Langsung ke konten utama

​Ini 58 Senpi Hasil Sitaan Wilayah Hukum Polda Lampung

setialampung.com - Polda Lampung memperlihatkan 58 pucuk senjata api berbagai jenis hasil sitaan Ditreskrimum Polda Lampung dan jajaran dari berbagai kasus kejahatan terutama C3.

"Ini merupakan bagian dari peredaran senpi rakitan di wilayah Polda Lampung. Kebanyakan dipakai pelaku tindak pidana C3. Terutama curanmor atau begal. Jadi pelaku tinggal cari amunisi. Total ada 58 senpi hasil penindakan yang sejauh ini disita dari pelaku kejahatan, " kata Kapolda Lampung Irjen Pol. Sudjarno kepada awak media dihalaman Ditreskrimum Polda Lampung, Sabtu (31/12).



58 senpi tersebut terdiri dari delapan senpi gagang panjang dan 50 senpi gagang pendek. Polres Lampung Tengah memegang tangkapan senpi terbanyak dengan 34 pucuk. Diikuti Polda Lampung 12 pucuk, Polres Way Kanan tiga pucuk, Polres Tulang Bawang tiga pucuk, Polres Lampung Utara dua pucuk, Polres Lampung Timur dua pucuk, Polres Tanggamus satu pucuk dan Polresta Bandar Lampung satu pucuk. Selain senpi, diperlihatkan juga 14 tersangka yang menggunakan senpi dalam beraksi.

"2017 Polda Lampung dan jajaran memperbanyak langkah penegakan hukum untuk peredaran senpi. Kemudian kami koordinasi dengan Polda Sumatera Selatan untuk mengatasi bersama peredaran senpi rakitan ini. Karena produksi senpi ini diedarkan ke Lampung dan Sumatera Selatan. Langkah lain bagaimana penindakan dan pencegahan juga dipertimbangkan untuk kurangi senpi yang beredar di Lampung," jelas Sudjarno.

Selanjutnya jika senpi sitaan tersebut sudah mendapat kekuatan hukum yang tetap, maka akan dimusnahkan. "Melihat banyaknya senpi yang beredar, artinya pasokan amunisi memang ada. Kami sedang mendalami bagaimana peredaran amunisi ini. Yang pasti, amunisi milik Polda Lampung terdata. Amunisi yang keluar dipakai buat latihan atau dalam operasi kemudian berapa yang masuk itu ada catatannya," argumen Sudjarno saat ditanya awak media senpi marak karena peluru juga gampang didapat. (*/ben)

Postingan populer dari blog ini

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Berikut Pidato Lengkap Presiden Joko Widodo

setialampung.co.id - MPR RI resmi melantik Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2019 - 2024, minggu (20/10).

Usai dilantik, Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutannya. Berikut pidato lengkap Presiden Joko Widodo.


Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera Bagi Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Yang saya hormati para pimpinan dan seluruh anggota MPR, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia, Yang saya hormati Ibu Megawati Soekarnoputeri, Presiden ke-5 Republik Indonesia, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. Soesilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Bapak Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr. Boediono, Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Bapak Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke- 12 Republik Indonesia.

Yang saya muliakan kepala negara dan pemerintahan serta utusan …

Imbauan Kapolda Lampung, Irjen Purwadi Arianto

setialampung.co.id - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019 - 2024 yang akan berlangsung pada 20 Oktober 2019, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto mengimbau kepada semua masyarakat dan semua elemen agar mengikuti apa yang telah menjadi aturan. Sehingga pelaksanaan kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden berlangsung aman dan terkendali.

"Semua ini (pelantikan presiden) adalah kemenangan masyarakat Indonesia. Ini adalah anugerah buat Bangsa Indonesia. Untuk itu saya mengimbau kepada semua pihak agar semua situasi berjalan kondusif, aman dan terkendali. Silakan menyampaikan pendapat dengan santun dan sopan," ujarnya.

Purwadi juga menutukan, pihaknya menempatkan personil secukupnya. Diantaranya seperti di lokasi penyeberangan menuju pulau Jawa yaitu di Bakauheni, Lampung Selatan.

"Memang ada indikasi pemberangkatan massa tapi tidak terlalu banyak. Bagi pendukung yang lagi bersuka ria, agar penyampaiannya tidak mengganggu yang lainnya,"…