Tiga camat khawatir pembangunan Citra Land sebabkan banjir besar di musim hujan

setialampung.com - Tiga camat khawatir terhadap rencana pembangunan perumahan Citra Land akan membawa dampak banjir yang lebih besar. Sebab, area yang digunakan untuk pembangunan perumahan tersebut merupakan kawasan resapan dan wilayah sekitar sumber mata air.

Hal ini diungkapkan Camat Tanjung Karang Pusat Maryamah, Camat Tanjung Karang Barat Zuraidawati, dan Camat Telukbetung Selatan Yustam Efendi di dalam hearing dengan komisi I DPRD Bandarlampung, pengembang Citra Land, BPN dan satuan kerja terkait di loby DPRD Bandarlampung, Selasa (3/5).

Camat Teluk Betung Selatan Yustam Efendi, wilayah yang akan digunakan untuk pembangunan perumahan Citra Land itu merupakan daerah rawan banjir. Dan ini pernah terjadi banjir besar pada tahun 2012 yang menghanyutkan sekitar 10 rumah warga.

“Selain daerah rawan banjir, ada warga sekitar yang melaporkan bahwa lahannya sudah dicaplok oleh Citra Land. Tapi saya belum tahu lahannya yang mana," katanya.

Senada disampaikan Camat Tanjung Karang Pusat Maryamah.

"Belum ada pembangunan perumahan aja sudah sering menimbulkan banjir. Kita minta pengembang memikirkan dampaknya. Hujan dalam satu jam aja sekarang sudah banjir," ujarnya.

Sementara Camat Tanjungkarang Barat Zuraidawati selain khawatir terhadap banjir, juga minta kepada pengembang untuk mentaati tentang pajak bumi dan bangunan (PBB).

"Luas lahan yang masuk wilayah Tanjungkarang Barat mencapai 32 hektar," imbuhnya.

Perwakilan pengembang Citra Land Daniel Siregar mengakui kalau pihaknya sudah mulai membangun perumahan Citra Land karena sudah mengantongi izin prinsip. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog