Diduga terlibat aksi kelompok pria bertopeng, ini kata ketua dewan pembina KAMPUD

Kendaraan yang diduga digunakan kelompok bertopeng. Foto: istimewa.

setialampung - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kesatuan Aksi Mahasiswa dan Pemuda Untuk Demokrasi (KAMPUD) disebut - sebut diduga terlibat dalam aksi kelompok bertopeng yang terindikasi membagikan selebaran kertas yang isinya disinyalir menyudutkan Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficado.

KAMPUD diduga terlibat lantaran adanya stiker KAMPUD yang tertempel di kendaraan pribadi roda empat Hyundai Trajet warna silver dengan nomor polisi B 8399 BS yang disinyalir digunakan kelompok bertopeng tersebut.

Ketua Dewan Pembina LSM KAMPUD, Seno Aji, ketika dikonfirmasi terkait hal ini mengaku belum mengetahuinya.

"Saya belum mengetahui persisnya, karena saya masih di Jakarta sekarang," ujarnya kepada setialampung.co.id, kamis (16/11).

Seno menuturkan, dirinya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan rekan - rekannya.

"Saya akan koordinasi dulu dengan teman - teman di Bandarlampung, karena saya juga belum tahu tentang manusia topeng dan isi selebaran yang dibagikan," katanya.

Namun, beberapa jam kemudian, saat ditanya kembali apa hasil koordinasinya, pria yang juga menjabat ketua AMPG Bandarlampung ini menuturkan, terkait hal ini akan dijelaskan oleh ketua KAMPUD.

"Nanti biar ketua KAMPUD yang menjelaskan, saya belum bertemu yang lain, baru tiba di bandara," ucapnya.

Diketahui, dilansir dan dikutip dari fajarsumatera.co.id, rabu (15/11), kelompok pria bertopeng muncul di Pesawaran. Kelompok bertopeng berpakaian sipil ini diduga membagikan selebaran kertas yang disinyalir menyudutkan Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo, selasa (14/11), sehingga telah membuat masyarakat Pesawaran resah.

Kelompok yang tidak diketahui identitasnya ini muncul dipusat pelayanan kependudukan (Disdukcapil) Pesawaran sehingga membuat gaduh warga setempat.

Dalam aksinya, kelompok bertopeng yang beranggotakan empat orang laki - laki itu diduga menggunakan sebuah kendaraan roda empat minibus Hyundai Trajet berwarna silver dengan nomor polisi B 8399 BS membuat suasana di depan kantor Disdukcapil menjadi ramai. Ratusan warga terlihat sibuk membaca selebaran kertas yang isinya menjatuhkan nama orang nomor satu di Lampung tersebut.

Namun, aksi kelompok ini sempat terhenti saat beberapa awak media berusaha mengambil gambar. Bahkan mereka berusaha menghampiri awak media yang mengabadikan kendaraannya. Beruntung aksi tersebut tidak terjadi pertikaian, sebab kelompok yang belum diketahui asalnya itu bergegas tancap gas ke Bandar Lampung

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengaku kaget terkait aksi yang dilakukan kelompok bertopeng tersebut.

“Saya kaget, kok ada orang pake topeng bagi-bagi selebaran kertas ini,” singkatnya. (ben/*)
Share:

Politik

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog