Dugaan penipuan dan penggelapan, mantan anggota DPRD Lambar ini masuk daftar pencarian orang Polda Lampung

Ansori, kuasa hukum Herlina saat di graha jurnalis Polda Lampung, senin (16/10).

setialampung - Penyidik Polda Lampung telah melimpahkan tahap pertama berkas kasus dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp4 miliar dengan tersangka mantan anggota DPRD Lampung Barat (Lambar), berinisial SBR, ke kejaksaan. Selain itu, polda juga tetapkan SBR masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Berkas sudah kami limpahkan ke kejaksaan untuk tahap pertama. Tersangka ditetapkan sebagai DPO karena sampai kini tidak diketahui keberadaannya," kata Kasubdit I Kamneg Polda Lampung, AKBP Muchtar di ruang kerjanya, senin (16/10).

Sementara Ansori, kuasa hukum pelapor, Herlina mempertanyakan perkembangan kasus dugaan penipuan dan penggelapan ini ke Polda Lampung.

"Klien kami (Herlina) melaporkan kasus ini pada 19 November 2016 dengan nomor laporan, LP/1494/XI/2016/SPKT. Sudah satu tahun lebih kasus ini berjalan dan belum tuntas. Jadi, kami mempertanyakan dan meminta kepada polda Lampung untuk secepatnya menyelesaikan kasus ini," ujar Ansori di ruang graha jurnalis Polda Lampung, senin (16/10).

Ansori menjelaskan, kasus ini bermula saat kliennya dijanjikan pekerjaan (proyek) oleh tersangka SBR saat masih menjabat anggota DPRD Lambar.

"kline kami menyerahkan uang Rp4 miliar kepada tersangka karena dijanjikan sebuah pekerjaan. Kami minta polda mengusut tuntas kasus ini," ungkapnya. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog