​Tidak Kembalikan Kelebihan Pembayaran, Tirta Ancam Rekanan Tidak akan Dapet Proyek Lagi

setialampung.com - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bandarlampung Tirta angkat bicara terkait temuan Badan Pemerika Keuangan (BPK) Lampung di satuan kerja yang dipimpinnya senilai Rp3.001.688.943,02.
Ketika ditemui di DPRD Bandarlampung, Senin (25/7), kepada setialampung.com Tirta menegaskan, pihak rekanan tidak akan mendapatkan proyek lagi dari Dinas PU Bandarlampung jika tidak mengembalikan kelebihan pembayaran tersebut.

"Rekanan tidak akan dapat proyek lagi untuk tahun berikutnya kalau nggak mengembalikan uang kelebihan pembayaran itu," tegasnya.

Meskipun demikian, katanya, pihaknya akan menyelesaikan masalah temuan BPK ini. Salah satunya dengan memberikan teguran kepada rekanan untuk mengembalikan uangnya.

"Dari temuan Rp3 miliar lebih, tinggal seratusan juta lagi yang belum, saya lupa angkanya," katanya.

Saat ditanya apakah pihaknya siap mengembalikan uang atas kelebihan pembayaran tersebut, mengingat batas waktu pengembalian uang tinggal beberapa hari lagi, Tirta mengatakan, Dinas PU terus berupaya menyelesaikannya.

"Sambil berjalan kita selesaikan. Begitu saya dapet surat terkait temuan BPK itu, saya langsung kumpulkan semua rekanan untuk mengembalikan kelebihan pembayaran tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, selain di Dinas Bina Marga Provinsi Lampung, kelebihan pembayaran juga terjadi di Dinas PU Bandarlampung. Ini berdasarkan hasil pemeriksaan atas kepatuhan pemerintah kota (Pemkot) Bandarlampung tahun anggaran (TA) 2015 terhadap peraturan perundang – undangan yang tertuang di dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Lampung menemukan pekerjaan pembangunan jalan dan jembatan tidak sesuai spesifikasi kontrak sebesar Rp3.001.688. 943,02.

Pada TA 2015, Dinas PU menganggarkan, belanja modal pengadaan konstruksi jalan sebesar Rp218.685.718.100,00 dan belanja modal pengadaan konstruksi jembatan sebesar Rp7.705.228.000,00 dengan realisasi masing –masing Rp119.223.060.693,04 (54,51%) dan Rp7.250.232.895,00 (94,09%).

Hasil pemeriksaan secara uji petik atas pekerjaan konstruksi jalan dan jembatan, menunjukkan terdapat pekerjaan tidak sesuai spesifikasi kontrak. Permasalahan ini mengakibatkan terjadi kelebihan pembayaran/kelebihan perhitungan pembayaran terhadap 21 rekanan senilai Rp3.001.688.943,02.

Dengan rincian terjadi kelebihan pembayaran sebesar Rp2.692.511.374,39 terhadap 18 rekanan. 18 rekanan itu yaitu, PT. KKWI sebesar Rp260.827.671,60. PT. AAA sebesar Rp989.059.474,26. PT. UTJ sebesar Rp75.936.178,30. PT. SS sebesar Rp72.216.583,11. Lalu, CV. SP sebesar Rp33.346.500,75. CV. IJ sebesar Rp30.022.440,30. CV. STM sebesar Rp56.503.445,64. CV. SGM sebesar Rp85.165.036,77. CV. JAM sebesar Rp151.392.054,00. CV. ISM sebesar Rp71.006.213,13. CV. KM sebesar Rp85.759.582,07. CV. BKB sebesar Rp99.861.924,87. CV. PW sebesar Rp71.474.104,04. CV. MJ Rp93.213.525,03. CV. PS sebesar Rp110.039.166,33. CV. GS sebesar Rp56.899.985,92. CV. DMLP sebesar Rp59.875.344,89 dan CV. MM. Sebesar Rp289.912.143,38.

Untuk kelebihan perhitungan pembayaran sebesar Rp309.177.568,63 yaitu terhadap PT. SSW sebesar Rp183.203.416,73. CV. RJ sebesar Rp94.322.070,53 dan CV. MBR sebesar Rp31.652.081,37.

Atas permasalahan tersebut telah dilakukan penyetoran ke kas daerah sebesar Rp2.580.612.221,45 pada tanggal 3 sampai 25 Mei 2016 dengan mencantumkan masing – masing STS.

Atas temuan ini, BPK Lampung merekomendasikan kepada walikota Bandarlampung agar memerintahkan kepala dinas PU untuk menarik kelebihan pembayaran kepada rekanan dan menyetorkan ke kas daerah sebesar Rp326.754.651,04 dengan rincian, CV ISM sebesar Rp71.006.213,13. CV. KM sebesar Rp85.759.582,07. CV. MJ sebesar Rp93.213.525,03. CV. GS sebesar Rp46.899.985,92 dan CV DMLP sebesar Rp29.875.344, 89.

Sampai berita ini diturunkan, Dinas PU Bandarlampung belum bisa dikonfirmasi. Saat dihubungi, telepon seluler Kabid Bina Marga PU Bandarlampung Azwar dalam kondisi tidak aktif. Pesan singkat setialampung.com pun belum mendapat balasan. (ben)
Share:

Politik

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog