Langsung ke konten utama

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Jumlah wisatawan asing berkunjung ke Lampung mencapai 155 ribu


setialampung - Jumlah wisatawan asing ke Lampung di 2016 mencapai 155.053 atau meningkat sebanyak 40 ribu orang dari 2015 yakni sebanyak 114.907 wisatawan mancanegara (wisman).

Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo mengatakan, dirinya optimistis jumlah kunjungan wisatawan ke Lampung terus meningkat di 2018. Ini berdasarkan data kementerian pariwisata RI, yang menunjukan jumlah kunjungan wisatawan nusantara yang berkunjung ke Lampung terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.

Kepala dinas pariwisata Lampung, Budiharto, mengatakan, pada Oktober 2017 lalu, kunjungan wisatawan ke Lampung mencapai delapan juta kunjungan. Namun data terakhir yang diterima dari kementerian pariwisata per Desember 2017 memperlihatkan angka yang lebih mengejutkan.

Kunjungan wisatawan nusantara ke Lampung pada Desember 2017 berjumlah 11.734.804 kunjungan. Menempatkan Lampung di peringkat 10 nasional, mengalahkan Bali yang berada di posisi 11 nasional (10jt). Angka tersebut juga jauh melebihi target yang ditetapkan yakni tujuh juta.

Sebelumnya, Lampung menempati posisi ke sembilan untuk kunjungan wisatawan nusantara pada Oktober 2017. Posisi tersebut juga mengalahkan Bali yang berada di posisi sebelas. Data tersebut dihitung menggunakan  teknik lalu lintas pergerakan wisatawan melalui telepon seluler oleh kementerian pariwisata dan PT. Telkom.

Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo, menerangkan, capaian tersebut tidak terlepas dari makin mudahnya akses ke Lampung, baik melalui darat maupun melalui Bandara Radin Intan II.

selain itu, lanjutnya, beberapa event berskala nasional dan internasional yang di gelar oleh Lampung turut mendongkrak jumlah kunjungan Wisatawan ke Lampung. Di antaranya hari keluarga nasional, hari kopi internasional, dan sejumlah acara nasional lainnya yang mulai gencar memilih Lampung sebagai tuan rumah.

"Peningkatan kunjungan ini juga merupakan prestasi bagi seluruh pelaku pariwisata, mulai pengelola hotel, restoran, pengelola tempat wisata, dan transportasi. Sektor - sektor ini yang punya efek ganda bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Ridho.

Pertumbuhan hotel di Lampung sendiri naik. Beberapa di antaranya bahkan ditopang dengan lokasi yang tidak jauh dari destinasi wisata.

"Beberapa dekat dengan Pulau Pahawang dan pulau - pulau di sekitar Teluk Lampung, sehingga bisa dikemas menjadi one day tour," pungkas Gubernur Ridho. (*/ben)

Berita Populer

Mendagri Keluarkan Surat Edaran untuk Gubernur, Bupati dan Walikota

Jakarta - Sehubungan dengan persiapan penyelenggaraan Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020, Kemendagri telah mengeluarkan Surat Edaran Mendagri tentang Persiapan Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Hal itu dipaparkan Mendagri Prof. H.M. Tito Karnavian dalam Rapat Terbatas di Istana Negara Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Surat Edaran tersebut meminta kepada Gubernur dan Bupati/Walikota agar saling berkoordinasi dan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:

Pertama, membentuk Posko Pemantauan Terpadu Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 yang bertugas untuk mengkoordinasikan, memfasilitasi, mengendalikan, memonitor persiapan dan pelaksanaan pada saat menjelang libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, dengan melibatkan Perangkat Daerah terkait, Kementerian/Lembaga, Tentara Nasional Indonesia, dan Kepolisian Republik Indonesia;

Kedua, meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat menjelang persiapan Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 melalui upaya:

a. Peningkatan Kesiapan Sarana dan P…

Reses, Rakhmad Nafindra Siap Bantu Kembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah

Bandarlampung - Permintaan agar prosedur pengajuan pinjaman/kredit untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM) dipermudah, kondisi arus lalu lintas yang macet, sampai keluhan terkait proses bina lingkungan, merupakan beberapa aspirasi yang disampaikan warga saat menghadiri kegiatan reses anggota DPRD Bandarlampung, Rakhmad Nafindra, yang dilaksanakan di Perum Korpri, Bandarlampung, sabtu (14/12).

Permintaan agar prosedur pengajuan pinjaman/kredit UMKM dipermudah ini disampaikan salah satu warga bernama Danang.


Menurut pria yang mengaku sebagai mahasiswa ini, ia bersama beberapa warga menekuni industri rumahan yaitu usaha shuttlecock badminton.

"Warga menyambut baik adanya usaha shuttlecock. Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini, saya mengusulkan agar prosedur pengajuan pinjaman UMKM dipermudah. Karena warga ingin memajukan industri rumahannya namun terbentur biaya," kata Danang.


Warga lainnya pun antusias menyampaikan aspirasinya kepada politisi PDIP ini. Seperti dilon…

Reses Dedi Yuginta, Surono Minta Jumlah Guru Ngaji Didata Lagi

Bandarlampung - Surono, warga Kebon Jeruk meminta agar jumlah guru ngaji di wilayahnya didata kembali. Ini lantaran disinyalir adanya guru ngaji yang sudah tidak aktif mengajar lagi, namun masih mendapat bantuan dari walikota Bandarlampung.

Hal ini disampaikan Surono saat menghadiri reses anggota DPRD Bandarlampung Dedi Yuginta, kamis (12/12).


Menurutnya, diduga ada guru ngaji yang sudah tidak aktif tapi masih menerima bantuan dari walikota Bandarlampung.

"Supaya tidak terjadi tumpang tindih terkait jumlah guru ngaji yang ada, saya minta jumlah guru ngaji untuk didata ulang. Karena disinyalir ada yang sudah nggak aktif lagi tapi masih terima bantuan dari walikota," ujarnya.

Selain terkait mendata ulang jumlah guru ngaji, pada kesempatan tersebut ia juga minta agar honor ketua RT ditambah lagi.

"Kalau bisa honor ketua RT ditambah lagi, kalau bisa honornya menjadi dua juta rupiah," pintanya.

Hal berbeda disampaikan Lia. Warga Kota Baru ini mengusulkan perbaikan goro…