih seperti di daerah Panjang dan Bumi Waras, Gustimigo mengaku hal itu dikarenakan dampak pemadaman listrik.

"Kalau mati lampu, dengan genset yang ada tidak bisa maksimal untuk mendistribusikan air bersih," imbuhnya.

Sementara anggota Komisi II DPRD Bandarlampung Yusirwan mempertanyakan perpanjangan jabatan Gustimigo sebagai dirut PDAM Way Rilau selama satun.

"Apakah tidak ada calon lainnya yang bisa jadi dirut PDAM. Apakah regenerasi di PDAM tidak berjalan dengan baik," ujarnya.

Selain itu, Yusirwan juga mempertanyakan terkait keluhan masyarakat di daerah Panjang dan Bumi Waras yang kesulitan mendapat air bersih.

"Setiap reses ke lapangan, warga Panjang dan Bumi Waras selalu menyampaikan ke kami kalau warga kesulitan dapat air bersih. Kita minta PDAM secepatnya mencari solusi untuk mengatasinya," ungkapnya diamini anggota komisi II lainnya Musabakah. (ben).
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog