Langsung ke konten utama

​Erika Bertekad Wujudkan Pembangunan yang Perspektif Gender

setialampung.com - Erika Novalia Sani, begitu ia diberi nama. Putri ke enam dari enam bersaudara buah hati pasangan Abdullah Sani (alm) dan Nur'aini ini kini telah menjadi anggota DPRD Bandarlampung setelah dilantik pada 13 Desember 2016. Erika dilantik sebagai anggota dewan menggantikan Nizar Romas.

Kepada setialampung.com, Kamis (15/12), Erika menceritakan awal mula dirinya sebelum berkecimpung di dunia politik. Erika mengungkapkan, sebelum berkecimpung di dunia politik, ia memiliki latar belakang wiraswasta di bidang konsultan, pernah bekerja sebagai karyawan salah satu asuransi dan mengadvokasi para petani.

Wanita berhijab kelahiran 16 November 1977 ini melanjutkan, dirinya terjun kedunia politik salah satunya karena senang bersosialisasi dan bermasyarakat. Dan selama terjun di masyarakat itulah dirinya banyak menerima, menampung serta menyerap aspirasi masyarakat Bandarlampung, terutama di daerah pemilihannya (dapil) yakni di wilayah Telukbetung Barat, Telukbetung Timur, Telukbetung Selatan dan Telukbetung Utara.

"Kalau ingin bicara perubahan, maka harus dimulai dengan mengassesmen kebutuhan masyarakat dan dituangkan di dalam sebuah kebijakan. Dan aspirasi masyarakat itu terwujud salah satunya dengan terjun langsung atau terlibat di dunia politik serta pemerintahan agar bisa turut serta mengambil kebijakan bagi kesejahteraan masyarakat," katanya.

Partai politik, lanjutnya lagi, sebagai perahu untuk mengantarkan tujuan, menyampaikan dan memperjuangakan aspirasi rakyat.

"Fungsi legislatif diantaranya budgeting, pengawasan dan sebagai wakil rakyat. Ketika saya dilantik dan disumpah sebagai anggota DPRD Bandarlampung,  pertanggungjawaban saya yaitu  kepada Allah SWT dan kepada masyarakat. Dan hal inilah yang membuat saya semakin memantapkan langkah memperjuangkan aspirasi dan kesejahteraan masyarakat," ungkap istri Novramadi ini. 

Wanita yang sudah dikarunia empat anak ini menuturkan, dirinya berkecimpung dengan Partai Nasdem karena sejak awal sudah terlibat dan turut serta membesarkan Partai Nasdem yang kala itu masih berbentuk organisasi masyarakat (ormas Nasdem)

"Sejak awal saya sudah terlibat sebagai bendahara di ormas Nasdem Bandarlampung. Setelah dilantik sebagai anggota dewan, saya merancang program kerja dan konsolidasi serta komunikasi dengan tim yang tergabung di dalam forum silaturahim Karena Bareng Kita Bisa (KB2) yang terbentuk di 2013," ujarnya.

Konsolidasi dan komunikasi yang kuat dengan KB2, kata Erika, diantaranya satu bulan sekali mengadakan kegiatan gotong royong dan pengajian khususnya di dapilnya dan masyarakat Bandarlampung pada umumnya.

"Hari pertama masuk kerja sebagai anggota dewan, diisi dengan perkenalan dengan semua perangkat yang ada di DPRD Bandarlampung. Selanjutnya cita - cita saya kedepan salah satunya mewujudkan pembangunan perspektif gender. Artinya pembangunan yang juga menyentuh kalangan perempuan. Saya bekerja sesuai assesmen masyarakat. Saya bekerja sesuai aspirasi masyarakat di dapil saya. Di komisi III saya akan mengawasi dan meninjau pembangunan di dapil saya dan pembangunan secara umum di Bandarlampung," pungkasnya. (ben)

Postingan populer dari blog ini

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Berikut Pidato Lengkap Presiden Joko Widodo

setialampung.co.id - MPR RI resmi melantik Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2019 - 2024, minggu (20/10).

Usai dilantik, Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutannya. Berikut pidato lengkap Presiden Joko Widodo.


Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera Bagi Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Yang saya hormati para pimpinan dan seluruh anggota MPR, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia, Yang saya hormati Ibu Megawati Soekarnoputeri, Presiden ke-5 Republik Indonesia, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. Soesilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Bapak Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr. Boediono, Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Bapak Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke- 12 Republik Indonesia.

Yang saya muliakan kepala negara dan pemerintahan serta utusan …

Imbauan Kapolda Lampung, Irjen Purwadi Arianto

setialampung.co.id - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019 - 2024 yang akan berlangsung pada 20 Oktober 2019, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto mengimbau kepada semua masyarakat dan semua elemen agar mengikuti apa yang telah menjadi aturan. Sehingga pelaksanaan kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden berlangsung aman dan terkendali.

"Semua ini (pelantikan presiden) adalah kemenangan masyarakat Indonesia. Ini adalah anugerah buat Bangsa Indonesia. Untuk itu saya mengimbau kepada semua pihak agar semua situasi berjalan kondusif, aman dan terkendali. Silakan menyampaikan pendapat dengan santun dan sopan," ujarnya.

Purwadi juga menutukan, pihaknya menempatkan personil secukupnya. Diantaranya seperti di lokasi penyeberangan menuju pulau Jawa yaitu di Bakauheni, Lampung Selatan.

"Memang ada indikasi pemberangkatan massa tapi tidak terlalu banyak. Bagi pendukung yang lagi bersuka ria, agar penyampaiannya tidak mengganggu yang lainnya,"…