Langsung ke konten utama

Kapolda Lampung dan Kapolresta Bandarlampung Tinjau Langsung Arus Lalu - Lintas di Bandarlampung

setialampung.com - Kapolda Lampung Brigjen Pol. Ike Edwin dan Kapolresta Bandarlampung AKBP Murbani Budi Pitono beserta jajarannya, Senin (10/10) memantau langsung arus lalu lintas. Pantauan dimulai dari Tugu Adipura dilanjutkan ke Jalan Pasar Bambu Kuning, Jalan Raden Intan (Depan Ramayana). Selain memantau arus lalu lintas, Kapolda juga berinteraksi langsung dengan penjual dan pembeli di pasar Bawah.

Kapolda Lampung, Brigjen Pol DR. H. Ike Edwin, S.H, M.H, mengatakan, memantau arus lalulintas harus selalu dilakukan.

"Ya, kita harus selalu lakukan pantauan lalu lintas, lancar atau tidaknya, kondisi apapun yang ada di lalu lintas kita harus bisa mengendalikannya. Karena keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam berkendaraan menjadi tanggung jawab kita semua," ujarnya.

Semangat dalam menjalankan semua giat merupakan kewajiban kita, lanjut Ike. "Ya, semangat harus selalu kita terapkan, seperti hari ini. Walau dipenghujung jabatan, saya tetap semangat menjalankan tugas. Saya ingin semua selalu bersemangat disemua tugas yang dilakukan. Kerrja ikhlas, tulus dan berbuat baik dengan siapapun, akan menghasilkan yang baik pula," ujarnya.

Kita tidak boleh membeda-bedakan teman, semua adalah saudara kita, ujarnya. "Ya, setiap orang memiliki derajat yang sama, kita harus berbuat baik. Menjaga tali silaturahmi dengan siapapun dan dimanapun. Di dunia ini hanya sementara, jadi kita harus selalu ingat, semoga semua kerja menjadi amal ibadah dunia akhirat, insyaallah," tegasnya. (*/ben)

Berita Populer

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Terkait Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU, Handi: KPU Lampung Harus Segera Ambil Keputusan

Bandarlampung - Mencuatnya dugaan kasus jual beli kursi komisioner KPU yang diduga melibatkan oknum komisioner KPU, mendapat perhatian mantan komisioner KPU Lampung, Handi Mulyaningsih.

Melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11), Handi Mulyaningsih mengatakan, penting bagi KPU Lampung segera ambil sikap tegas atas pemberitaan kasus jual beli kursi. Karena integritas KPU Provinsi Lampung secara kelembagaan dan personal harus dijaga.

Baca juga: Senin KPU Lampung Rapat Pleno, Sala Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU.

"Oleh karena itu, perlu dijelaskan kepada publik mekanisme yang normatif dan prosedural bila ada kasus dan indikasinya. Publik berhak tahu yang terjadi walau masih indikasi," ujarnya.

Selain itu, dosen universitas Lampung ini mengimbau KPU Lampung harus segera ambil keputusan dalam ranah kewenangan yang dimilikinya, dan mensupport lembaga yang memiliki kewenangan untuk segera mengambil keputusan.

"Ini sangat penting…

Terkait Pengaduan Dugaan Jual Beli Kursi Komisioner KPU, DKPP Minta Alat Bukti

Bandarlampung - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) membenarkan telah menerima pengaduan terkait dugaan jual beli kursi komisioner KPU di Lampung.

Kabag Humas, Data dan Informasi DKPP, Ashari membenarkan pengaduan terkait hal tersebut sudah diterima oleh DKPP melalui email.

"Namun, untuk alat buktinya harus dikirimkan melalui pos atau dikirimkan langsung ke DKPP untuk diverifikasi," kata Ashari melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id,  minggu (10/11).

Namun saat ditanya siapa nama pengadu dan teradu terkait hal ini, Ashari enggan menyampaikannya.

"Maaf belum bisa kita keluarkan datanya pak," ujarnya.

Anggota DKPP, Teguh Prasetyo melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11) menuturkan, laporan ke DKPP bisa disampaikan melalui surat atau email.

Direktur LBH Bandarlampung, Chandra Muliawan mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan ke DKPP melalui surat elektronik pada 6 November 2019 dan pihaknya telah memperbaiki laporannya pada 7 …