Langsung ke konten utama

Alhamdulillah, ke Cukuh Balak sekarang hanya 30 menit




setialampung - Masyarakat Tanggamus kini bisa menghemat waktu dalam melakukan perjalanan. Ini setelah Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo meresmikan tiga jembatan di wilayah setempat. Tiga jembatan yang diresmikan Gubernur Ridho itu yaitu jembatan Way Umbar, Jembatan Way Paku, dan Jembatan Way Paku II, di Pekon Umbar, Kelumbayan, Tanggamus, jumat (8/9).

"Meski jarak Tanggamus cukup jauh dari pusat kota Lampung, namun pemerintah provinsi (pemprov) memberikan perhatian khusus kepada masyarakat Tanggamus," kata Ridho, saat meresmikan tiga jembatan tersebut.

Ridho menegaskan, Tanggamus memiliki banyak potensi, diantaranya di bidang pertambangan, perkebunan, dan pariwisata.

"Oleh karena itu, saya selaku gubernur beserta pemprov Lampung memberikan perhatian khusus kepada Tanggamus agar masyarakatnya menjadi lebih baik," ujarnya.

Ridho mengungkapkan, saat ini pemprov telah menganggarkan APBD dan APBD perubahan untuk Tanggamus sebesar Rp110 miliar.

"Saya berpesan dan berharap, agar aset yang telah dibangun, mohon dijaga dan dipelihara dengan baik," ucapnya.

Wakil Bupati Tanggamus, Samsul Hadi mengatakan, dengan adanya ketiga jembatan tersebut, telah menghemat waktu perjalanan masyarakat.

"Sebelumnya kalau mau ke cukuh balak biasanya memutar dan menempuh waktu sampai 4 jam. Tapi, dengan adanya jembatan ini, perjalanan cukup 30 menit saja," katanya.

Pada kesempatan tersebut, atas nama masyarakat Tanggamus, Samsul Hadi juga menyampaikan terimakasih untuk semua perhatian yang diberikan Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo kepada masyarakat Tanggamus. Dan menyatakan siap mendukung Gubernur Ridho untuk kembali memimpin Lampung pada periode selanjutnya.

Jembatan Way Umbar yang dibangun dengan penggunakan APBD periode 2015 - 2016 tersebut merupakan jembatan sepanjang 120 M tersebut merupakan jembatan terpanjang yang pernah dibangun pemprov Lampung.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Ridho juga memberikan bantuan kepada masyarakat berupa 10 ribu bibit tanaman dan 200 sembako. (*)

Postingan populer dari blog ini

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Berikut Pidato Lengkap Presiden Joko Widodo

setialampung.co.id - MPR RI resmi melantik Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2019 - 2024, minggu (20/10).

Usai dilantik, Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutannya. Berikut pidato lengkap Presiden Joko Widodo.


Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera Bagi Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Yang saya hormati para pimpinan dan seluruh anggota MPR, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia, Yang saya hormati Ibu Megawati Soekarnoputeri, Presiden ke-5 Republik Indonesia, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. Soesilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Bapak Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr. Boediono, Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Bapak Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke- 12 Republik Indonesia.

Yang saya muliakan kepala negara dan pemerintahan serta utusan …

Imbauan Kapolda Lampung, Irjen Purwadi Arianto

setialampung.co.id - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019 - 2024 yang akan berlangsung pada 20 Oktober 2019, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto mengimbau kepada semua masyarakat dan semua elemen agar mengikuti apa yang telah menjadi aturan. Sehingga pelaksanaan kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden berlangsung aman dan terkendali.

"Semua ini (pelantikan presiden) adalah kemenangan masyarakat Indonesia. Ini adalah anugerah buat Bangsa Indonesia. Untuk itu saya mengimbau kepada semua pihak agar semua situasi berjalan kondusif, aman dan terkendali. Silakan menyampaikan pendapat dengan santun dan sopan," ujarnya.

Purwadi juga menutukan, pihaknya menempatkan personil secukupnya. Diantaranya seperti di lokasi penyeberangan menuju pulau Jawa yaitu di Bakauheni, Lampung Selatan.

"Memang ada indikasi pemberangkatan massa tapi tidak terlalu banyak. Bagi pendukung yang lagi bersuka ria, agar penyampaiannya tidak mengganggu yang lainnya,"…