​Saksi Sidang Pembunuhan M. Pansor di Bai'at oleh Hakim Ketua

setialampung.com - Sidang kasus dugaan pembunuhan disertai mutilasi terhadap anggota DPRD Bandarlampung M. Pansor terus berlanjut. Kali ini Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (5/1), menggelar sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari jaksa penuntut umum. Salah satu saksi yang dihadirkan di dalam sidang dengan hakim ketua Minanoer Rachman ini adalah pegawai samsat Rajabasa, Heru Setiawan.

Berdasarkan pantauan setialampung.com, ada seklumit suasana menarik saat sidang untuk terdakwa Medi Andika ini berlangsung. Yakni saat hakim ketua Minanoer Rachman membai'at Heru ketika memberikan kesaksian di persidangan.

"Saudara (Heru) sudah saya bai'at. Mudah - mudahan tidak ada apa - apa. Kalau bener nggak ada apa - apa. Tapi kalau saudara nggak bener (beri kesaksian), dalam satu minggu ada persoalan," kata Minanoer.

Minanoer membai'at Heru lantaran pegawai samsat bagian cek fisik kendaraan ini terlihat tidak konsisten dalam memberikan kesaksian terkait waktu penyerahan STNK duplikat mobil kepada terdakwa Medi.

"Yang benar yang mana. Saudara (Heru), menyerahkan berkas STNK duplikat kepada terdakwa Medi di lampu merah Palapa pada tanggal 12 April atau 15 April ?. Sebelum saudara (Heru Setiawan) menyerahkan berkas ke terdakwa, apakah saudara shalat jumat dulu atau nggak?," tanya Minanoer.

Mendapat pertanyaan dari hakim ketua, Heru mengaku grogi dalam memberikan kesaksian di persidangan.

"Saya grogi pak," ujar Heru, seraya menarik nafasnya dalam - dalam.

Mendengar hal itu, Minanoer pun minta Heru untuk berlaku tenang dalam memberikan kesaksian.

"Saudara (Heru) santai aja. Nggak ada yang intervensi," imbuhnya.

Sementara terdakwa Medi Andika di persidangan menuturkan bertemu dengan Heru untuk mengambil berkas STNK duplikat pada 15 April 2016. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed