​Mantan Wakil Ketua DPRD Lampung Indra Ismail Laporkan Djoko Prihartanto ke Polda Lampung

setialampung.com - Mantan wakil ketua DPRD Lampung Indra Ismail melaporkan Djoko Prihartanto ke Polda Lampung. Indra melaporkan Djoko atas dugaan penipuan dan penggelapan uang senilai Rp100 juta. Laporan tertuang dalam laporan polisi nomor : LP/B – 1070/VIII/2016/LPG/SPKT.

Hal ini disampaikan kuasa hukum Indra Ismail, Sukarmin kepada wartawan, Selasa (22/11).

Sukarmin mengungkapkan, dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan Djoko ini bermula ketika Djoko menjual mobil Mitsubishi Pajero warna hitam miliknya ke Indra Ismail seharga Rp100 juta. Pada saat itu Djoko mengaku akan menjual mobilnya ke Indra Ismail tersebut dengan alasan tidak sanggup meneruskan angsuran mobilnya.

“Karena Djoko ngaku nggak sanggup meneruskan angsuran mobilnya, lalu Indra Ismail menyerahkan uang sebesar Rp 100 juta kepada Djoko. Uang itu sebagai pengganti uang muka mobil Pajero keluaran tahun 2016 milik Djoko,” katanya.

Setelah menyerahkan uang Rp 100 juta ke Djoko, kata Sukarmin, Indra memiliki itikad baik menanyakan langsung ke pihak dealer terkait kejelasan kepemilikan mobil Djoko. Tapi ketika dikonfirmasi, pihak dealer mengatakan kalau mobil Djoko tersebut dibeli secara kontan.

“Pihak dealer mengatakan kalau BPKB mobil Pajero punya Djoko itu sudah diambil oleh istrinya Djoko. Dari informasi pihak dealer inilah klien saya merasa sudah ditipu sama Djoko. Tadi saya dan klien saya (Indra Ismail) menjalani pemeriksaan ketiga. Pemeriksaan untuk melengkapi berita acara pemeriksaaan,” ungkapnya.

Kuasa hukum Djoko Prihartanto, Erik Subarkah ketika dikonfirmasi membantah kalau Djoko dituding melakukan penipuan dan penggelapan. Menurut Erik, saat itu Djoko diminta untuk mengembalikan uang milik Indra Ismail dengan cara dijebak untuk menandatangani kwitansi jual beli mobil.

“Mobil itu mau ditarik paksa untuk menggantikan uang Indra Ismail yang sudah diserahkan ke Djoko. Tapi Djoko tidak mau karena merasa mobil itu miliknya. Lalu Djoko menjual mobilnya itu di Jakarta seharga Rp300 jutaan. Djoko sudah diperiksa di Polda sebanyak dua kali sebagai terlapor atas kasus ini,” ungkapnya. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed