Bachtiar Basri apresiasi raperda APBD 2018 berpihak kepentingan publik



setialampung - Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri mengapresiasi peraturan daerah (Perda) tentang APBD Lampung tahun anggaran 2018 yang berpihak pada kepentingan publik. Salah satunya, alokasi anggaran terlihat riil pada kebutuhan masyarakat. Misalnya, penambahan ambulance di rumah sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM). 

Apresiasi Bachtiar ditujukan kepada DPRD Lampung yang telah mencurahkan pikiran, tenaga, dan waktu untuk melakukan pembahasan Raperda APBD bersama tim anggaran pemerintah daerah. Tanpa jerih payah Dewan, menurut Bachtiar, Raperda APBD yang berkualitas tak akan terwujud.

“Meski dengan keterbatasan anggaran, dalam penyusunan Raperda APBD tahun anggaran 2018, kita harus berusaha untuk menghasilkan anggaran berkualitas dan berpihak kepada kepentingan publik,” kata Bachtiar pada rapat paripurna DPRD Lampung dalam rangka penandatanganan Raperda APBD tahun anggaran 2018, di ruang sidang DPRD Lampung, kamis (30/11).

Berdasarkan hasil pembahasan yang dilakukan oleh eksekutif dan legislatif, dihasilkan kesepakatan secara umum pada Raperda APBD Tahun Anggaran 2018 yaitu jumlah Pendapatan Daerah sebesar Rp 7,5 Triliun yang bersumber dari PAD Rp3,17 triliun, dana perimbangan Rp. 4,29 triliun dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp 35,71 miliar. Sedangkan belanja daerah dianggarkan Rp. 8,11 triliun yang terdiri atas belanja tidak langsung Rp. 4,84 triliun dan belanja langsung Rp. 3,26 triliun, serta Pembiayaan Netto sebesar Rp. 604,84 miliar.

“Pandangan dan pemahaman yang sama terhadap kebijakan penyusunan Raperda APBD Tahun Anggaran 2018 sangat penting. Sehingga secara bersama mampu menghasilkan hasil yang berkualitas dan berdayaguna. Untuk itu, atas kerjasama yang telah terbina agar dapat ditingkatkan sehingga  pelayanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat lebih baik lagi dimasa depan,” kata Wagub Bachtiar. 

Terkait dengan pengadaan ambulance untuk RSUDAM, Wagub Bachtiar berharap penambahan tersebut mampu menjadikan pelayanan terhadap publik menjadi lebih baik lagi. “Setiap lokasi kerja/kantor tentunya harus ada SOP (standard operating procedure) terhadap pelayanan publik sehingga mampu memberikan pelayanan terhadap publik dengan baik. (*)


Share:

Lampung dan Makassar, tempat riset bantuan hukum



setialampung - Lampung bakal menjadi percontohan nasional tentang pemerataan hukum ke masyarakat, menyusul diupayakan disahkannya perubahan Perda Nomor 3 Tahun 2015. Dalam Perda ini diatur kemudahan masyarakat mendapatkan kepastian hukum, termasuk bantuan advokasi bagi masyarakat miskin.

“Jika perubahan perda telah disahkan, Lampung dan Makassar merupakan daerah yang dipilih bappenas dan kanwil hukum dan HAM RI untuk dijadikan penelitian dan riset terkait bantuan hukum,” ungkap Direktur LBH Bandarlampung Alian Setiadi, saat audiensi dengan Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri, kamis (30/11) di ruang kerja wakil gubernur Lampung.

Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri berharap perda tersebut segera diimplementasikan. Sebab, Perda menjamin hak masyarakat miskin terhadap akses keadilan (access to justice) dan kesamaan di hadapan hukum (equality before the law).

“Masyarakat miskin berhak mendapat bantuan hukum hingga masalah hukumnya selesai dan mempunyai kekuatan hukum tetap sebagaimana diatur undang-undang. Jangan sampai kita sudah punya perda tapi tidak dijalankan, warga miskin harus mendapat bantuan hukum sepenuhnya dengan gratis,“ ungkap Bachtiar.

Sebagai tindak lanjut Perda tersebut, ujarnya, pemprov Lampung segera menerbitkan peraturan gubernur mengenai bantuan hukum untuk masyarakat miskin.

“Melalui Pergub, diharap dapat memicu bertambahnya organisasi bantuan hukum di kabupaten/kota di Lampung. Sehingga bantuan hukum untuk masyarakat miskin dapat merata di Lampung,” ujarnya.

Saat ini pemprov Lampung memiliki perda nomor 3 tahun 2015 tentang bantuan hukum untuk masyarakat miskin dan perda itu mulai diamandemen. (*)
Share:

Tulangbawang Barat terima dana Rp500 miliar lebih


setialampung -- Ketua Tim Penggerak PKK Lampung, Aprilani Yustin mengatakan, pemerintah provinsi (pemprov) Lampung terus mengejar pembangunan Tulangbawang Barat agar sejajar dengan daerah otonomi di Lampung. Sejak 2014, lebih dari Rp500 miliar APBD provinsi mengalir ke Tulangbawang Barat. Sebagai kabupaten berusia sembilan tahun, Tulangbawang Barat memerlukan perhatian khusus, terutama infrastruktur.

"Tulangbawang Barat merupakan kabupaten muda berusia sembilan tahun. Tetapi kemajuannya mampu bersaing dengan daerah lain dan bersinergi dengan program Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo. Sesuai slogan yang dimilikinya yaitu Bumi Ragem Sai Mangi Wawai, Kebersamaan Untuk Keberhasilan," kata Yustin saat menghadiri penilain lomba jesrak PKK, KB, dan Kesehatan tingkat Lampung, kamis (30/11).

Kehadiran istri Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo ini disambut ribuan warga Tiyuh Lesung Bhakti Jaya, Lambu Kibang. Lomba ini bertema 'Hari Kesatuan Gerak PKK ke 45 tahun 2017, kita wujudkan kualitas hidup manusia indonesia yang mandiri, maju dan sejahtera melalui penguatan dasawisma menuju Tubaba Top, Terdepan Optimis dan Pasti Maju'. Pemprov Lampung terus membangun infrastruktur jalan dan jembatan. Jembatan yang dibangun antara lain Way Sebetik, Way Tujok II, Way Kendil, dan Jembatan Way Tuni.

"Semoga pembangunan jembatan tersebut dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dab menjadi kawasan pendukung pertanian dan lumbung ternak," ujar Yustin.

Bunda paud dan duta baca Lampung ini menyampaikan kebanggaannya terhadap Tulangbawang Barat.

"Satu lagi yang patut diacungi jempol untuk Tulangbawang Barat yaitu memiliki destinasi wisata yang menjadi top dan viral di sosial media, yaitu Masjid 99 Cahaya yang memiliki keunikan dan keindahan asmaul husna yang di langit-langit masjidnya. Bukan hanya destinasi wisata yang terpenting menjadi pusat kegiatan keagamaan dan tempat ibadah bagi masyarakat," ujarnya.

Bupati Tulangbawang Barat, Umar Ahmad, mengakui kemajuan daerahnya tidak lepas dari dukungan Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo.

"Tidak mungkin kami bisa membangun Islamic Center, membangun Tugu Rato, dan Tugu Megopak. Ini semua adalah bentuk partisipasi dan bantuan yang diberikan pemprov Lampung," kata Umar.

Sebagai warga yang menjunjung tinggi prinsip prinsip nemen, nedes, nerimo, jangan terpecah belah, terprovokasi, dan termakan janji.

"Sejak 2014 hingga 2017 dan 2018 mendatang bentuk investasi pemprov Lampung di Tulangbawang Barat lebih dari Rp500 miliar untuk jalan, jembatan, dan lainnya," kata Umar Ahmad.

Pada kunjungan itu, Yustin Ficardo memberikan bantuan sembako, alat kesehatan, dan hadiah kepada Juara III Tahhfiz Quran tingkat Provinsi kepada Ahmad Nabil Murad dari Madrasah Diniyah, Juara I menulis Surat untuk Gubernur Bujung Demi, dan Juara II menulis surat untuk Bupati, Tri Setia Ningsih. Selain itu, bantuan tiga kambing kepada tiga petani dan penyuluh pertanian.

Hadiah umrah gratis diberikan bagi dua warga tertua yang menghadiri acara tersebut yakni Kesmokejo (77) dan Wartowiono (76) dari Lesung Bhakti Jaya.

"Saya tidak pernah bermimpi sebelumnya akan dapat menginjakkan kaki di Tanah Suci," ucap Warto sambil menangis. (*)
Share:

Puncak lomba menulis esai dimeriahkan tari kreasi dan suguhan kopi robusta


setialampung - Pemerintah provinsi (pemprov) akan menggelar puncak lomba menulis esai, foto dan konten positif yang bertema Lampung Terus Membangun, pada 4 Desember 2017.

Ketua pelaksana lomba, Achmad Chrisna Putra mengatakan, diwaktu yang sama, berbagai macam rangkaian kegiatan juga akan dihelat, seperti menyajikan kursus menulis esai oleh jurnalis senior Oyos Saroso dan Budiman Santoso, coaching klinik fotografi oleh jurnalis dan fotografer nasional, Arbain Rambey, serta bedah medsos video instagram oleh Rizky Anugerah dari @lampunginsta dan Ale @lampung_kuliner.

"Acara akan dimulai pukul 10.00 wib sampai malam," katanya, kamis (30/11).

Jelang malam puncak acara, ujarnya, akan ada pembagian hadiah lomba lomba. Nantinya, para penonton dan para undangan akan disajikan kuis interaktif dengan hadiah menarik seperti pulsa, power bank dan lainnya. Pada acara seremoni, pemprov Lampung akan menyuguhkan tari kreasi Lampung sebagai acara pembuka sebelum beberapa sambutan panitia penyelenggara dan gubernur Lampung. Juga dihadirkan gelaran fashion show dari tapis art collection pimpinan Aris bertemakan tapis jaman now.
"Untuk menemani tontonan dan sambil menunggu pengumuman, pemenang lomba lomba dan semua yang hadir akan disuguhkan kopi robusta Lampung secara gratis," ujarnya.

Diketahui, dari semua kegiatan lomba yang digelar pemprov Lampung, kesemuanya dipimpin masing-masing dewan juri yang kompeten dibidangnya. Seperti, dewan juri lomba esai, Oyos Saroso HN, Budiman Santoso, Asrian Hendi Cahya, Ilham B.Malik dan Ganjar. Dewan juri lomba foto terdiri dari Arbain Rambey dan Yoyok. Dewan juri konten positif terdiri Rizky Anugerah untuk juri video Instagram dan komik strip, Wicak, Dede  dari Lampung Strip Art. Untuk video Instagram akan dinilai oleh admin Medsos, seperti, kiki dari Lampung insta, M Ali dari info Lampung dan perwakilan Diskominfotik Lampung. (*)
Share:

299 foto lolos seleksi lomba foto


setialampung - Lomba foto dengan tema Lampung Terus Membangun telah ditutup. Sampai penutupan, tercatat 591 foto kiriman peserta yang masuk.

Kepala Bidang Pengelolaan Opini Publik Diskominfotik Lampung, Yurita Sirya, menjelaskan, dari total foto tersebut, 299 foto lolos ke dalam hasil seleksi penjurian pemenang.

"Untuk selanjutnya, nanti juri akan memilih 20 foto terbaik, termasuk juara pertama hingga harapan tiga. Ke-20 foto itu juga akan dipamerkan di Mall Boemi Kedaton pada 4 Desember 2017 mendatang, sekaligus pengumuman pemenang," jelas Yurita, Rabu (29/11).

Yurita mengatakan, Pemprov Lampung mengucapkan terima kasih atas partisipasi para penghobi foto di Lampung. Karena, dengan mengikuti lomba foto ini mengartikan ada antusiasme terhadap hal-hal positif yang terjadi di provinsi berjuluk gerbang sumatera ini dalam mengawal program Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo untuk meningkatkan pembangunan.

"Ini bentuk indikasi suasananya kondusif untuk melaksanakan pembangunan. Kemudian disamping itu juga, ini merupakan kesempatan pemerintah untuk membangun komunikasi dengan masyarakat melalui komunitas penghobi foto," ujarnya.

Pemerintah juga berpesan, bagi para peserta lomba foto bahwa ini bukanlah mencari siapa pemenang dan yang kalah. Tetapi, lebih kepada misi yang diemban lomba foto itu sendiri.

"Jadi untuk para penghobi foto ini menjadi ajang untuk mengembangkan kemampuan dalam memotret," tandasnya.

Untuk diketahui, Gubernur Ridho direncanakan akan menyerahkan secara langsung hadiah kepada para pemenang lomba foto. Selain uang tunai, pemerintah juga memberikan cinderamata untuk para pemenang termasuk pemilik ke-20 foto yang lolos penjurian.

Tujuan lomba foto ini untuk mewujudkan visi Lampung Maju dan Sejahtera. Pasalnya, dibawah kepemimpinan Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo, pembangunan terus dilakukan dari berbagai sektor. Diantaranya, sektor infrastruktur jalan dan jembatan, pertanian, kesehatan, dan mensukseskan proyek strategis nasional yang dilaksanakan di Lampung.

Adapun beberapa program pembangunan yang telah dilaksanakan selama masa kepemimpinan Gubernur M. Ridho Ficardo, diantaranya, perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang tersebar diseluruh kabupaten/kota, perbaikan infrastruktur jalan menuju kawasan pariwisata seperti Teluk Kiluan, Taman Nasional Way Kambas dan kawasan wisata di Pesisir Barat

Lalu, perbaikan dan pembangunan infrastruktur jaringan irigasi dimana program ini telah membawa Provinsi Lampung menjadi salah satu lumbung ketahanan pangan Nasional dengan capaian peningkatan produksi padi sebesar 1 juta ton.

Dilanjutkan, pembangunan dan penambahan fasilitas alat kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek dan pembangunan Rumah Sakit Tanpa Kelas Bandar Negara Husada di area Kota Baru Lampung Selatan. Mensukseskan program strategis Nasional diantaranya pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) dan Pembangunan Bendungan Sukoharjo, Bendungan Sukaraja III, dan perbaikan Waduk Way Rarem, Way Jepara dan Batu Tegi

Hingga, perpanjangan landasan pacu Bandara Radin Inten II dan mendorong Bandara Radin Inten II sebagai Bandara Internasional dan Embarkasi Haji. (*)
Share:

Dalam tiga hari, Subdit III Narkoba Polda Lampung amankan setengah kilogram sabu









Direktur Ditresnarkoba Polda Lampung, Kombes Abrar Tuntalanai (tengah), saat menunjukkan barang bukti sabu yang diamankan dari para tersangka. Foto: Benny Setiawan/setialampung.co.id.

setialampung – Subdit III Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung dalam kurun waktu tiga hari berhasil mengamankan lebih dari setengah kilogram sabu. Polisi mengamankan barang terlarang tersebut dari enam orang tersangka.     

Direktur Ditresnarkoba Polda Lampung, Kombes Abrar Tuntalanai mengungkapkan, setengah kilogram sabu tersebut diantaranya diamankan dari enam tersangka di wilayah Bandarlampung dan Metro. Pertama, polisi berhasil mengamankan tiga ons sabu dari tersangka AH dan IY (sopir travel).

“Dari tersangka AH dan IY, petugas mengamankan tiga ons sabu,” katanya.

Abrar menjelaskan, modus yang dilakukan tersangka yaitu menaruh sabu yang dibungkus plastik warna hitam dan diletakkan di halaman rumah kosong. Masyarakat yang curiga melihat bungkusan hitam tersebut langsung menghubungi petugas.   

“Kemudian, petugas langsung menuju lokasi rumah yang berada di Jalan Nilla Kandi, Kecamatan Bumi Waras, Bandarlampung. sekitar satu atau dua jam kemudian, tersangka datang dengan mengendarai sebuah mobil. Melihat hal itu, petugas langsung menangkap tersangka dan mengamankan barang bukti sabu,” ungkapnya.   

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas terhadap tersangka AH dan IY, kata Abrar, tersangka mengaku disuruh oleh tersangka MO (DPO) untuk mengambil sabu tersebut. Saat ini petugas terus melakukan pengembangan dan penyelidikan terkait hal ini.  

“Diduga tersangka sebagai kurir merangkap pengedar narkoba jenis sabu,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, petugas Subdit III Ditresnarkoba Polda Lampung juga berhasil mengamankan tersangka bandar narkoba sabu berinisial DS. Petugas berhasil mengamankan tiga paket sabu dari tersangka DS.  

“Petugas melakukan penyelidikan, penggrebekan dan penangkapan terhadap tersangka DS di rumahnya. Hasil pemeriksaan petugas terhadap tersangka DS, tersangka mengaku sabu tersebut titipan tersangka A (DPO),” jelasnya.  

Kemudian, kata Abrar, petugas Subdit III Ditresnarkoba Polda Lampung menangkap tersangka Y alias I di rumahnya. Dari tersangka warga Kaliawi, Bandarlampung ini, petugas mengamankan dua ons sabu.


“Terus petugas juga menangkap tersangka Bramanto dan Gilang supriadi di Metro. Jadi, ada enam tersangka dan lebih dari setengah kilogram sabu yang diamanakan petugas. Kami selalu mengimbau kepada masyarakat, apabila mendengar atau melihat seseorang yang diduga melakukan tindakan penyalahgunaan narkoba, untuk bisa bekerjasama, membantu dan menghubungi kami untuk bisa melakukan penindakan dan penangkapan terhadap tersangka penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya. (ben)     
Share:

Lampung surplus 1,2 juta ton beras

Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo.

setialampung - Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo menginstruksikan kepada dinas perdagangan Lampung dan satuan tugas (Satgas) pangan polri untuk memakai 3.000 ton cadangan beras pemerintah (CBP) untuk mengatasi naiknya harga beras medium dari patokan Rp8.100/kg. Selain naik, beras medium mulai menghilang dari pasar ritel moderen dalam dua bulan terakhir.

"Lampung surplus beras mencapai 1,2 juta ton. Saya meminta agar satgas pangan dapat menstabilisasi harga beras medium yang banyak dibutuhkan masyarakat. Ini agar harganya tidak naik dan beras tersedia di pasar ritel moderen," kata Gubernur Ridho, rabu (29/11).

Khusus Lampung, Gubernur Ridho meminta harga beras medium lebih murah dari harga nasional Rp8.100/kg menjadi Rp8.000/kg. Pertimbangannya, Lampung surplus dan cadangan beras cukup sampai Maret 2018. Untuk itu, mulai selasa (28/11) hingga 31 Desember 2017, Gubernur meminta dinas perdagangan, perum bulog, dan satgas pangan Polri menggelar operasi pasar di daerah yang harganya mulai bergejolak.

"Saya mendapat laporan di beberapa wilayah, beras medium tidak lagi dijual. Bahkan di beberapa ritel moderen hanya menjual beras premium. Tentu ini memberatkan dan menghilangkan hak masyarakat untuk mendapat beras medium. Padahal kita bersusah payah meningkatkan produksi beras hingga surplus, tapi masyarakat tidak mendapat beras medium," kata Ridho.

Atas kondisi itu, Gubernur Lampung mengeluarkan mengeluarkan surat perintah Nomor 500/221/04/2017 tanggal 21 November 2017 kepada Perum Bulog Divre Lampung untuk menggelar operasi pasar. Operasi ini langsung ke masyarakat, Rumah Pangan Kita (RPK), dan pedagang yang mendapat rekomendasi Dinas Perdagangan.

Kepala Dinas Perdagangan Lampung, Ferynia Mawardji, mengatakan, pemerintah provinsi Lampung mewajibkan produsen beras dalam kemasan meregistrasi produknya, pada 1 September 2017. Registrasi pangan segar asal tumbuhan (PSAT) itu merujuk pada Peraturan Menteri Pertanian No.31/Permentan/PP.130/8/2017 tentang Kelas Mutu Beras dan Peraturan Menteri Perdagangan No.57/M-Dag/Per/8/2017 tentang Penetapan Harga Eceran Tertingi (HET) Beras.

"Hasil sidak dan kunjungan ke beberapa pasar ritel moderen cenderung tak mau lagi menjual beras medium. Beras yang tersedia hanya premium. Demikian hal di pasar tradisional, harga beras medium merangkak naik dari patokan Rp8.100/kg ke Rp9.400/kg. Ini tentu memberatkan masyarakat mendapat beras medium," kata Ferynia.

Temuan lapangan itu, ujarnya, menjadi dasar terbitnya surat subernur Lampung untuk menstabilkan harga beras. Dia menegaskan operasi pasar tersebut bukan karena Lampung kekurangan beras, tapi untuk mengembalikan harga sesuai ketentuan yakni beras medium Rp8.100/kg.

"Namun khusus operasi pasar harganya kita turunkan Rp8.000/kg," kata Ferynia.

Sejauh ini, gejolak harga beras medium terpantau di Bandarlampung, Lampung Tengah, dan Metro. Pada tahap awal, Pemprov Lampung menargetkan operasi pasar di pasar tradisional dan permukiman padat penduduk Bandarlampung, seperti Pasar Pasir Gintung, Pasar Kangkung, Pasar Panjang, dan Pasar Tugu. Sedangkan kawasan padat penduduk yakni Lapangan Way Dadi Sukarame, Kampung Sawah Brebes, dan Lapangan Baruna Panjang.

Operasi pasar serupa juga berlangsung di Metro sejak Senin (27/11). Targetnya, daerah-daerah yang harganya belum stabil di Rp8.100/kg segera digelar operasi pasar.

"Kami juga sepakat dengan para pedagang pasar melalui asosiasi pedagang pasar Lampung agar mensosialisikan surat perintah gubernur tersebut," ungkap Ferynia. (*)
Share:

Informasi bisa membuat negara menjadi lebih kuat


setialampung - Tugas KPID tidak mudah, karena harus menjaga, memperhatikan, memonitor semua informasi yang diberikan media kepada masyarakat. Informasi itu penting, karena dengan informasi, negara menjadi kuat, dengan informasi, masyarakat bisa lebih bersemangat. Begitu juga karena informasi, dapat terjadi demoralisasi di masyarakat, terjadi distrust terhadap pemerintah. Oleh karena itu, kehadiran KPID sangat penting.

Ini disampaikan Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo saat menghadiri kegiatan KPID Lampung Award 2017, rabu (28/11).

Dalam kegiatan tersebut, atas nama pemerintah provinsi Lampung, gubernur menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada KPID Lampung yang telah bekerja keras melakukan monitoring arus informasi. Gubernur juga mengapresiasi KPID yang aktif memberikan award sebagai bentuk penghargaan kepada lembaga-lembaga penyiaran atas karya-karya yang telah dihasilkan.

"Saya mengapresiasi kinerja KPID Lampung yang bekerja keras sebagai pengawas, regulator, dan monitoring berbagai pemberitaan. Kalau sampai KPID menyerah, taruhannya adalah negara kita," tegas Ridho.

Menurut Ridho, di era reformasi ini, kehadiran informasi yang benar - benar kontekstual dan positif, sangat dibutuhkan dalam menjaga bingkai NKRI.

"Berita positif dalam artian, bukan berarti pemerintah anti terhadap kritik. Pemerintah tetap membutuhkan kritik dari masyarakat untuk melakukan perbaikan ke arah yang lebih baik," katanya.

Ketua KPID Lampung, Tamri Suhaimi mengatakan, kegiatan kegiatan KPID Award merupakan apresiasi bagi lembaga penyiaran yang mengedukasi. Sebanyak 15 kategori diperebutkan oleh 35 radio dan 20 televisi.

Tamri juga mengapresiasi Ridho yang mendukung penuh KPID Lampung dengan meningkatkan status Komisi KPID menjadi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) agar anggarannya melalui APBD. Dan karena hal tersebut, Ridho mendapat penghargaan anugerah KPI 2017 untuk kategori pemerintah daerah peduli lenyiaran pada 28 Oktober lalu.

"Sepanjang sejarah, baru menjabat 3 tahun, gubernur yang paling peduli terhadap penyiaran, hanya Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo, sehingga menerima penghargaan Pemerintah Daerah Peduli Penyiaran 2017," ungkapnya. (*)
Share:

KAD dan Kadin Lampung soroti aspek hukum pidana korporasi


setialampung - Komite Advokasi Daerah (KAD) adalah suatu wadah kerja sama yang keluar dari rahim Kadin Lampung dan lembaga anti rasuah yaitu KPK.

Hadir para pembicara seminar nasional KAD Lampung dan Kadin Lampung yakni Kepala Direktorat Pendidikan dan Pelayanan masyarakat, Aris Arham, Bupati Lampung Tengah, Mustafa, Ketua Kadin Lampung, Muhamad Kadafi, akademisi Unila Budiono, Hakim Tinggi Tanjungkarang, Selamat Heriandi, Kepala Biro Hukum Pemprov Lampung, Zulfikar dan Ketua Komite Advokasi Daerah Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi.

Ketua Komite Advokasi Daerah Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi mengatakan, kehadiran lembaga KAD ini dalam upaya pencegahan yang sangat penting untuk dilakukan secara sistematis dan masif pada ruang-ruang publik. Serta kedepan melibatkan partisipasi aktif dalam masyarakat. Hal ini mengingat masih tingginya angka korupsi yang terjadi bisa dilihat dari rilis data KPK. Dimana perkara tindak pidana korupsi berdasarkan modus kasus penyuapan 79 kasus, pengadaan barang dan jasa 14 kasus.

"Cendrung yang tertangkap adalah pelaku usaha swasta dan para elit politik. Kedepan kita membangun kesepahaman antara pelaku usaha, pihak regulator dan penegakan hukum sebagaimana tidak adanya satu rencana dan tolak ukur yang jelas mengenai pemidanaan korporasi yang berakibat negara mengalami kesulitan dalam menelusuri dan menarik kerugian negara dari korporasi," ungkapnya.

Tidak disitu saja, menurut Wahrul, jangan sampai di Lampung misalnya, banyak korporasi masih tetap berjalan dan terindikasi menjalankan kejahatanya.

"Kita mau para pelaku usaha mendapatkan keamanan, kenyamanan dan kepastian dalam menjalankan ushanya. (rls)
Share:

Tingkatkan elektabilitas partai, DPP Partai Hanura gelar safari lintas sumatera

Tim safari lintas sumatera DPP Partai Hanura. Foto: istimewa.

setialampung - Tim DPP Partai Hanura melaksanakan safari lintas sumatera. Tim dijadwalkan akan tiba di Bandarlampung, rabu (29/11). Kedatangan tim safari ini menurut rencana akan disambut dalam acara silaturahmi dan makan malam.

Sekretaris DPD Hanura Lampung Yozi Rizal mengatakan, sebelumnya tim safari bergerak dari Bengkulu, selasa (28/11) dan dijadwalkan singgah sebentar di kantor DPC Hanura Pesisir Barat, sebelum kemudian melanjutkan perjalanan ke Liwa, Lampung Barat.

"Rombongan kemudian dijadwalkan menginap di Liwa untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke Bandarlampung," kata Yozi Rizal, dalam rilis yang diterima setialampung.co.id, senin (27/11).

Anggota DPRD Lampung ini mengungkapkan, rombongan safari dengan kekuatan 35 mobil dobel cabin tersebut akan menempuh rute Suoh menuju Tanggamus kemudian melintas di Pringsewu, Pesawaran sebelum tiba di Bandarlampung.

"Ada perubahan rute karena putusnya jembatan di Pekon Mandiri Pesisir Barat. Sehingga dialihkan melalui Liwa. Tim nanti akan melalui Suoh dan direncanakan singgah sejenak di Danau Suwoh untuk berwisata di sana," jelasnya.

Dijelaskannya juga, tim direncanakan akan berkunjung sejenak di setiap kantor DPC untuk menyapa dan bersilaturahmi dengan para pengurus DPC.

"Jika memungkinkan mereka juga akan singgah di DPC Tanggamus, DPC Pringsewu dan DPC Pesawaran," imbuhnya.

Setiba di Bandarlampung, lanjutnya, tm akan berkonvoi keliling kota sebelum akhirnya makan malam dan silaturahmi dengan pengurus DPD dan DPC se Lampung sebelum kembali ke Jakarta.

"Tujuan safari keliling sumatera ini selain untuk menyatakan kesiapan Partai Hanura menghadapi Pilkada 2018, Pileg dan Pilpres 2019, juga untuk meningkatkan elektabilitas dan popularitas partai. Kami optimis target Hanura masuk 3 besar pemenang pemilu 2019 akan terwujud. Sebab saat ini Partai Hanura sangat solid, serta para kader sangat bersemangat bekerja membangun partai," pungkasnya.

Sebelumnya tim safari lintas sumatera DPP Partai Hanura berangkat dari Jakarta sejak 18 November 2017. Mereka bermalam di Kota Bumi, Lampung Utara dan menggelar ramah tamah di rumah dinas Wakil Bupati yang juga Ketua DPD Hanura Lampung Sri Widodo.

Tim kemudian menuju Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Sumatera Utara, Padang, Bengkulu dan kembali ke Lampung. Di Medan, mereka menyempatkan diri menghadiri pelantikan pengurus DPD Hanura Sumatera Utara yang dilakukan langsung Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta. (rls)
Share:

Lampung berpeluang jadi lokomotif sumatera



setialampung - Kenaikan daya saing dari 14 ke 11 nasional membuat Lampung berpeluang menjadi lokomotif perekonomian Sumatera. Syaratnya, pemerintah provinsi (pemprov) Lampung harus konsisten mempertahankan kondisi sebagai daerah ramah investasi.

"Daya saing daerah sangat ditentukan oleh pemerintah dalam memberi ruang dan suasana yang konsisten kepada para pebisnis. Saya menghargai upaya Gubernur Lampung yang luar biasa. Tetapi dari pengalaman saya, tidak cukup hanya Gubernur yang bergerak. Para bupati harus dirangsang kuat untuk ikut terlibat," kata Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), Syahrul Yasin Limpo, di Manasseh Meyer Building, Lee Kuan Yew School of Public Policy, Bukit Timah, Singapura, jumat (24/11).

Pernyataan tersebut dia sampaikan terkait kenaikan daya saing Lampung ke posisi 11 nasional hasil penelitian Lembaga pengkajian daya saing Asia Competitiveness Institute (ACI) National University of Singapore (NUS). Syahrul Yasin Limpo yang juga Gubernur Sulawesi Selatan dan Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo tampil pada sesi diskusi akademisi. Keduanya diundang berbicara di depan para akademisi karena dinilai konsisten meningkatkan daya saing provinsi masing-masing.

Menurut Syahrul, posisi Lampung sama dengan Sulawesi Selatan. Lampung sebagai pintu gerbang Sumatera dan Sulawesi Selatan sebagai pintu gerbang menuju Indonesia timur. Pencapaian itu harus menjadi modal bagi Gubernur Ridho dalam menjadikan Lampung sebagai lokomotif pembangunan Sumatera. "Lampung harus jadi jembatan Jawa-Sumatera," kata Syahrul.

Pencapaian itu, kata Syahrul, dicapai berkat kegigihan Pemerintah Provinsi Lampung dan kepercayaan pengusaha kepada Lampung. Walaupun pemerintahan bagus, namun tidak didukung kepercayaan pengusaha, tidak akan menaikkan daya saing daerah.

"Itu membutuhkan pengondisian agar pengusaha percaya. Harus win-win karena pengusaha dan pemerintah sama-sama punya kepentingan," kata Syahrul Yasin Limpo.

Melihat makin tingginya kenaikan daya saing Lampung, sebagai Ketua APPSI, dia menilai sudah saatnya pemerintah pusat lebih banyak meratakan pembangunan ke daerah.

"Kekuatan Indonesia itu tidak lagi di Jakarta, tapi di semua sudut Indonesia. Kekuatan Indonesia itu seperti apa kekuatan provinsi. Oleh karena itu, pemerintah pusat memberikan dukungan, bukan menarik kewenangan itu ke atas sehingga daerah bisa berkembang lebih luas," kata Syahrul.

Pada sesi penyampaian daya saing, Gubernur Ridho memaparkan Lampung memiliki semua syarat untuk berkembang menjadi lokomotif Sumatera. Kondisi komparatif seperti Jalan Tol Trans Sumatera, Bandara Radin Inten II, Pelabuhan Panjang, dan penyeberangan Bakauheni-Merak, merupakan konektivitas yang membuat Lampung menjadi daerah tujuan investasi.

"Lampung surplus di bidang pangan seperti beras, jagung, singkong, dan ternak. Singapura tak jauh dari Lampung dan tak lama lagi konektivitas Lampung-Singapura akan terjalin. Kami tengah membenahi berbagai persoalan infrastruktur dengan mengalokasikan dana besar agar industrialisasi dan hilirisasi hasil pertanian makin berkembang. Kami komitmen menjadikan Lampung sebagai provinsi ramah investasi," kata Gubernur Ridho. 

Fokus pembangunan Lampung yakni pertanian, industri, dan pariwisata, menurut Ridho didukung terus membaiknya keamanan. Salah satu bentuknya, Kementerian Dalam Negeri secara konsisten menetapkan Lampung pada posisi pertama dalam penyelesaian konflik.

"Dengan kenaikan daya saing ini, kami berharap dapat membuat lompatan tinggi terhadap pembangunan Lampung," kata Ridho.

Sejak 2015, ACI meneliti daya saing 34 provinsi di Indonesia dengan memakai sejumlah indikator. Hasilnya, daya saing Lampung konsisten naik dari posisi 25, kemudian 14, dan terakhir 11 nasional. ACI bahkan menempatkan dua indikator yakni keuangan, bisnis, dan tenaga kerja, Lampung bahkan menyodok di posisi 9 nasional dari semula 21 pada 2015. Kemudian, pada indikator pemerintah dan institusi publik, Lampung di posisi delapan dari sebelumnya dari peringkat 28 nasional.

Melihat tren itu, Lampung berpeluang masuk 10 besar daya saing nasional karena dua dari empat indikatornya berada di 10 besar nasional. Kenaikan tajam daya saing itu, membuat ACI kini menempatkan Lampung di zona competitiveness. Untuk itu, Lampung harus bersaing dengan Sulawesi Selatan, Bali, Kepulauan Riau, dan seluruh provinsi di Pulau Jawa, agar masuk 10 besar.

"Indikator daya saing ini dijadikan para pengusaha untuk menilai apakah suatu provinsi layak dijadikan tempat berinvestasi. Pemeringkatan yang kami buat menjadi salah satu acuan dan hasil penelitian ini kami sebarkan ke berbagai negara sebagai kajian akademis," kata Research Fellow and Deputy Director ACI, Mulya Amri, pada seminar tersebut. (*)
Share:

Pesan Gubernur Ridho di Porprov Lampung

Foto: Yopie Pangkey.


setialampung - Saya berpesan kepada seluruh atlet untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas. Jadikan Porprov 2017 sebagai ajang silatuhrahmi dan arena latihan serta uji coba menuju ajang yang lebih tinggi. Saya berpesan kepada seluruh atlet agar selalu bersemangat dalam bertanding dan menjunjung tinggi sportifitas.

Pesan ini disampaikan Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo saat membuka kegiatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII, Lampung tahun 2017 di Pusat Kegiatan Olahraga Lampung, Way Halim, Senin (27/11).

Sebanyak 22 cabang olahraga (cabor) siap dipertandingkan pada ajang Porprov VIII ini. Selain gubernur, hadir pula bupati dan walikota se-Lampung.

Dengan diselenggarakannya Porprov VIII, Gubernur Ridho berharap agar para atlet dapat menggelorakan semangat olahraga dan bertanding secara sportif

"Selama ini Lampung memiliki prestasi yang membanggakan di beberapa cabang olahraga, terutama dari cabang olahraga tertentu. Seperti angkat besi dan angkat berat. Dengan diselenggarakannya Porprov, mudah-mudahan prestasi olahraga Lampung semakin merata di setiap cabang olahraga, minimal menyamai prestasi yang sudah ada," ungkapnya.

Dikatakannya, secara bertahap pihaknya terus memperbaiki fasilitas dan sarana olahraga yang ada. Sehingga tersedia sarana dan prasarana olahraga yang memadai dan dapat menunjang para atlet untuk lebih berprestasi lagi.

Koordinator Bidang Pertandingan PB Porprov VIII Lampung 2017, Julian Manaf menuturkan, porprov kali ini akan mempertandingkan 22 cabang olahraga yang memperebutkan 488 medali emas.

Rafi (15) atlet lari jarak 60 m dari Way Kanan mengatakan, kegiatan ini sangat positif untuk menanamkan nilai sportivitas dan kerja keras untuk para atlet. Rafi juga berterimakasih Kepada Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo karena sudah memperbaiki sarana olahraga.

Senada dengan Rafi, Simon (49) pelatih cabang olahraga takraw dari Tanggamus menyambut baik terselenggaranya kegiatan porprov. Ini karena dapat menjadi sarana untuk menciptakan atlet - atlet yang berbakat dari Lampung.

Seperti diketahui, pemerintah provinsi Lampung saat ini tengah membenahi semua sarana dan prasarana olahraga yang ada. PKOR Way Halim selain tengah dilakukan perbaikan, juga ditambah dua wahana baru, yakni Lapangan Sofball dan arena panjat tebing.

Porprov Lampung 2017 yang akan digelar hingga 6 Desember 2017 ini akan diikuti 2.483 atlet putra dan 1.363 atlet putri dengan total jumlah atlet yang berpartisipasi mencapai 3.846 atlet. Kemudian ditambah 1.047 official cabang olahraga. (*)

Share:

Polda Lampung periksa Bupati Lamsel, Zainudin Hasan, soal dugaan ujaran kebencian


setialampung - Direktorat reserse kriminal umum (Ditreskrimum) Polda Lampung terus melakukan pemeriksaan saksi dan mendalami kasus dugaan ujaran kebencian yang diduga dilakukan Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Zainudin Hasan pada saat pidato pada peringatan hari santri nasional di lapangan Citra Karya, Kalianda, Lamsel, minggu (22/10).

"Masih kita dalami saksi - saksi lain, nanti dikabari. Pak bupati (Zainudin Hasan) sudah diperiksa," kata Direktur Ditreskrimum Polda Lampung, Kombes Heri Sumarji, melalui pesan WhatsApp kepada setialampung.co.id, minggu (26/11).

Diketahui, Ditreskrimum Polda Lampung telah memeriksa saksi ahli atas dugaan penghasutan dan ujaran kebencian yang diduga dilakukan Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Zainudin Hasan saat pidato pada hari santri nasional di lapangan Citra Karya, Kalianda, Lamsel, minggu (22/10).

Direktur Ditreskrimum Polda Lampung, Kombes Heri Sumarji saat ditemui di ruang kerjanya, senin (20/11), mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah memeriksa tiga saksi ahli terkait dugaan ujaran kebencian dan penghasutan yang diduga dilakukan Bupati Lamsel, Zainudin Hasan.

"Kami sudah memeriksa tiga saksi ahli, diantaranya saksi ahli bahasa dan ahli pidana. Bila perlu akan meminta saksi ahli dari profesor," ujarnya.

Dijelaskannya, untuk ketiga saksi ahli tersebut berasal dari univeritas Lampung, sedangkan untuk saksi ahli profesor menurut rencana akan didatangkan dari luar Lampung.

"Terlapor untuk dugaan kasus ujaran kebencian dan penghasutan ini yaitu Bupati Lamsel, Zainudin Hasan dan disangkakan melanggar pasal 160 tentang penghasutan," jelasnya.

Bupati Lamsel, Zainudin Hasan saat dikonfirmasi terkait hal ini menuturkan, semoga Allah melembutkan hati - hati yang keras.

"Kita serahkan semoga Allah melembutkan hati - hati yang keras," kata Zainudin Hasan melalui pesan WhatsApp kepada setialampung.co.id, senin (20/11).

Sebelumnya, Bupati Lamsel, Zainudin Hasan dilaporkan ke polda Lampung oleh forum penegak kehormatan Nahdlatul Ulama (FPKNU), selasa (24/10), atas dugaan ujaran kebencian dan penghasutan saat pidato pada hari santri nasional di lapangan Citra Karya, Kalianda, Lamsel, minggu (22/10). Laporan tertuang di dalam nomor : LP/B-1208/X/2017/SPKT. (ben)
Share:

Gubernur Ridho beri bantuan kapal wisata untuk warga Pahawang


setialampung - Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo menyempatkan diri hadir ke Pulang Pahawang untuk menyapa warga dan peserta Pahawang Ecotourism Festival, minggu (26/11).

"Saya sempatkan untuk datang ke Pulau Pahawang, karena saya dengar wisata Pulau Pahawang ini sudah semakin ramai. Adanya festival Pahawang ini sangat penting artinya untuk keberlangsungan wisata Pesawaran khususnya dan wisata Lampung pada umumnya," kata Ridho Ficardo.

Menurut Gubernur Ridho, Pahawang Ecotourism Festival merupakan media promosi yang menampilkan berbagai event menarik. Festival ini menjadi wisata alternatif selain wisata bahari yang menjadi keunggulan Pesawaran.





Gubernur Ridho dalam sambutannya juga berharap, agar warga Pulau Pahawang dapat berperan aktif dalam menjaga keasrian pulau Pahawang, baik di darat maupun bawah lautnya.

"Namanya pariwisata ya harus jaga alam juga. Kalau alamnya rusak maka selesai pula wisatanya. Tidak akan bisa berkesinambungan. Maka, menjaga kelestarian alam terutama terumbu karang itu penting. Wisatawan kemari kan ingin melihat-lihat terumbu karang," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Ridho juga berpesan kepada para wisatawan dan kepada para guide agar sama-sama menjaga. Jangan sampai wisatawan menginjak-injak terumbu karang. Kesadaran wisatawan akan kelestarian juga sangat penting di sini.

Dalam kesempatan ini, Gubernur juga memberikan bantuan berupa kapal wisata untuk warga Pahawang. Agar nantinya wisatawan yang tidak berani berenang bisa menggunakan kapal tersebut yang bisa melihat-lihat keindahan bawah laut.

Bupati Pesawaran, Dendi Romadhona dalam sambutannya menjelaskan, rangkaian kegiatan Pahawang Ecotourism Festival sudah dimulai pada 14 November 2017, yaitu launching bersamaan dengan kegiatan Pesawaran Investment Promotion di Gedung Apkasi, Jakarta.

Lalu 20 November acara lomba lukis payung dan lomba lukis tong sampah. 25 November Tour de Wayang yang diikuti 250 peserta. Dan hari ini, Minggu (26/11), Fun Bike, Tour de Pahawang, Fun Diving, wisata mangrove, dan atraksi budaya.

Pahawang Ecotourism Festival diikuti 600 peserta funbike, 80 penyelam lokal/nusantara/mancanegara, komunitas senyum, pramuka saka wisata Pesawaran, komunitas traveling, komunitas foto, dan tamu undangan. Warga dan peserta Pahawang Ecotourism Festival pun gembira bisa bertemu dan bertatap muka serta swafoto bersama gubernur Lampung yang baru menjabat selama 3 tahun masa pemerintahannya. Beberapa kali Gubernur Ridho Ficardo tampak melayani peserta festival dan warga Pahawang yang ingin foto bersama. (*)


Share:

(FOTO) : Setiap Akhir Pekan, Jalan Imam Bonjol Jadi Langganan Macet


setialampung - Setiap akhir pekan, Jalan Imam Bonjol, Bandarlampung, selalu menjadi langganan macet. Seperti pada , Minggu (26/11). Keadaan ini dikeluhkan pengendara roda dua dan empat. (ben)
Share:

Lampung akan menjadi destinasi kompetisi menembak



setialampung - Usai bersilaturahmi dengan warga Pahawang dan wisatawan yang hadir dalam Pahawang Ecotourism Festival, Minggu (26/11), Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo langsung bertolak ke Piabung untuk menghadiri penutupan Marines Fun Shooting. Marines Fun Shooting merupakan ajang kompetisi menembak yang digelar dalam rangka HUT Marinir ke-72, di lapangan Jumaryo, Mako Brigif-3 Marinir Piabung, Pesawaran.

Gubernur Muhammad Ridho Ficardo menegaskan, siap mendukung pembangunan lapangan tembak terpadu untuk kemajuan atlet tembak Lampung agar lebih berprestasi di kancah yang lebih tinggi. Dalam 3 tahun kepemimpinan Gubernur Ridho Ficardo, telah banyak pembangunan yang dilakukan untuk kemajuan Lampung di bidang olahraga, salah satunya dengan merevitalisasi PKOR Way Halim sebagai pusat kegiatan olahraga yang representatif.





"Pemerintah provinsi (pemprov) Lampung akan mendukung pembangunan lapangan tembak di kota baru sebagai upaya dalam meningkatkan bakat atlit menembak Lampung, sekaligus peningkatan sarana dan prasarana untuk lokasi ajang kompetisi menembak," tegas Gubernur Ridho.

Terkait rencana tersebut, Gubernur Ridho Ficardo, meminta TNI, Polri, dan persatuan menembak Indonesia (Perbakin) menyiapkan konsep lapangan tembak terpadu. Gubernur Ridho juga meminta Perbakin Lampung menyiapkan proposal lapangan indoor air pistol di lapangan tembak Sukarame, Bandarlampung.

"Mungkin Lampung yang pertama di Indonesia punya lapangan tembak di luar kompleks militer, dengan meningkatkan sarana dan prasarana menembak, diharapkan Lampung menjadi destinasi kompetisi menembak," kata Gubernur.

Sementara, Asintel Dankormar Kolonel Marinir Widodo menyampaikan ucapan selamat kepada para juara lomba menembak. Widodo menjelaskan, para juara merupakan hasil kerja keras dan teknik tinggi.

Penghargaan diberikan untuk kategori lomba tembak reaksi, Juara I diraih Buso, Juara II diraih Frans Paul, dan Juara III diraih oleh Mega Putra. Sedangkan untuk kategori lomba tembak senapan, Juara I diraih Mega Putra, Juara II Edi Hariyanto, dan Juara III Kristian Wijaya. Untuk kategori TNI/Polri, Juara I Ari, Bruno sebagai Juara II, dan Andi sebagai Juara III. (*)


Share:

Ridho dan Mustafa menurut rencana akan hadiri deklarasi KAD Lampung


setialampung - Komite Advokasi Daerah (KAD) Lampung akan menyelenggarakan deklarasi dan seminar anti korupsi di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Malahayati, Bandarlampung, selasa (28/12).

Ketua Panitia Pelaksana acara, Mofaje Caropeboka mengatakan, kegiatan deklarasi dan seminar KAD Lampung ini salah satu output terbentuknya KAD Lampung atas inisiasi KADIN Lampung dan pemerintah propinsi (pemprov) Lampung yang difasilitasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia.

“Lampung salah satu daerah percontohan pembentukan KAD anti - korupsi yang sejak awal difasilitasi oleh KPK RI dengan secara aktif mendorong keterlibatan KADIN dan pemprov Lampung," katanya.

Menurutnya, kegiatan ini salah satunya bertujuan sebagai ajang sosialisasi perihal keberadaan KAD Lampung sekaligus sebagai stimulan untuk mendorong pelaku dunia usaha di Lampung untuk secara aktif terlibat dalam proses pemberantasan tindak pidana korupsi.

Ketua KAD Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi menuturkan, keanggotaan KAD Lampung berasal dari lintas profesi dan organisasi yang terdiri dari unsur pemerintah, pelaku usaha (KADIN dan asosiasi pengusaha), civil society organization (CSO), dan akademisi.

“KAD beranggotakan organisasi perangkat daerah, pemegang izin usaha, KADIN, dan asosiasi pengusaha. Melalui KAD diharapkan pelaku bisnis dan regulator bersama-sama mencegah korupsi. KAD sendiri diniatkan sebagai wadah komunikasi dan kerja-sama dalam membangun komitmen anti-korupsi antara regulator dan pelaku usaha," ungkapnya.

Menurut rencana, deklarasi dan seminar anti-korupsi KAD Lampung dengan tema Aspek Hukum Pidana Korporasi ini akan dibuka oleh Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dan dengan narasumber, kepala biro hukum KPK RI, ketua pengadilan tinggi Tanjungkarang, Ketua KADIN Lampung, Mustafa, Biro Hukum Setda Lampung, Akademisi FH Universitas Lampung, Budiono. Kegiatan Deklarasi KAD Lampung akan dihadiri sekitar 400 peserta dan undangan dari kalangan pengusaha, pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat sipil (OMS), organisasi mahasiswa, dan media massa. (rls)
Share:

Relawan KitaRidho bantu warga bangun drainase di Metro



setialampung - Relawan Kita RIDHO semakin aktif mensosialisasikan petahana bakal calon gubernur (Bacagub) Lampung dengan membantu dan mewujudkan kebutuhan masyarakat di Bumi Ruwa Jurai. Kali ini, Relawan Kita RIDHO bersama masyarakat Metro di kelurahan Yosorejo, jalan Karomah dan Tulangbawang bergotong royong membangun drainase.

"Alhamdulillah warga sangat antusias menyambut kedatangan kami untuk bergotong - royong membangun drainase," Kata Ketua  Relawan KitaRIDHO, Ridhwan, minggu (26/11).

Pergerakan relawan Kita RIDHO turun ke kabupaten/kota se-Lampung untuk berkontribusi membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Kemudian, pihaknya bertemu dengan salah satu warga yang menyampaikan di lingkungan tempat tinggalnya sangat membutuhkan bantuan pembangunan drainase dan sumur bor.

"Setelah diskusi bersama warga, kemudian diputuskan untuk membangun drainase dulu. Karena mereka (warga) meminta agar Kita RIDHO dapat mendahulukan pembangunan  drainase ketimbang sumur bor. Ini wujud kepedulian Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo melalui relawan Kita RIDHO," ujarnya.

Selain Metro, lanjutnya, relawan Kita RIDHO berencana akan beranjak ke Pringsewu untuk kembali membantu masyarakat setempat.

"Rencananya kita akan ke Pringsewu untuk membangun drainase juga karena kami sudah mendapat laporan dari warga setempat," jelasnya. (*)
Share:

Lampung surganya para bikers


setialampung - Awalnya Krakatoa Bike Week ini diadakan 3 tahun sekali, kemudian sekarang satu tahun sekali. Tapi saya minta kalau bisa jangan hanya satu tahun sekali, teman-teman klub motor ini bisa juga ikut meramaikan setiap event-event yang ada di Lampung. Supaya bisa ikut mempromosikan Lampung sebagai destinasi wisata.

Demikian disampaikan Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo saat menutup secara resmi kegiatan Krakatoa Bike week 2017 yang dipusatkan di lapangan Saburai, Korem 043/Gatam, sabtu (25/11).

Kegiatan yang digelar selama dua hari tersebut dihadiri ribuan biker dari seluruh Indonesia. Turut hadir pula pada malam penutupan yakni Bupati Pesawaran, Dendi Romadhona, Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya, Sekjend Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Pusat, Bro Jefrey Eugene, Kadis Pariwisata Budiharto, Jajaran Forkopimda Lampung serta tamu undangan.

Gubernur Ridho menuturkan, Lampung akan mengadakan event Lampung Fair 2017. Oleh karenanya, ia meminta teman - teman biker untuk turut meramaikan event tersebut.

"Dalam waktu dekat akan ada event Lampung Fair 2017. Mungkin nanti pak kadis pariwisata yang juga biker ini bisa mengajak teman-teman klub untuk turut meramaikan kegiatan tersebut sekaligus sebagai ajang silaturahmi," katanya.

Oleh karena itu, Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo meminta agar HDCI dan klub motor lainnya ikut mempromosikan Indonesia sebagai salah satu touring destination, terutama ke Lampung

"Tadi kata pak sekjend, Lampung adalah Bikers Land, Lampung sebagai surganya para bikers, oleh karenanya saya meminta teman-teman biker untuk turut serta dalam mempromosikan Lampung sebagai daerah destinasi wisata," ungkapnya.

Sekjend HDCI pusat, Bro Jefrey Eugene menuturkan, klub motor jangan hanya dikenal melalui kegiatan hobby motornya saja, tapi juga kegiatan-kegiatan sosial agar dapat bersinergi bersama pemerintah, komunitas, dan masyarakat luas.

Jefrey Eugene juga menyampaikan ba dalam waktu dekat HDCI akan berangkat ke Amerika untuk memperingati 115 tahun Harley davidson sekaligus mempromosikan kebudayaan Indonesia. (*)

Share:

STIE Satu Nusa dan PMI Kota Metro tandatangani MoU

setialampung - Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIE Satu Nusa Bandarlampung melaksanakan nota kesepahaman (MoU) dengan PMI Kota Metro, di Kampus Perguruan Tinggi Satu Nusa di Jalan ZA. Pagar Alam no. 17 A Bandarlampung, minggu (25/11).

Penandatanganan MoU dilaksanakan oleh Kepala Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIE Satu Nusa Bandarlampung, Rusdan, atas nama ketua STIE Satu Nusa Bandarlampung dan PMI Kota Metro oleh Ade Kurniawan.



Setelah penandatanganan MoU, dilanjutkan kegiatan donor darah yang diikuti 150 pendonor darah dari civitas akademika STIE Satu Nusa dan masyarakat umum yang dikoordinasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIE Satu Nusa yang diketuai Junaidi, dalam arahan wakil ketua III bidang kemahasiswaan Yudiana Sari.

Donor darah diawali pengambilan darah Wakil Ketua I Bidang Akademik, Jeny Puspita. Acara Donor darah ini akan menjadi agenda rutin dari BEM STIE Satu Nusa Bandar Lampung dan merupakan wujud bhakti sosial Civitas Akademika STIE Satu Nusa Bandar Lampung kepada masyarakat. (*)
Share:

Yustin beri bantuan kursi roda untuk Riki

Foto: Deka Vivi.

setialampung - Ketua Tim Penggerak PKK Lampung, Aprilani Yustin memberikan alat bantu kursi roda kepada Riki Ramdoni (21), warga Kampung Banjar Negara, Kecamatan Baradatu, Way Kanan, jumat (24/11).

Istri Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo ini memberikan bantuan usai menghadiri kegiatan penilaian lomba kesatuan gerak PKK-KB-Kesehatan tingkat provinsi Lampung tahun 2017 dan pengajian akbar dalam rangka HUT Korps Pegawai Republik Indonesia ke-46, di Kampung Pakuan Baru, Kecamatan Pakuan Ratu, Way Kanan, Jumat (24/11).

Riki Ramdoni (21) memiliki penyakit yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium leprae. Tipe penyakit granulomatosa pada saraf tepi dan mukosa dari saluran pernapasan atas dan lesi pada kulit adalah tanda yang bisa diamati dari luar.

Anak pasangan dari Mahyudin (45) dan Masitoh (37) itu merupakan anak pertama dari empat bersaudara, menderita penyakit tersebut sejak kelas enam sekolah dasar.

"Anak kami ini menderita penyakit sejak kelas enam sekolah dasar, sebelumnya sudah pernah di rawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, lalu Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek dan Rumah Sakit di Way Kanan," ujar Mahyudin.

Atas perhatian yang diberikan Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo melalui Yustin Ficardo, Mahyudin menyampaikan terima kasihnya kepada Gubernur Ridho atas kepedulian terhadap anaknya tersebut. 

"Saya sangat berterima kasih sekali dan kami mengharap sekali bantuan yang diberikan ini sebagai alat bantu untuk anak kami," kata Mahyudin.

Sementara, Yustin Ficardo mengatakan, bantuan tersebut adalah bentuk perhatian Gubernur Ridho terhadap masyarakat yang mengalami kesusahan pada posisi kurang mampu. 

"Bentuk peduli kita sebagai seorang muslim membantu sesama muslim lainnya yang sedang terkena musibah dan diumur yang sekarang baru menerima bantuan. Pak Ridho memberikan kepedulian ini, yang mudah-mudahan alat bantu kursi roda tersebut dapat bermanfaat, supaya adik kita ini dapat bersosialisasi dengan masyarakat, tidak minder, dan bisa berkumpul dengan kawan seusianya," ujar Yustin.

Yustin Ficardo berharap agar masyarakat sekitar juga untuk bersama-sama saling tolong menolong dan membantu terhadap warga yang sedah kesusahan. "Mereka yang sedang susah dan kurang mampu harus tetap kita perhatikan, karena mereka juga masyarakat Lampung yang perlu kita sama-sama kita bantu," kata Yustin. (*)
Share:

Minat calon peserta tinggi, pengumpulan naskah lomba menulis diperpanjang


setialampung - Lantaran tingginya animo calon peserta lomba menulis esai, dinas komunikasi dan statistik Lampung memperpanjang waktu pengumpulan naskah lomba sampai 30 November 2017.

Kabid Diseminasi dan Informasi Diskominfotik Lampung, Ganjar, menjelaskan, hal lain diperpanjangnya waktu ini juga lantaran masih ada peserta yang belum paham terkait ketentuan peraturan lomba menulis esai, seperti berapa banyak jumlah suku kata atau halamannya

“Dalam syarat disebut, menulis esai minimal 3.000 hingga 7.500 karakter (suku kata). Diperkirakan bisa sampai 8 atau 9 lembar halaman. Boleh lebih, dan minimal 5 lembar,” jelasnya.

Dengan adanya batas penundaan pengumpulan naskah lomba, diharapkan juga semakin banyak peserta yang bisa terjaring untuk ikut. Selain itu, pemerintah selaku penyelenggara ingin memberikan kesempatan untuk seluruh kalangan, terutama kepada para pelajar di Lampung.

“Jadi banyak yang sudah melakukan komunikasi kepada kami agar batas akhir bisa ditambah. Dan ini sudah kita lakukan,” ungkapnya.

Diketahui, Pemprov Lampung, melalui Diskominfotik, sudah mulai membuka dan menerima naskah karya tulisan para peserta yang akan mengikuti Lomba Menulis Esai, hingga 30 November 2017.
Lomba Menulis Esai sendiri mengangkat tema “Optimisme masa depan Provinsi Lampung setelah kehadiran Jalan Tol Trans Sumatera dan Bandara Internasional Radin Inten II”.
Para peserta nantinya, juga bisa memilih Sub tema sebagai berikut, Jalan Tol Sumatera dan Peluang Pengembangan Ekonomi Kreatif di Lampung, Dampak Positif Jalan Tol Trans Sumatera bagi peningkatan Pemerataan Ekonomi Daerah Lampung.
Lalu, Manfaat Jalan Tol Trans Sumatrera dan Pengembanangan Wilayah Strategi di Lampung, Peluang dan Tantangan Bandara Radin Inten II sebagai Bandara Internasional, dan yang terakhir, Bandara Internasional Radin Inten II dan Peluang Pengembangan Destinasi Wisata di Lampung.
Untuk ketentuan peserta, karya tulisan esai harus orisinal, bukan hasil googling dan bukan karya yang dibuatkan orang lain serta ditulis dalam bahasa Indonesia sesuai kaidah EYD (Ejaan Yang Disempurnakan). Dan isi tulisan harus sesuai dengan isi tema yang ditetapkan panitia. Peserta juga boleh mengambil referensi data dari buku maupun internet dan wajib mencantumkan referensi tersebut.
Karya esai ditulis dengan format Word RTF, jenis huruf Times New Roman, dengan spasi 1,5. Panjang tulisan untuk semua kategori (pelajar SMA/SMK/MA, Mahasiswa, dan Umum) adalah penulisan minimal 3.500 sampai 7000 kata.
Enam peserta untuk masing-masing kategori yang karyanya dinilai layak, harus mempresentasikan karyanya di depan Dewan Juri. Apabila dikemudian hari diketahui peserta melakukan pelanggaran (bukan karya sendiri atau memalsukan dokumen) maka panitia berhak membatalkan kemenangan.
Panitia berhak mempublikasikan kembali karya peserta dengan mencantumkan nama penulisnya. Keputusan dewan juri tidak bisa diganggu gugat.
Perihal syarat-syarat peserta adalah wajib warga Provinsi Lampung yang dibuktikan dengan scan KTP/SIM/Paspor/Kartu Mahasiswa/Kartu Pelajar. Peserta maksimal mengirimkan dua judul tulisan. Dan Peserta mengisi formulir pendaftaran yang sudah disediakan oleh panitia.
Karya tulis esai atau opini belum pernah dimuat di media massa mana pun dan atau pernah diikutsertakan pada sayembara lain.
Peserta mengirimkan berkas, Karya Esai dengan format Word RTF, Formulir pendaftaran yang sudah diisi (format PDF atau MS Word), Surat Pernyataan keaslian karya disertai materai (format PDF), pas foto berwarna ukuran 4×6.
Soft file naskah karya dan soft file berkas lain dikirim ke alamat email
lombaessaylampung2017@gmail.com dengan subjek namapeserta_kategori. Lalu, menyerahkan karya dalam bentuk hardcopy ke Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, atau contact person, Bapak Ganjar di nomor 081369991825.
Pembukaan lomba dibuka dari tanggal 1 – 30 November 2017, dan naskah sudah paling lambat diterima panitia tanggal 30 November 2017. Dewan Juri yang masuk didalamnya adalah dari unsur kalangan Jurnalis, Akademisi, dan Pemerintah Provinsi Lampung.
Lomba Menulis Esai ini pun terbuka untuk kalangan pelajar SMA/SMK/MA, Mahasiswa, dan umum. Untuk pengumuman juara direncanakan akan bertempat di Mall Boemi Kedaton (MBK) Bandarlampung pada 4 Desember 2017 mendatang dengan total hadiah jutaan rupiah. (*)
Share:

26 ribu guru SMA/SMK se-Lampung dapat baju batik dari Gubernur Ridho


setialampung - Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo secara simbolis melalui Sekretaris Daerah Lampung, Sutono, membagikan baju batik untuk 26 ribu guru SMA dan SMK se- Lampung, dalam memperingati hari guru nasional 2017 dan HUT persatuan guru Republik Indonesia ke-72, di Lapangan korpri kantor gubernur Lampung, kamis (23/11).

Sutono mengatakan, PGRI sebagai organisasi profesi harus siap mentransformasi perubahan sebagai kekuatan moral intelektual. 

"PGRI terus menerus mengajak dan mendorong seluruh pengurus dan anggota untuk belajar, mengakrabi teknologi, dan beragamnya sumber belajar sebagai pusat pengembangan diri dan pengembangan pengetahuan dan keterampiian anak didik," ujar Sutono.

Sosok guru inspiratif adalah yang mengedepankan sikap teladan, bijak penuh welas asih, memiliki disiplin diri yang kuat, mengedepankan kata-kata positif, tidak segan memberikan apresiasi atas hasil karya siswa, dan menghormati tanpa pilih kasih. 

"Guru adalah sosok yang menyatukan keberagaman dan senantiasa ingin memberi serta tidak menyerah dengan beragam tantangan yang dihadapi. Itulah cerminan sikap sejati pendidik," kata Sutono.

Dia menuturkan perubahan pola pikir guru menjadi perhatian serius PGRI yang berkomitmen menjadikan guru sebagai motor penggerak perubahan menuju bangsa yang maju dan berkepribadian Indonesia. 

"Diharapkan adanya perubahan pols pikir pengelola pendidikan di berbagai tingkatan dalam memperbaiki tata kelola pendidikan utamanya tata kelola guru. Berbagai persoalan pendidikan kiranya dapat diurai melaiui tata kelola guru yang jelas, sistematis, dan komprehensif," ujar Sutono.

Sutono mengpresiasi seluruh guru, tenaga pendidik, utamanya guru honorer yang selama ini tiada kenal lelah mengisi kekosongan guru dengan mengajar sepenuh hati. "Tanpa dedikasi mereka, dapat dibayangkan bagaimana proses pembelajaran berlangsung bila gurunya tidak ada. Adalah wajar, apabila berbagai pihak memberikan perhatian terhadap kesejahteraan dan peningkatan kualitas mereka," kata Sutono.


Pada kesempatan itu juga, Sutono mengatakan, Gubernur Ridho berkomitmen memajukan pendidikan. Gubernur memprioritaskan bidang pendidikan dan mengalokasikan anggaran dari 2016 sebesar 23% dan pada 2017 naik menjadi 37% yang itu di atas kewajiban dari perundang-undangan yang hanya 20%. Bentuk perhatian terhadap kesejahteraan guru, katan Sutono, antara lain memberikan sertifikasi guru menjadi profesional. (*)
Share:

Politik

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog