Dalam satu tahun, delapan ribu penderita kanker serviks meninggal dunia


setialampung - Ketua tim penggerak PKK Lampung, Aprilani Yustin Ridho Ficardo, mengampanyekan deteksi dini kanker serviks melalui program inspeksi visual asam asetat (IVA), dan periksa payudara klinis (sadanis), bekerjasama dengan kejaksaan tinggi (kejati) Lampung, dinas kesehatan, dan BPJS jesehatan Lampung, di halaman kantor kejati Lampung, kamis (12/10).

Kegiatan ini dihadiri 771 peserta terdiri dari 154 peserta dari Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD), 100 peserta dari kejaksaan negeri (kejari) se-Lampung, dan 20 dari cabang kejari wilayah Lampung. Kemudian, 167 dari dinas pendidikan dan kebudayaan Lampung, 120 dari Pemda Lampung Tengah, 160 dari Pemerintah Kota Metro, dan 50 peserta dari majelis taklim.

Pada kesempatan tersebut, Yustin yang juga duta kanker serviks Lampung itu, berharap kegiatan ini dapat menambah pengetahuan serta meningkatkan peran aktif wanita terhadap kanker serviks dan payudara.

"Saya berharap setiap ibu berperan aktif mendorong penanggulangan kanker serviks dan kanker payudara. Para wanita hendaknya memeriksakan diri sejak dini melalui tes IVA untuk deteksi kanker serviks dan pengecekan payudara melalui Sadanis," ungkap Yustin.

Menurut Yustin, kegiatan yang dilaksanakan institusi ini merupakan langkah tepat karena sasaran dan targetnya tercapai.

“Kita berharap melalui kegiatan seperti ini tingkat kematian karena kanker serviks dan payudara di Lampung semakin menurun," kata Yustin.

Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD), Ros Ellyana Prasetyo mengatakan, wanita  harus memperhatikan kesehatan khususnya pada alat reproduksi.

"Setiap tahun terdapat hampir 15 ribu pasien kanker serviks, dan 8.000 diantaranya meninggal dunia," kata Ros.

Kegiatan ini merupakan langkah nyata IAD mewujudkan kepedulian sosial kepada anggota dan masyarakat. Sekaligus membantu pemerintah meningkatkan kesehatan masyarakat.

"Bisa deteksi serviks melalui IVA dan deteksi payudara melalui Sadanis," ujar Ros.

Dalam acara tersebut, dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Ridho di komplek kantor kejati Lampung oleh Jaksa Agung, H.M. Prasetyo, Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri, dan Wali Kota Bandarlampung Herman HN. Pemerintah provinsi Lampung juga menghibahkan dana pembangunan sarana perpustakaan dan ruang telekonferensi guna meningkatkan infrastruktur pada kejati Lampung. (*)
Share:

DIRGAHAYU KOTA BANDARLAMPUNG KE 337

DIRGAHAYU KOTA BANDARLAMPUNG KE 337

Nasional

Politik

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog