Langsung ke konten utama

Gubernur Ridho: kemajuan di Lampung merupakan hasil kerja semua pihak


setialampung - Berbagai kemajuan pembangunan di Lampung merupakan sinergitas dari para forkopimda termasuk jajaran Kepolisian. Ini adalah tahun kedua pemerintah provinsi (pemprov) Lampung memperoleh peringkat pertama dalam penghargaan terbaik penanganan konflik sosial se-Indonesia. Ini adalah kerja semua pihak termasuk seluruh aparatur dan jajaran TNI polri.

Hal ini disampaikan Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo di dalam acara kenal pamit kapolda Lampung yang dilaksanakan di Swiss Belhotel Bandarlampung, senin (15/1/2017).

Selain itu, kata Ridho, capaian lain yang berhasil diraih Lampung, seperti meningkatnya daya saing Lampung yang kini mencapai peringkat sebelas se-Indonesia.

"Ini adalah kerja kita pemprov bersama kabupaten/kota dan jajaran TNI polri. Karena kerja keras kita semua, daya saing bisa terbangun, pembangunan bisa berlanjut, konektivitas lancar, kesejahteraan meningkat tanpa adanya stabilitas dan jaminan keamanan di daerah kita. Maka hal yang paling pokok buat kita semua adalah sinergitas forkopimda Lampung," ujar Ridho.

Pada kesempatan itu, Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo mengucapkan selamat datang kepada kapolda Lampung yang baru Irjen. Pol Suntana dan menyampaikan terimakasih tak terhingga kepada Irjen Pol Suroso Hadi Siswoyo yang telah menjalankan amanat sebagai kapolda Lampung selama ini.

"Empat bulan mungkin waktu yang singkat untuk Irjen Pol Suroso, tetapi masyarakat Lampung berterimakasih dan saya sampaikan kepada pak Suroso, bahwa kiprahnya selama ini dalam waktu yang singkat sudah sangat banyak yang telah dilakukan, semoga sukses di tempat penugasan yang baru. Selamat datang dan selamat bertugas Irjen Pol Suntana. Inilah kita, Lampung dengan segenap kelebihan dan kekurangannya," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Ridho juga memberikan penghargaan kepada Irjen Pol Suroso Hadi Siswoyo berupa piagam penghargaan atas pengabdian dan kerjasama yang baik dalam menjalankan tugas sebagai kapolda Lampung.

Gubernur Ridho mengatakan, dirinya menaruh harapan kepada kapolda yang baru untuk bersama - sama memajukan Lampung.

"Tentunya besar harapan saya dan kita semua kepada kapolda yang baru untuk dapat melanjutkan tongkat estafet. Segala upaya - upaya yang telah dilakukan oleh para pendahulu demi Lampung yang kita cintai," kata Ridho.

Kepada jajaran kepolisian maupun TNI, Ridho berpesan, menjelang Pilkada 2018 untuk dapat terus menjaga stabilitas dari mulai pelaksanaan hingga mencapai tahap akhir.

"Dengan tahun ini menjelang Pilkada kemudian memasuki tahun - tahun politik yang berlanjut seperti pileg dan pilpres, besar harapan saya kepada seluruh jajaran polda Lampung untuk tetap menjaga stabilitas keamanan bekerjasama dengan jajaran TNI. Jangan sampai Lampung kehilangan momentum pembangunan," ujarnya.

Pada bagian lain, Ridho telah merencanakan bersama kapolda Lampung yang baru, Irjen Pol Suntana terhadap pemberian lahan untuk pembangunan Polda Lampung di Kota Baru.

"Saya mendiskusikan untuk rencana kita membuat lapangan tembak terpadu di Lampung yang menjadi kebanggaan kita. Sekalian Poldanya juga kita pindahkan ke sana sekitar 20 sampai 25 Ha untuk Polda Lampung. Itu sekilas pemikiran diantara saya dengan kapolda baru yang mana kadang - kadang yang sekilas ini yang biasanya terwujud," ucap Ridho.

Irjen Pol Suroso Hadi Siswoyo kepada gubernur Lampung dan jajaran forkopimda juga menyampaikan terimakasih atas kerjasama dalam melakukan sinergitas pengamanan dan pembangunan di Lampung.

 "Saya sampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi - tingginya kepada bapak gubernur Lampung beserta seluruh unsur forkopimda provinsi maupun kabupaten/kota se-Lampung. Termasuk ormas, dan organisasi pemuda," kata Suroso.

Dirinya memohon pamit dan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat dan jajaran Polda Lampung atas pengabdian dalam kurun waktu empat bulan tersebut.

"Saya mohon pamit pada malam hari ini, karena untuk melaksanakan tugas di tempat yang baru. Tentunya jika mempunyai khilaf dan salah, kami pribadi dan keluarga mohon maaf manakala ada yang kurang berkenan selama ini dan memohon doa restu semoga semua selalu dalam perlindungan Allah," ujar Suroso.

Sementara itu, kapolda Lampung yang baru, Irjen Pol Suntana mengatakan, sebagai orang baru yang mengemban tugas di Lampung, ia memohon izin kepada seluruh warga masyarakat Lampung agar bisa diterima menjadi bagian masyarakat Lampung.

"Terutama pak gubernur dan teman - teman forkopimda agar saya dan istri bisa diterima menjadi bagian dari masyarakat Lampung dan saya bersama Polda Lampung juga, kami masih butuh bantuan gubernur dan rekan-rekan forkopimda dalam keberlangsungan pembangunan di Polda Lampung," kata Suntana.

Suntana menyampaikan, akan terus melanjutkan berbagai program yang telah dilakukan Irjen Pol Suroso dalam menciptakan rasa aman di Lampung.

"Apa yang telah dilakukan pak Suroso dengan menuai berbagai keberhasilan, saya berjanji dengan hati yang tulus akan melanjutkan semua program yang telah dilakukan oleh beliau. Karena bagi kami yang bersumpah sebagai anggota Polri, memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat menjadi harga yang sangat mati dan tidak bisa ditawar-tawar. Kami akan fight dengan jajaran untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Saya berkomitmen, untuk menjaga situasi Lampung menjadi aman dan tertib," ungkapnya.

Acara pisah sambut ini, dihadiri juga Ibu Yustin Ridho Ficardo, Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri, Plt Sekretaris Daerah Lampung, Hamartoni Ahadis dan kepala badan Kesbangpol Lampung Irwan Sihar Marpaung serta bupati dan walikota se-Lampung.

Seperti diketahui, Kapolri Jendral Tito Karnavian telah memimpin serah terima jabatan Kapolda Lampung dari Irjen Pol Suroso Hadi Siswoyo kepada Irjen Pol Suntana di ruang rupatama Mabes Polri, kamis (11/1/2018).

Irjen Pol Suroso Hadi Siswoyo yang sebelumnya menjabat kapolda Lampung, berpindah tugas di widyaiswara utama sespim lemdiklat polri. Irjen Pol Suntana yang kini menjabat kapolda Lampung, sebelumnya bertugas di Pati Baintelkam Polri (penugasan pada BIN). Serah terima jabatan tersebut berdasarkan surat keputusan kapolri nomor : kep/4/I/2018 yang ditetapkan di Jakarta pada 5 Januari 2018. (*/ben)

Berita Populer

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Danpomal Lampung Minta Prajurit Profesional

BANDARLAMPUNG- Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Danpomal) Lampung, Mayor Laut (PM) Prasetyo Bekti meminta prajurit bertugas independen dan profesional.

Permintaan Prasetyo Bekti itu dalam rangkaian hari ulang tahun (HUT) Ke-73 Pomal Lampung di Gedung C, PKOR Wayhalim, Bandarlampung, minggu (24/2) pagi.

Soal HUT Pomal, Prasetyo Bekti menjelaskan, kegiatan ini merupakan rangkaian acara dari perayaan HUT Pomal ke-73.

"Acara diawali olah raga bersama, yaitu senam bersama, setelah itu jalan sehat, kemudian dirangkai dengan kegiatan donor darah, sebagai wujud membantu rekan-rekan kita yang mungkin membutuhkan, dan terakhir ialah pengundian kupon jalan sehat," jelasnya.

Prasetyo memaparkan, untuk hadiah jalan sehat sendiri sebanyak 156 item, dengan hadiah utama 10 sepeda.

"Pomal kian bisa bertugas dengan sebaik-baiknya. Khususnya di Lampung, Lanal di Lampung mengelola ribuan prajurit, ada Brigade-4 Marinir, ada 2 Batalyon, ada Prokimal, dan lanal itu sendiri," kata…