Langsung ke konten utama

​Baru Selesai Dikerjakan, Proyek Jalan Pekon Suko Arum Sudah Rusak

setialampung.com, Pringsewu -  Pengerjaan perbaikan jalan Pekon Suko Arum di RT tiga dan empat Kecamatan Adiluwih, Pringsewu diduga dikerjakan oleh orang dalam Dinas Pekerjaan Umum (PU) kabupaten pringsewu, dengan memakai perusahaan CV Wahana Rimba‬. Selain itu, royek perbaikan jalan yang baru dikerjakan beberapa bulan oleh CV. Wahana Rimba dengan menelan anggaran sekitar Rp1,3 miliar tersebut kini kondisinya telah rusak.

Sehingga, Jalan mulus dengan dilapisi aspal yang sangat didambakan warga dijalan Melati telah sirna, seiring keadaan jalan itu kembali berlubang di beberapa titik.

Hal ini, menjadi pembicaraan dari warga jalan Melati sampai Ahmad Yani. Dimana masyarakat menilai buruknya kinerja Dinas PU dalam menentukan rekanan proyek perbaikan jalan dengan sistim pengaspalan sekedar menyiram jalanan mereka.‬ ‪

"Belum lama kok mas pengerjaannya, diperkirakan sekitar Oktober lalu. Tapi ya itu, sudah rusak lagi," kata Novi, salah satu warga sekitar, Rabu, (14/12).

‪Senada disampaikan warga lain yang kediamannya di jalan Melati yang mengaku heran melihat pengerjaan pengaspalan, lantaran aspal sangat tipis. Padahal, menurut penuturan warga bila keadaan aspal sebelumnya tebal, tetapi setelah adanya perbaikan itu menjadi tipis.

"Aneh ya mas, kok tipis bener kelihatannya mas," ujar beberapa warga lainnya, sembari menunjukkan kondisi aspal yang rusak dengan tangan.‬ ‪

Saat dikonfirmasi beberapa hari lalu Kabid Bina Marga Ahmad Handri Yusuf mengaku dirinya bekerja sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang dikerjakan oleh pihak rekanan CV Wahana Rimba.

"Kalau PPK nya memang benar saya mas, tetapi perbaikan jalan itu kan masih masuk dalam masa retensi (pemeliharaan)," ucap Handri. ‬

Selain itu, Handri juga beralasan, rusaknya jalan hasil perbaikan yang dikerjakan oleh CV Wahana Rimba karena setiap memasuki musim penghujan, jalan aspal hasil perbaikan pasti akan rusak lagi.

"Karena lawannya air, jadi aspal hasil perbaikan itu rusak lagi. Apa lagi bulan-bulan ini sering turun hujan mas," ungkapnya. (*)

Sumber: fajarsumatera

Postingan populer dari blog ini

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Berikut Pidato Lengkap Presiden Joko Widodo

setialampung.co.id - MPR RI resmi melantik Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2019 - 2024, minggu (20/10).

Usai dilantik, Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutannya. Berikut pidato lengkap Presiden Joko Widodo.


Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera Bagi Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Yang saya hormati para pimpinan dan seluruh anggota MPR, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia, Yang saya hormati Ibu Megawati Soekarnoputeri, Presiden ke-5 Republik Indonesia, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. Soesilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Bapak Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr. Boediono, Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Bapak Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke- 12 Republik Indonesia.

Yang saya muliakan kepala negara dan pemerintahan serta utusan …

Imbauan Kapolda Lampung, Irjen Purwadi Arianto

setialampung.co.id - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019 - 2024 yang akan berlangsung pada 20 Oktober 2019, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto mengimbau kepada semua masyarakat dan semua elemen agar mengikuti apa yang telah menjadi aturan. Sehingga pelaksanaan kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden berlangsung aman dan terkendali.

"Semua ini (pelantikan presiden) adalah kemenangan masyarakat Indonesia. Ini adalah anugerah buat Bangsa Indonesia. Untuk itu saya mengimbau kepada semua pihak agar semua situasi berjalan kondusif, aman dan terkendali. Silakan menyampaikan pendapat dengan santun dan sopan," ujarnya.

Purwadi juga menutukan, pihaknya menempatkan personil secukupnya. Diantaranya seperti di lokasi penyeberangan menuju pulau Jawa yaitu di Bakauheni, Lampung Selatan.

"Memang ada indikasi pemberangkatan massa tapi tidak terlalu banyak. Bagi pendukung yang lagi bersuka ria, agar penyampaiannya tidak mengganggu yang lainnya,"…