Kapolri Jenderal Pol. Badrodin Haiti lantik Satgas anti narkoba

setialampung.com - Kepala Kepolisian RI Jenderal Pol. Badrodin Haiti melantik Satgas Anti Narkoba Provinsi Lampung di GSG Universitas Lampung, Rabu (18/5).

Pelantikan satgas anti narkoba ini diantaranya dihadiri Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua DPP Granat Pusat Henry Yosodiningrat, Ketua DPRD Provinsi Lampung Dedi Afrizal, Kepala Kejati Provinsi Lampung Suyadi, Kepala BNP Provinsi Lampung Zulkifli, para bupati dan walikota serta para anggota satgas yang berasal dari kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Kapolri Jenderal Pol. Badrodin Haiti dalam sambutannya mengatakan, keluarga merupakan garda terdepan bagi pencegahan narkoba. Karena ada pengayoman serta bentuk suri tauladan dari para orang tua untuk berbuat baik. Dan hal ini nantinya akan menjadi contoh bagi anggota keluarga khususnya anak-anak. 

Selain itu Kapolri juga mengatakan, Lampung bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Indonesia dalam hal penanganan narkoba.

"Karena  sudah mampu melakukan inisiatif dengan membuat terobosan dalam penanganan serta pencegahan narkoba. Inisiatif pembentukan satgas anti narkoba hingga ke tingkat pedesaan ini perlu kita dukung dan dikembangkan," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini tantangan bangsa semakin kompleks.  Tidak hanya narkoba tetapi masih banyak tantangan lainnya, seperti radikalisme, terorisme, serta gangguan keamanan lainnya.

"Semua itu perlu pemahaman yang baik dari kita semua. Karena dalam aspek keamanan dan ketertiban bukan semata hanya tanggung jawab aparat pemerintah saja.  Tapi juga buah kesadaran elemen masyarakat yang proaktif terlibat dalam memerangi kejahatan narkoba," ujarnya.

Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri menuturkan, pemberantasan narkoba memerlukan penanganan yang harus melibatkan seluruh komponen masyarakat, lembaga masyarakat anti narkoba serta pemerintah.

Di Provinsi Lampung pada tahun 2015 telah dilaksanakan deklarasi 100.000 rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba oleh gubernur Lampung bersama forkopimda provinsi Lampung dan bupati/walikota se-Lampung.

Bachtiar Basri juga menjelaskan "Pemerintah Provinsi telah beberapa kali menyatakan bagi PNS yang masih mengkonsumsi NAPZA akan dipecat dengan tidak hormat. Ini diikuti oleh bupati/walikota se-Lampung. Diharapkan melalui upaya ini Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh provinsi Lampung bebas dari narkoba," tegasnya.

Dalam penutupnya Wakil Gubernur Bachtiar Basri menyampaikan pemerintah provinsi Lampung menyambut baik pembentukan satgas di desa-desa di provinsi Lampung.

"Namun hal ini jangan sampai hanya pada ungkapan jargon-jargon semata. Diperlukan komitmen yang kuat dari para anggota satgas narkoba agar mau bergerak melangkah beriringan memberantas narkoba demi menciptakan generasi unggulan yang handal dan tangguh di Provinsi Lampung," pungkasnya. (*)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog