Langsung ke konten utama

Zainudin Hasan tidak akan ajak kader yang ngeyel

Zainudin Hasan. Foto: DP WA



setialampung - Ketua DPW PAN Lampung hasil musyawarah luar biasa (muswillub) di SwissBel Hotel, Minggu (17/9), Zainudin Hasan angkat bicara terkait polemik dan rencana muswillub yang akan dilaksanakan pengurus DPW PAN Lampung versi Bachtiar Basri Cs pada 27 September 2017.

Melalui pesan whatsappnya kepada setialampung.co.id, Selasa (19/9), Zainudin Hasan membantah pernyataan yang mengatakan muswillub yang dilaksanakannya illegal. Menurutnya, yang bicara tersebut ngawur karena tidak tahu aturan partai. Sebab, pihaknya melaksanakan muswillub berdasarkan surat dari DPP, dan peserta muswil, dari 15 DPD hanya satu yang tidak hadir yaitu dari Lampung Utara.

"Ketua kecamatan 70% hadir. Secara aklamasi memilih formatur dan formatur meminta saya untuk memimpin PAN Lampung. Kalau ada yang tidak paham, silahkan ke DPP ketemu dengan Pak Yandri atau langsung dengan Ketua Umum (ketum) Zulkifli Hasan," tegasnya.

Pria yang juga bupati Lampung Selatan ini juga menegaskan, pihaknya tidak akan memasukkan kader yang ngeyel.

"Kalau ada satu kader yang ngeyel, resikonya kita tidak akan dimasukkan sebagai pengurus. Silahkan di luar berkoar - koar terus. Itu kader - kader yang baru hitungan bulan, dan saya yang membawa kader tersebut masuk PAN, aneh bin ajaib jadi lupa diri. Bagi yang mau membesarkan PAN, tentu kita ajak bersama dan tidak ada yang dizolimim. Bachtiar Basri orang yang cerdas dan mengerti aturan organisasi," tegasnya lagi. (ben)

Postingan populer dari blog ini

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Berikut Pidato Lengkap Presiden Joko Widodo

setialampung.co.id - MPR RI resmi melantik Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2019 - 2024, minggu (20/10).

Usai dilantik, Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutannya. Berikut pidato lengkap Presiden Joko Widodo.


Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera Bagi Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Yang saya hormati para pimpinan dan seluruh anggota MPR, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia, Yang saya hormati Ibu Megawati Soekarnoputeri, Presiden ke-5 Republik Indonesia, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. Soesilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Bapak Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr. Boediono, Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Bapak Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke- 12 Republik Indonesia.

Yang saya muliakan kepala negara dan pemerintahan serta utusan …

Imbauan Kapolda Lampung, Irjen Purwadi Arianto

setialampung.co.id - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019 - 2024 yang akan berlangsung pada 20 Oktober 2019, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto mengimbau kepada semua masyarakat dan semua elemen agar mengikuti apa yang telah menjadi aturan. Sehingga pelaksanaan kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden berlangsung aman dan terkendali.

"Semua ini (pelantikan presiden) adalah kemenangan masyarakat Indonesia. Ini adalah anugerah buat Bangsa Indonesia. Untuk itu saya mengimbau kepada semua pihak agar semua situasi berjalan kondusif, aman dan terkendali. Silakan menyampaikan pendapat dengan santun dan sopan," ujarnya.

Purwadi juga menutukan, pihaknya menempatkan personil secukupnya. Diantaranya seperti di lokasi penyeberangan menuju pulau Jawa yaitu di Bakauheni, Lampung Selatan.

"Memang ada indikasi pemberangkatan massa tapi tidak terlalu banyak. Bagi pendukung yang lagi bersuka ria, agar penyampaiannya tidak mengganggu yang lainnya,"…