KPU RI belum terima laporan resmi KPU Lampung

ist.

setialampung - KPU Lampung belum menentukan sanksi terhadap Komisioner KPU Tulangbawang (Tuba) Rudi Antoni yang divonis 2,5 tahun penjara oleh pengadilan negeri Tanjungkarang.

"Hasil pleno, KPU Lampung menyurati KPU Tuba untuk menyampaikan laporan kepada KPU provinsi," kata Komisioner KPU Lampung Tio Aliansyah kepada setialampung.

Saat ditanya apakah KPU Tuba belum memberikan laporan ke KPU Lampung terkait masalah Rudi Antoni, Tio menjelaskan, sebelumnya KPU Tuba pernah memberikan laporan.

"Sudah pernah laporan terdahulu, tapi pasca putusan belum," ujarnya.

Viryan, Komisioner KPU RI yang juga koordinator wilayah Lampung, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Maluku, saat dikonfirmasi mengaku belum mendapat laporan resmi dari KPU Lampung.

"Mohon maaf, saya belum dapat laporan resmi dari KPU provinsi Lampung. Silahkan konfirmasi KPU Provinsi Lampung yah," katanya kepada setialampung.

Sebelumnya, Ketua KPU Tulangbawang (Tuba), Reka Punnata mengimbau kepada Komisioner KPU Tuba Rudi Antoni untuk mengundurkan diri setelah divonis 2,5 tahun penjara oleh pengadilan negeri (PN) Tanjungkarang, Kamis (3/8).

"Sikap kami selama ini menunggu keputusan pengadilan. Selanjutnya meminta kepada pak Rudi untuk mengundurkan diri dari keanggotaan KPU," kata Reka kepada setialampung.com, Minggu (6/8).

Saat ditanya mengapa KPU Tuba tidak memberhentikan Rudi dari keanggotaan KPU Tuba, Reka menjelaskan, untuk pemberhentian, yang punya kewenangan yaitu KPU provinsi. Karena yang mengangkat/meng SK kan adalah KPU provinsi.

"Mereka (KPU Lampung) yang berhak memberhentikan anggota KPU kabupaten/kota. Itupun pemberhentiannya melalui keputusan DKPP," jelasnya.

Sebelumnya, KPU Lampung, Senin (7/8), berencana akan menggelar rapat pleno membahas sanksi komisioner KPU Tulangbawang (Tuba) Rudi Antoni yang divonis oleh pengadilan negeri Tanjungkarang, Kamis (3/8), selama 2,5 tahun penjara atas kasus KDRT dan perzinahan.

“Senin akan dibahas dalam rapat pleno KPU provinsi untuk mengambil langkah – langkah prosedural,” kata Komisioner KPU Lampung Tio Aliansyah kepada setialampung.com, jumat (4/8).

Saat ditanya sanksi terberat apa yang akan diberikan KPU Lampung terhadap Rudi Antoni, Tio belum bisa menjelaskannya.

“Senin nanti kita bicarakan di dalam rapat pleno KPU,” ujarnya.

Diketahui, Komisioner KPU Tuba, Rudi Antoni divonis 2,5 tahun penjara oleh pengadilan negeri Tanjungkarang atas kasus KDRT dan perzinahan. Rudi dinyatakan bersalah terkait perkara perzinahan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Dalam hal ini, Rudi dikenakan pasal 284 ayat (1) KUHP tentang perzina, pasal 49 undang-undang nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan KDRT dan pasal 44 ayat (4) undang-undang nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan KDRT.

“Menjatuhkan hukuman selama dua tahun enam bulan penjara,” kata Ketua Majelis Hakim, Noerista Suryawati di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (3/8). (ben)


Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed