​Ketua Komisi II DPRD Bandarlampung, Poltak Aritonang : Setelah Perda PD Pasar Disahkan, Haram Hukumnya Pasar Dikelola Pihak Ketiga

setialampung.com - Ketua Komisi II DPRD Bandarlampung, Poltak Aritonang menegaskan, setelah rancangan peraturan daerah (raperda) PD Pasar disahkan menjadi peraturan daerah (perda), semua pasar di Bandarlampung akan dikelola secara otonom oleh PD Pasar.

"Setelah perda PD Pasar disahkan, haram hukumnya pasar dikelola oleh pihak ketiga," tegasnya di dalam hearing antara komisi II dengan biro hukum pemerintah kota (pemkot) Bandarlampung di ruang komisi II, Senin (26/9).

Politisi Partai Nasdem ini menjelaskan, dengan adanya perda PD Pasar, diantaranya secara otonom dapat mengelola pasar, keamaan, parkir, stabilitas pasar dan sewa menyewa kios atau ruko di pasar.

"Diharapkan dengan adanya perda PD Pasar ini, seluruh pasar bisa dikelola dengan baik dan bisa bersaing dengan pasar modern," harapnya.

Selain itu, jelasnya lagi, dengan adanya perda PD Pasar, kedepan sudah tidak ada lagi permasalahan yang timbul. Seperti contohnya permasalahan pembangunan pasar Smep yang sampai saat ini belum jelas.

"Sekitar dua minggu lagi perda PD Pasar disahkan. Pasar yang sudah dikelola secara otonom diantaranya Pasar Pasar Way Halim, Pasar Tamin, Pasar Cimeng dan Pasar Tani," ujarnya.

Senada disampaikan anggota komisi II Ernita. Politisi Partai Demokrat ini juga menegaskan, dengan perda PD Pasar, tidak ada lagi pasar yang dikelola oleh pihak ketiga. 

Di tempat yang sama, Kabag Hukum Pemkot Wan Abdurrahman menuturkan, kedepan pengelolaan pasar tidak dibebankan lagi kepada APBD. Karena secara otonom dikelola oleh PD Pasar.

"Diharapkan PD Pasar bisa dikelola secara profesional dan ditahun pertama bisa memberikan keuntungan atau pemasukan PAD bagi pemkot Bandarlampung. PD Pasar memiliki wewenang penuh mengelola pasar. Terkait pihak ketiga yang masih mengelola pasar, kami akan tinjau dan evaluasi sampai kapan perjanjian kerjasamanya. Karena tidak bisa serta merta melakukan pemutusan kerjasama dalam mengelola pasar," ungkapnya. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed