Langsung ke konten utama

​Direktorat Narkoba Polda Lampung Tentukan Status Anggota DPRD Pesawaran Rama Diansyah Cs Setelah Gelar Perkara

setialampung.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung akan melakukan gelar perkara untuk menentukan status anggota DPRD Pesawaran Rama Diansyah, Yusdianto dan Hendri yang tertangkap karena diduga melakukan pesta narkoba, Selasa (3/1).

"Gelar perkara untuk menentukan apakah ketiganya akan direhablitasi atau akan dikenakan pasal 127 untuk dilanjutkan penyidikannya," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Kombes Abrar Tuntalanai saat ditemui di Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung, Kamis (6/1).

Untuk saat ini, ujarnya, pihaknya masih mendalami terkait kepemilikan narkoba sisa pakai yang ditemukan saat penangkapan. Karena saat ini ketiganya saling lempar terkait kepemilikan narkoba tersebut.

"Hasil tes urine, dua positif Metafetamin dan satu amfetamin. Kami dalami dulu siapa pemilik narkobanya sambil dihabiskan dulu masa penangkapan selama 3 x 24 jam. Lalu diperpanjang lagi 3 x 24 jam. Setelah itu gelar perkara," ungkapnya.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung menangkap wakil ketua DPRD Pesawaran asal Partai Gerindra, Rama Diansyah beserta anggota DPRD Pesawaran lainnya asal PAN, Yudiyanto, Selasa (3/1).

Rama dan Yudianto dicokok petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung di kediamannya di Dusun Penengahan, Desa Gedong Tataan, Kecamatan Gedong Tataan, karena diduga terlibat dalam pesta narkoba jenis sabu - sabu beserta 6 rekannya.

"Kami mengamankan delapan orang yang diduga mengadakan pesta narkoba yaitu Alwi, Hayyun, Harpandi, Darma, Hamdani, Hendra, Rama Diansyah dan Yudianto. Tiga orang yang hasil tes urinenya positif menggunakan narkoba yaitu Rama Diansyah, Yudianto dan Hendra," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Komisaris Besar Abrar Tuntalanai, Selasa (3/1).

Abrar menuturkan, penangkapan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat. Dari hasil penggerebekan tersebut, petugas mengamankan barang bukti satu paket sabu sisa habis pakai dan alat hisap (bong).

"Rama ditangkap beserta rekannya sekitar pukul 17.30 WIB dirumahnya," ujarnya. (ben)

Postingan populer dari blog ini

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Berikut Pidato Lengkap Presiden Joko Widodo

setialampung.co.id - MPR RI resmi melantik Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2019 - 2024, minggu (20/10).

Usai dilantik, Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutannya. Berikut pidato lengkap Presiden Joko Widodo.


Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera Bagi Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Yang saya hormati para pimpinan dan seluruh anggota MPR, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia, Yang saya hormati Ibu Megawati Soekarnoputeri, Presiden ke-5 Republik Indonesia, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. Soesilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Bapak Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr. Boediono, Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Bapak Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke- 12 Republik Indonesia.

Yang saya muliakan kepala negara dan pemerintahan serta utusan …

Imbauan Kapolda Lampung, Irjen Purwadi Arianto

setialampung.co.id - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019 - 2024 yang akan berlangsung pada 20 Oktober 2019, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto mengimbau kepada semua masyarakat dan semua elemen agar mengikuti apa yang telah menjadi aturan. Sehingga pelaksanaan kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden berlangsung aman dan terkendali.

"Semua ini (pelantikan presiden) adalah kemenangan masyarakat Indonesia. Ini adalah anugerah buat Bangsa Indonesia. Untuk itu saya mengimbau kepada semua pihak agar semua situasi berjalan kondusif, aman dan terkendali. Silakan menyampaikan pendapat dengan santun dan sopan," ujarnya.

Purwadi juga menutukan, pihaknya menempatkan personil secukupnya. Diantaranya seperti di lokasi penyeberangan menuju pulau Jawa yaitu di Bakauheni, Lampung Selatan.

"Memang ada indikasi pemberangkatan massa tapi tidak terlalu banyak. Bagi pendukung yang lagi bersuka ria, agar penyampaiannya tidak mengganggu yang lainnya,"…