Langsung ke konten utama

Gubernur Ridho dorong pembangunan kantor Polda Lampung dimulai tahun Ini


setialampung - Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo mendorong pembangunan pusat perkantoran kepolisian daerah (Polda) Lampung dimulai bertahap tahun 2018 ini. Hal ini diperkuat dengan isyarat tahapan pembangunan dianggarkan juga dalam Anggaran Pemerintahan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan dan mendapat dukungan penuh dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Rencananya di APBNP dapat segera dilaksanakan tahapan awalnya. Sehingga bersamaan dengan jalan tol, maka Polda juga sudah mulai membangun di sana," ujar Gubernur Ridho, dalam acara penyerahan hibah tanah dari pemerintah provinsi (pemprov) Lampung kepada Polda Lampung, di Sekolah Polisi Negara (SPN) Kemiling, Bandarlampung, senin (29/1/2018).

Gubernur Ridho mengatakan, mendukung penuh upaya Polda Lampung untuk mewujudkan pusat perkantoran Polda itu. Apalagi, pembangunannya telah mendapat dukungan penuh dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Sehingga pengembangan secara teknis dapat segera dilaksanakan.

"Lebih dari itu, pemprov Lampung juga memberikan dukungan penuh terkait pembangunan tersebut. Pemprov Lampung juga terus berkoordinasi dengan kementerian, bappenas, kementerian PU untuk mendukung hal tersebut. Sehingga dalam waktu yang bersamaan dapat segera dilaksanakan pembangunannya," tegas Ridho.

Penyerahan tanah hibah tersebut, berdasarkan keputusan gubernur Lampung nomor: G/66/B.07/HK/2018 tentang hibah barang milik pemprov Lampung berupa tanah yang terletak di kawasan pusat pemerintahan kota baru, kecamatan Jati Agung, Lampung selatan, provinsi Lampung kepada kepolisian negara Republik indonesia daerah Lampung. Tanah tersebut diterima Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana seluas 23,7 hektar.

"Tujuan utama penghibahan tanah ini tentunya untuk memperkuat kapasitas dan kapabilitas institusi organisasi kepolisian daerah Lampung," tambah Gubernur.

Gubernur juga menjelaskan, hal ini sejalan dengan pengusulan pemprov Lampung beberapa tahun yang lalu, bahwa sesuai dengan situasi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan wilayah provinsi Lampung, maka sudah sangat layak apabila Polda Lampung diubah menjadi tipe A.

"Peningkatan kapasitas ini termasuk pemberian lahan, tentunya harus dilaksanakan dengan momentum yang tepat dan harus segera kita laksanakan pembangunannya. Maka pemprov Lampung tetap berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada seluruh jajaran forkopimda, bukan hanya polda Lampung," jelas Gubernur Ridho.

Gubernur berharap, lahan seluas 23,7 hektare tersebut cukup untuk jangka panjang ke depannya.

"Dan terkait pengembangan seperti SPN dan lainnya, merupakan hal yang tak asing bagi Pemprov Lampung untuk memberikan dukungan secara khusus," kata Gubernur Ridho.

Ridho mengajak seluruh komponen bangsa di Lampung aktif mengisi kemerdekaan. Terutama menjaga kedaulatan dengan memajukan daerah serta mensejahterakan masyarakat.

"Kekompakan kita adalah modal utama kita. Dan masing - masing sektor sudah memiliki perannya sendiri dalam mewujudkannya," terangnya.

Kapolda Lampung, Irjen. Pol Suntana, mewakili Kapolri mengucapkan terimakasih dan rasa bangga kepada Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo yang telah menghibahkan tanah.

"Kemarin saya sudah melaporkan kepada kapolri terkait hibah tanah yang diberikan Gubernur Lampung. Dan beliau sangat setuju serta menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian Gubernur ridho," kata suntana.

Kapolda menjelaskan, tahun ini proses pembangunan secara bertahap akan dilaksanakan sesuai dengan arahan Gubernur Ridho. Ia menjelaskan, lokasi Polda Lampung di kawasan pusat pemerintahan Kota Baru berada pada lokasi strategis yakni dekat pintu masuk keluar tol trans sumatera.

Dalam kesempatan tersebut, terdapat juga penyerahan bantuan dari Bank BRI kepada Polda Lampung berupa 30 unit kendaraan motor patroli KLX 150 New senilai Rp1,020 miliar. (*)

Postingan populer dari blog ini

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Berikut Pidato Lengkap Presiden Joko Widodo

setialampung.co.id - MPR RI resmi melantik Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2019 - 2024, minggu (20/10).

Usai dilantik, Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutannya. Berikut pidato lengkap Presiden Joko Widodo.


Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera Bagi Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Yang saya hormati para pimpinan dan seluruh anggota MPR, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia, Yang saya hormati Ibu Megawati Soekarnoputeri, Presiden ke-5 Republik Indonesia, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. Soesilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Bapak Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr. Boediono, Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Bapak Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke- 12 Republik Indonesia.

Yang saya muliakan kepala negara dan pemerintahan serta utusan …

Imbauan Kapolda Lampung, Irjen Purwadi Arianto

setialampung.co.id - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019 - 2024 yang akan berlangsung pada 20 Oktober 2019, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto mengimbau kepada semua masyarakat dan semua elemen agar mengikuti apa yang telah menjadi aturan. Sehingga pelaksanaan kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden berlangsung aman dan terkendali.

"Semua ini (pelantikan presiden) adalah kemenangan masyarakat Indonesia. Ini adalah anugerah buat Bangsa Indonesia. Untuk itu saya mengimbau kepada semua pihak agar semua situasi berjalan kondusif, aman dan terkendali. Silakan menyampaikan pendapat dengan santun dan sopan," ujarnya.

Purwadi juga menutukan, pihaknya menempatkan personil secukupnya. Diantaranya seperti di lokasi penyeberangan menuju pulau Jawa yaitu di Bakauheni, Lampung Selatan.

"Memang ada indikasi pemberangkatan massa tapi tidak terlalu banyak. Bagi pendukung yang lagi bersuka ria, agar penyampaiannya tidak mengganggu yang lainnya,"…