Langsung ke konten utama

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

​Selama 2016, Tingkat Kriminalitas di Bandarlampung Menurun

setialampung.com - Kapolresta Bandarlampung AKBP Murbani Budi Pitono mengatakan, selama 2016, pihaknya menangani atau mengungkap 2.959 kasus pidana. Jumlah ini menurun dibandingkan kasus yang ditagani selama 2015 yakni sebanyak 3.038 kasus. Penurunan ini juga terjadi pada kasus curat, curas, dan curanmor (C3).

"Untuk kasus curas menurun 1 kasus. Curanmor menurun 21,8 persen, tapi curat masih tetap marak dengan jumlah kasus 421atau meningkat 1,9 persen. Ada pula perdagangan manusia dua kasus, pemerkosaan 9 kasus atau meningkat 200 persen," kata Murbani dalam rilis akhir tahun di Mapolresta, Kamis (29/12).

Dia juga mengatakan, angka kriminalitas dan peredaran narkotika selama 2016 mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Dimana perbuatan pidana mengalami penurunan sebesar 2,6 persen atau mencapai 79 kasus. Dan penggunaan serta peredaran narkoba juga menurun hingga 22,9 persen atau 76 kasus.

Kendati demikian, kata Murbani, untuk kasus pembunuhan akan menjadi perhatian utama dengan pengungkapan 3 kasus penghilangan nyawa. Secara keseluruhan, tindak penyelesaian kasus di Polresta mencapai 73,5 persen atau 2.189 kasus yang meningkat 4 persen dibanding tahun sebelumnya yang hanya 2.112 kasus.

Sementara itu, hingga akhir tahun ini Polresta beserta jajaran menangkap 1.492 orang tersangka. Diantaranya 743 orang tahanan Reskrim, 604 tahanan narkoba, dan 145 tahanan dari jajaran Polsek. Dari satuan reserse narkoba mengamankan 101,2 kilogram ganja, 241 gram sabu-sabu, dan 323 gram ekstasi.

Hasil tersebut, lanjutnya, merupakan hasil operasi pihaknya untuk mengantisipasi peredaran narkoba dan terjadinya tindak pidana kasus curas, curat, dan curanmor yang terbilang sangat meresahkan masyarakat.

"Penurunan angka kasus yang terjadi ini bukan berarti kami kurang melakukan kegiatan. Tapi tindakan yang kami lakukan telah dapat menekan angka kejahatan dan peredaran narkoba," ujar Murbani.

Dia berharap, di tahun selanjutnya pihaknya dapat lebih giat mengungkapkan dan menyelesaikan kasus yang terjadi di Bandar Lampung. "Ya mudah-mudahan 2017 kondisi kota ini dapat lebih kondusif lagi dan angka kriminalitas dan narkoba terus menurun dan bisa minimalisir," pungkasnya. (*)

Berita Populer

Mendagri Keluarkan Surat Edaran untuk Gubernur, Bupati dan Walikota

Jakarta - Sehubungan dengan persiapan penyelenggaraan Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020, Kemendagri telah mengeluarkan Surat Edaran Mendagri tentang Persiapan Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Hal itu dipaparkan Mendagri Prof. H.M. Tito Karnavian dalam Rapat Terbatas di Istana Negara Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Surat Edaran tersebut meminta kepada Gubernur dan Bupati/Walikota agar saling berkoordinasi dan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:

Pertama, membentuk Posko Pemantauan Terpadu Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 yang bertugas untuk mengkoordinasikan, memfasilitasi, mengendalikan, memonitor persiapan dan pelaksanaan pada saat menjelang libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, dengan melibatkan Perangkat Daerah terkait, Kementerian/Lembaga, Tentara Nasional Indonesia, dan Kepolisian Republik Indonesia;

Kedua, meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat menjelang persiapan Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 melalui upaya:

a. Peningkatan Kesiapan Sarana dan P…

Reses Dedi Yuginta, Surono Minta Jumlah Guru Ngaji Didata Lagi

Bandarlampung - Surono, warga Kebon Jeruk meminta agar jumlah guru ngaji di wilayahnya didata kembali. Ini lantaran disinyalir adanya guru ngaji yang sudah tidak aktif mengajar lagi, namun masih mendapat bantuan dari walikota Bandarlampung.

Hal ini disampaikan Surono saat menghadiri reses anggota DPRD Bandarlampung Dedi Yuginta, kamis (12/12).


Menurutnya, diduga ada guru ngaji yang sudah tidak aktif tapi masih menerima bantuan dari walikota Bandarlampung.

"Supaya tidak terjadi tumpang tindih terkait jumlah guru ngaji yang ada, saya minta jumlah guru ngaji untuk didata ulang. Karena disinyalir ada yang sudah nggak aktif lagi tapi masih terima bantuan dari walikota," ujarnya.

Selain terkait mendata ulang jumlah guru ngaji, pada kesempatan tersebut ia juga minta agar honor ketua RT ditambah lagi.

"Kalau bisa honor ketua RT ditambah lagi, kalau bisa honornya menjadi dua juta rupiah," pintanya.

Hal berbeda disampaikan Lia. Warga Kota Baru ini mengusulkan perbaikan goro…

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…