Langsung ke konten utama

Sebarkan ujaran kebencian pakai akun dan foto palsu, oknum warga Bandung ini ditangkap krimsus Polda Lampung

Tersangka Deni alias Uyung Mustafa (pakai sebo). 

setialampung - Sub direktorat II reserse kriminal khusus Polda Lampung menangkap Deni Putra Kamidia (33) alias Ocank bin Aup. Warga RT 003/013, Kelurahan Majahlega, Kecamatan Rancasari, Bandung ini ditangkap di kediamannya, jumat (15/9), karena diduga telah membuat status di facebook yang bernada ujaran kebencian terhadap salah satu suku di Lampung.

Kasubdit II direktorat kriminal khusus Polda Lampung, AKBP R. Fidelis Purna Timoranto di dalam jumpa pers di Polda Lampung, Senin (18/9), mengatakan, dalam melakukan aksinya, tersangka Deni menggunakan akun palsu bernama Uyung Mustafa dan memasang foto orang lain di akun palsu FB nya tersebut.

Fidelis mengungkapkan, awal mulanya kasus ini terungkap pada 23 Agustus 2017, saat tim cyber patrol krimsus Polda Lampung menemukan akun palsu bernama Uyung Mustafa yang telah membuat status yang bernada ujaran kebencian.

"Tersangka menggunakan akun palsu dan menggunakan foto orang lain tanpa seizin pemilik foto aslinya. Nama asli tersangka yaitu Deni Putra Kamidia. Pemilik foto sebenarnya tidak tahu menahu terkait aksi tersangka," ujarnya.

Diungkapkannya, tersangka memasang foto orang lain yang memiliki nama asli yaitu Nemin.

"Pemilik foto asli bernama Nemin, tidak tahu terkait kasus ini, karena fotonya diambil dan disalahgunakan oleh Deni. Nemin ini korban, karena fotonya disalah gunakan oleh Deni. Petugas berhasil menyita satu buah ponsel dan print out status tersangka di FB. Ada enam akun FB tersangka yang disita polisi. Satu akun asli, lima akun lainnya palsu," ungkapnya. (ben)


Postingan populer dari blog ini

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Berikut Pidato Lengkap Presiden Joko Widodo

setialampung.co.id - MPR RI resmi melantik Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2019 - 2024, minggu (20/10).

Usai dilantik, Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutannya. Berikut pidato lengkap Presiden Joko Widodo.


Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera Bagi Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Yang saya hormati para pimpinan dan seluruh anggota MPR, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia, Yang saya hormati Ibu Megawati Soekarnoputeri, Presiden ke-5 Republik Indonesia, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. Soesilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Bapak Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr. Boediono, Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Bapak Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke- 12 Republik Indonesia.

Yang saya muliakan kepala negara dan pemerintahan serta utusan …

Imbauan Kapolda Lampung, Irjen Purwadi Arianto

setialampung.co.id - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019 - 2024 yang akan berlangsung pada 20 Oktober 2019, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto mengimbau kepada semua masyarakat dan semua elemen agar mengikuti apa yang telah menjadi aturan. Sehingga pelaksanaan kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden berlangsung aman dan terkendali.

"Semua ini (pelantikan presiden) adalah kemenangan masyarakat Indonesia. Ini adalah anugerah buat Bangsa Indonesia. Untuk itu saya mengimbau kepada semua pihak agar semua situasi berjalan kondusif, aman dan terkendali. Silakan menyampaikan pendapat dengan santun dan sopan," ujarnya.

Purwadi juga menutukan, pihaknya menempatkan personil secukupnya. Diantaranya seperti di lokasi penyeberangan menuju pulau Jawa yaitu di Bakauheni, Lampung Selatan.

"Memang ada indikasi pemberangkatan massa tapi tidak terlalu banyak. Bagi pendukung yang lagi bersuka ria, agar penyampaiannya tidak mengganggu yang lainnya,"…