Langsung ke konten utama

Hingga Agustus 2017, 1,6 juta penduduk Lampung belum rekam KTP




setialampung - Penduduk yang belum memiliki KTP Elektronik (KTP-el) tetap dapat menggunakan hak pilih dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018. KTP-el dipakai bila penduduk tidak masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT), namun ingin mencoblos. Caranya, gunakan KTP-el satu jam sebelum pencoblosan tutup.

"Masyarakat tetap bisa ikut mencoblos walau tidak memiliki KTP-el, asalkan terdaftar dalam DPT," kata Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Arif Fakrulloh, saat rapat koodinasi pemutakhiran data pemilih, di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Jumat (22/9).

Kemendagri terus mendorong pemerintah daerah dan masyarakat agar aktif dalam perekaman data KTP-el. Ke depan, KTP-el menjadi salah satu suara mutlak bagi masyrakat untuk mengurus berbagai keperluan seperti BPJS dan keimigrasian.

Masyarakat akan kesulitan jika tidak memiliki KTP-el," kata Zudan.

Namun Zudan optimistis data pemilih Provinsi Lampung semakin baik, dengan koordinasi semua pihak terkait.

“Saya berharap sesama lembaga pemerintah tidak lagi berkompetisi dan tidak lagi balapan. Tetapi berjalan seiring dan berdampingan untuk saling menyempurnakan," kata Zudan.

Jika KPU kabupaten memiliki data baru, kata dia, berikan ke Disdukcapil. Dengan demikian, pada 2019, data Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dan DPT jauh lebih rapi karena telah tersisir.

"Data Pilgub ini akan digunakan pada saat Pileg dan Pilpres mendatang. Ke depan Disdukcapil dapat melakukan inovasi baru dalam layanan kependudukan," kata Zudan.

Pada rapat tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung mengungkapkan, hingga Agustus 2017, sebanyak 1,6 juta ( 22,6 %) dari 9,7 juta penduduk Lampung, belum merekam KTP Elektronik (KTP–el). KPU mendesak masalah ini segera diselesaikan, sehingga warga dapat menggunakan hak pilih pada Pilkada 2018.

Menurut Komisioner KPU membidangi Divisi Perencanaan dan Data KPU Lampung, Handi Mulyaningsih, jumlah penduduk yang sudah melakukan perekaman 5,6 juta (77,4%) dari jumlah wajib 7,2 juta. Dari jumlah itu, penduduk yang memiliki KTP-el sebanyak 5 juta (89,9%), sedangkan 566 ribu (10,1%) KTP-el belum tercetak.

“KPU Lampung terus berupaya berkoordinasi dengan instansi terkait dan mencari cara agar masalah ini dapat segera selesai. Salah satunya dengan memberikan data name by address pemilih non KTP-el kepada Disdukcapil untuk dapat direkam, sehingga pemilih dapat menggunakan hal pilihnya,” kata Handi.

Pemutahiran data Pilgub Lampung 2018 merujuk Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2017. Tahapannya dimulai sejak 24 November 2017 dan berakhir pada 27 Juni 2018. Pencocokan dan penelitian dimulai 20 Januari hingga 18 Februari 2018. Daftar pemilih sementara (DPS) ditetapkan pada 10-16 Maret 2018, dan daftar pemilih tetap (DPT) ditetapkan pada 13-19 April 2018.

Atas paparan tersebut, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Lampung, Heri Suliyanto mengatakan, DPT merupakan jantung pemilu. Artinya, bila DPT berkualitas, pemilu berkualitas. Sehingga, proses demokrasi Pilgub dan Pilkada Tanggamus dan Lampung Utara berjalan baik dan lancar.

“Agar DPT berkualitas, koordinasi antar KPU dan seluruh stakeholder harus berjalan baik. Percepatan perekaman untuk penerbitan KTP-el atau surat keterangan Disdukcapil menjadi arus utama dalam memperoleh DPT yang berkualitas,"  ujar Heri. (*)

Postingan populer dari blog ini

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Berikut Pidato Lengkap Presiden Joko Widodo

setialampung.co.id - MPR RI resmi melantik Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2019 - 2024, minggu (20/10).

Usai dilantik, Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutannya. Berikut pidato lengkap Presiden Joko Widodo.


Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera Bagi Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Yang saya hormati para pimpinan dan seluruh anggota MPR, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia, Yang saya hormati Ibu Megawati Soekarnoputeri, Presiden ke-5 Republik Indonesia, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. Soesilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Bapak Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr. Boediono, Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Bapak Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke- 12 Republik Indonesia.

Yang saya muliakan kepala negara dan pemerintahan serta utusan …

Imbauan Kapolda Lampung, Irjen Purwadi Arianto

setialampung.co.id - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019 - 2024 yang akan berlangsung pada 20 Oktober 2019, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto mengimbau kepada semua masyarakat dan semua elemen agar mengikuti apa yang telah menjadi aturan. Sehingga pelaksanaan kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden berlangsung aman dan terkendali.

"Semua ini (pelantikan presiden) adalah kemenangan masyarakat Indonesia. Ini adalah anugerah buat Bangsa Indonesia. Untuk itu saya mengimbau kepada semua pihak agar semua situasi berjalan kondusif, aman dan terkendali. Silakan menyampaikan pendapat dengan santun dan sopan," ujarnya.

Purwadi juga menutukan, pihaknya menempatkan personil secukupnya. Diantaranya seperti di lokasi penyeberangan menuju pulau Jawa yaitu di Bakauheni, Lampung Selatan.

"Memang ada indikasi pemberangkatan massa tapi tidak terlalu banyak. Bagi pendukung yang lagi bersuka ria, agar penyampaiannya tidak mengganggu yang lainnya,"…