Ari Darmastuti: Calon Anggota KPU RI di Bawah Husni Kamil Manik adalah Hasyim Asyari

setialampung.com - Dua dari tujuh nama berpeluang mengisi posisi ketua KPU RI selepas wafatnya Husni Kamil Manik pada 7 Juli 2016. Dua nama itu adalah Dosen Hukum Tata Negara Universitas Diponegoro, Hasyim Asyari dan akademisi universitas Lampung Ari Darmastuti.

Menurut akademisi universitas Lampung Ari Darmastuti saat dihubungi setialampung.com, Minggu (10/7), berdasarkan hasil uji kelayakan calon anggota KPU di DPR RI, calon anggota KPU yang menempati nomor urut tepat di bawah (alm) Husni Kamil Manik adalah
Dosen Hukum Tata Negara Universitas Diponegoro, Hasyim Asyari.

"Kalau nomor urut saya di bawah Hasyim Asyari. Jadi nomor urut setelah Husni Kamil Manik adalah Hasyim Asyari. Setelah Hasyim nomor urut berikutnya ya saya. Saya mendapat rangking atau skor 31 pada saat itu," ujarnya.

Meski berada dua tingkat di bawah (alm) Husni Kamil Manik, kata dia, dirinya siap menjadi anggota KPU RI jika sudah menjadi takdirnya.

"Semua berpeluang menjadi anggota KPU RI selama tidak menyalahi aturan. Kalau sudah garis tangan saya, saya siap jadi anggota KPU. Dan tidak ada uji kelayakan lagi untuk menggantikan posisi (alm) Husni Kamil Manik sebagai komisioner KPU RI. Karena penggantinya menggunakan hasil uji kelayakan calon yang sudah dilakukan di DPR RI sebelumnya," ungkapnya.

Seperti diketahui, ada tujuh nama yang lolos uji kelayakan di DPR RI. Tujuh nama itu adalah Dosen Ilmu Sosial Politik Universitas Lampung Ari Darmastuti, Dosen Hukum Tata Negara Universitas Gajah Mada Enny Nurbaningsih, Dosen Komunikasi Politik Universitas Padjajaran Evie Aria Shinta Dewi,

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Dipenogoro Hasyim Asyari, peneliti dan pegiat Pemilu Mohammad Adhy Syahputra Aman, anggota Komite Independen Pemilu Zainal Abidin, dan anggota KPU Provinsi DI Yogyakarta Mohammad Najib.

Di dalam pasal 27 ayat (1) huruf a UU KPU mengatakan anggota KPU berhenti antar waktu karena meninggal dunia. Sesuai ayat (5) huruf a, penggantinya adalah urutan berikutnya berdasarkan ranking uji kelayakan dan kepatutan di Dewan Perwakilan Rakyat. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog