Langsung ke konten utama

Lampung berpotensi sebagai kawasan khusus ekonomi maritim


setialampung - Para Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) ke-XLIV Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI menilai Lampung berpotensi menjadi kawasan industri pertahanan. Para siswa Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) itu menilai, Lampung strategis dalam artian sebagai pintu gerbang Sumatera.

"Selain berpotensi sebagai pertahanan, juga berpotensi menjadi kawasan khusus enonomi maritim," ujar Ketua Kelompok Pasis Dikreg ke-44, Kolonel Inf. Yustinus, saat menyampaikan executive summary (ringkasan eksekutif) KKDN Pasis Dikreg ke- 44 Sesko TNI 2017 sekaligus menyerahkannya ke pemerintah provinsi (Pemprov) Lampung, di ruang rapat utama kantor gubernur Lampung, Jumat (3/11).

Yustinus mengatakan, peluang dan kekuatan Lampung itu perlu direkomendasikan dengan cara mengembangkan potensi wilayah guna memacu kesejahteraan masyarakat yang berimplikasi terhadap ketahanan wilayah. Selanjutnya, penyelarasan strategi pembangunan dan kepentingan pertahanan. Lalu, pengembangan kekuatan militer, pemanfaatan, peningkatan fungsi sarana, dan prasarana wilayah untuk kepentingan pertahanan.

Potensi tersebut, kata Yustinus, antara lain realisasi wilayah Kalianda menjadi kawasan ekonomi khusus pariwisata, dan mengembangkan energi terbaru yang melimpah di Lampung seperti geotermal, matahari dan angin untuk mewujudkan kemandirian energi.

"Potensi lain yang harus dikembangankan yakni meningkatkan produksi hilir terutama produksi pengolahan yang selama ini hasil bumi melimpah di Lampung," ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, memberdayakan BUMD secara optimal, dan memanfaatkan potensi sebagai pintu gerbang Jawa - Sumatera sekaligus mengantisipasi implikasi negatif narkoba, illegal logging, dan human trafficking.

Direktur Evaluasi dan Pengembangan Sesko TNI, Brigjen TNI Deddy Kusbandi mengatakan, para pasis memperoleh data tentang sumber daya nasional yang dimiliki Lampung guna kepentingan pertahanan negara.

"Para pasis berupaya mengolah, menyusun dan menganalisa data tersebut dengan tujuan mensinergikan sumber daya serta mengoptimalkan sarana dan prasarana yang ada didaerah sehingga dapat dijadikan second opinion dalam penyiapan pertahanan negara," jelasnya.

Data tersebut, katanya, dijadikan sebagai alternatif konsep bagi pemerintah daerah, komando kewilayahan, dan seluruh jajaran dalam rangka penataan dan pengembangan sumber daya pertahanan wilayah.

"Kami menyadari, kegiatan ini tidak tercapai secara optimal jika tidak didukung dan peran aktif kerja sama yang diberikan seluruh pejabat dan jajaran yang ada di Lampung," ungkapnya.

Dia berharap, kerjasama dalam pemberdayaan wilayah ketahanan dan penataan wilayah, dapat mendukung pertahanan wilayah yang semangat kebangsaan dan kesadaran belanegara.

"Ini dapat dijadikan landasan kokoh dan dapat meningkatkan semangat kebersamaan dalam memperkuat komitmen kita untuk selalu memberikan yang terbaik sesuai peran, tugas dan fungsinya masing-masing," ujarnya.

Sekretaris Daerah Lampung, Sutono menuturkan, apa yang disampaikan pada ringkasan eksekutif tersebut sejalan dengan program lemprov Lampung.

"Apa yang disampaikan calon - calon pemimpin bangsa sangat strategis dan selaras dengan tujuan Gubernur Ridho, yakni untuk pembangunan dan mensejahterakan masyarakat," ujar Sutono. (*)

Postingan populer dari blog ini

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Berikut Pidato Lengkap Presiden Joko Widodo

setialampung.co.id - MPR RI resmi melantik Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2019 - 2024, minggu (20/10).

Usai dilantik, Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutannya. Berikut pidato lengkap Presiden Joko Widodo.


Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera Bagi Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Yang saya hormati para pimpinan dan seluruh anggota MPR, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia, Yang saya hormati Ibu Megawati Soekarnoputeri, Presiden ke-5 Republik Indonesia, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. Soesilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Bapak Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr. Boediono, Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Bapak Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke- 12 Republik Indonesia.

Yang saya muliakan kepala negara dan pemerintahan serta utusan …

Imbauan Kapolda Lampung, Irjen Purwadi Arianto

setialampung.co.id - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019 - 2024 yang akan berlangsung pada 20 Oktober 2019, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto mengimbau kepada semua masyarakat dan semua elemen agar mengikuti apa yang telah menjadi aturan. Sehingga pelaksanaan kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden berlangsung aman dan terkendali.

"Semua ini (pelantikan presiden) adalah kemenangan masyarakat Indonesia. Ini adalah anugerah buat Bangsa Indonesia. Untuk itu saya mengimbau kepada semua pihak agar semua situasi berjalan kondusif, aman dan terkendali. Silakan menyampaikan pendapat dengan santun dan sopan," ujarnya.

Purwadi juga menutukan, pihaknya menempatkan personil secukupnya. Diantaranya seperti di lokasi penyeberangan menuju pulau Jawa yaitu di Bakauheni, Lampung Selatan.

"Memang ada indikasi pemberangkatan massa tapi tidak terlalu banyak. Bagi pendukung yang lagi bersuka ria, agar penyampaiannya tidak mengganggu yang lainnya,"…