Langsung ke konten utama

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Ini Kata Arinal Djunaidi Soal Struktur Kepengurusan DPD I Partai Golkar Lampung

setialampung.com – Ketua DPD I Partai Golkar (PG) Lampung yang juga ketua tim formatur, Arinal Djunaidi kepada setialampung.com, Jumat (23/12) mengatakan, terkait struktur kepengurusan DPD I PG Lampung masih akan dirapatkan dengan tim formatur. Semua akan dipersiapkan dengan matang dan penuh pertimbangan.

“Ada pertimbangannya untuk menyusun struktur kepengurusan, diantaranya pengalaman, kemampuan, loyalitas dan rekam jejaknya. Yang membawa organisasi itu kan saya, saya yang akan mengajak teman – teman semua. Saya nggak mau nantinya salah pilih. Jadi lebih baik dipikirkan secara matang dan tidak terburu – buru. Sehingga hasilnya baik. Setelah itu baru saya mengundang anggota formatur,” ujarnya.

Saat ditanya apakah jumlah pengurus kedepan lebih banyak atau lebih sedikit, mantan sekretaris daerah provinsi Lampung ini menuturkan akan mengikuti AD/ART partai. Seperti diantaranya berapa orang wakil ketua, bendahara, sekretaris, wakil sekretaris dan biro – biro. Intinya semuanya harus melihat pengalaman dan kemampuannya. Diperkirakan ada sekitar 100 orang.

“Saya sesuaikan dengan AD/ART dan juklak. Nanti akan kita sampaikan. Insya allah akhir Januari atau awal Februari, selesai formatur dan pembentukan kepengurusan, kita pelantikan. Golkar itu kan menyeruakan kepentingan rakyat dan bangsa. Kita menyesuaikan kepengurusan agar bisa berkomunikasi dengan masyarakat,” ungkapnya. (ben)

Berita Populer

Badri Tamam Nilai KPRI Handayani Koperasi Sehat

Bandarlampung - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandarlampung, Badri Tamam, menilai Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Handayani Dinas Pendidikan Bandar Lampung merupakan koperasi sehat, karena asetnya mencapai lebih sepuluh miliar.

"Semoga kedepan koperasi Handayani dapat lebih baik lagi," kata Badri Tamam dalam rapat anggota tahunan (RAT) tahun buku 2018 KPRI Handayani Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, di Aula Dinas Pendidikan setempat, sabtu (9/3).

Menurut Badri Tamam, KPRI Handayani sangat bermanfaat para anggotanya. Salah satunya memberangkatkan umroh enam orang, membantu anggota dan masyarakat misalnya dalam rangka pengadaan sembako, termasuk juga simpan-pinjam.

Ketua KPRI Handayani Tatang Setiadi menjelaskan, RAT rutin tiap tahun ini merupakan salah satu amanah dari Undang-Undang Koperasi No.25 Tahun 1992. Koperasi harus setiap tahun melaporkan kegiatan tahunannya melalui RAT.

"Jadi kekuasaan tertinggi koperasi adalah RAT. Dalam rapat ini juga mengund…

Antoni Imam Ajak Mahasiswa Ikut Siapkan Peraturan Daerah

Bandarlampung - Di depan ratusan mahasiswa peserta seminar nasional legislatif 2019 di Politeknik Kesehatan Tanjung Karang, selasa (3/12), Anggota Komisi V DPRD Lampung, Antoni Imam mengajak agar disamping menuntaskan perkuliahan secara baik dengan nilai akademik yang baik, juga tak lupa jangan abai dengan kondisi sosial disekitar mereka.

“Sebagai _director of change_ atau pengendali perubahan, adik-adik mahasiswa punya tanggung jawab moral ikut memperbaiki kondisi sosial di sekitar. Jangan mengabaikan tugas mulia itu,” harap sekretaris fraksi PKS DPRD Lampung ini.

Mahasiswa sebagai suatu strata sosial yang dipercaya masyarakat harus ikut memberi pencerahan kepada mereka.

“Hari ini publik menaruh harapan besar kepada adik-adik mahasiswa. Salah satu tugas yang penting dilakukan adalah sebagai penyeimbang kebijakan baik di tingkat lokal/ daerah maupun nasional,” ungkap Antoni Imam.

Sebagai penyeimbang kebijakan, maka mahasiswa perlu menterjemahkannya secara sistemik.

“Jika ada peratura…

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…