​Takut Terseret Kasus Setoran Proyek Rp14 Miliar, Mantan Sopir Djoko Prihartanto Cabut BAP

setialampung.com - Bayu Apriyadi, mantan sopir pelapor kasus setoran proyek Rp14 miliar, Djoko Prihartanto mencabut berita acara pemeriksaan (BAP) di Polda Lampung. Pencabutan BAP ini lantaran khawatir terseret di dalam pusaran kasus setoran proyek. Hal ini disampaikan Bayu di Polda Lampung, Rabu (19/10).

Didampingi Benny N.A Puspanegara, kuasa hukum tersangka kasus setoran proyek Rp14 miliar Farizal Badri Zaini, Bayu mengungkapkan, di dalam BAP sebelumnya, kepada penyidik Bayu mengatakan melihat Djoko menyerahkan uang ke Farizal di area Pemprov Lampung.

"Waktu itu saya dipaksa Djoko untuk mengaku melihat Djoko menyerahkan uang ke Farizal. Padahal saya nggak pernah lihat hal tersebut," katanya.

Pengakuan Bayu selengkapnya, klik https://youtu.be/SI_pib5F4h0

Kuasa hukum Djoko Prihartanto, Erik Subarkah mempertanyakan kehadiran Bayu di Polda untuk mencabut BAP.

“Setelah menghilang, sekarang muncul mencabut BAP di Polda Lampung bersama kuasa hukum Farizal. Ada apa ini. Klien kami siap dipertemukan (konfrontir) terkait kasus ini," katanya.

Sementra Direktur Kriminal umum Polda Lampung Kombes Zarialdi mempersilakan mantan sopir Djoko ini untuk datang memberikan pengakuan kepada penyidik. Karena hal itu tidak akan merubah status tersangka Farizal Badri Zaini.

"Silakan saja, yang pasti berdasarkan hasil gelar perkara dan alat bukti yang ada. Farizal sudah kami tetapkan sebagai tersangka," ungkapnya. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog