Langsung ke konten utama

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Usai resmikan JTTS, Presiden Joko Widodo kunjungi kampus ITERA

Foto: Yopie Pangkey

setialampung - Usai meresmikan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Lampung, segmen Pelabuhan Bakauheni - Simpang Susun Bakauheni dan Segmen Simpang Susun Lematang - Simpang Susun Kota Baru, minggu (21/1/2018), Presiden RI, Joko Widodo didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno beserta Gubernur Lampung, Muhamamad Ridho Ficardo mengunjungi Institute Teknologi Sumatera (ITERA).

Dalam kesempatan tersebut Jokowi meninjau beberapa fasilitas sekaligus mendengarkan pemaparan terkait progres pembangunan ITERA oleh rektor ITERA.

"Hari ini saya mengunjungi kampus ITERA, kampusnya sangat besar dengan luas lahan 275 hektar. Sejak tahun lalu sudah dilakukan pembangunan, diantaranya perbaikan jalan menuju kampus agar akses dosen, mahasiswa juga masyarakat lancar. Kemudian pembangunan asrama untuk mahasiswa yang insya allah tahun ini akan ditambah," kata Jokowi.

Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo pun menjadikan peningkatan dalam bidang pendidikan sebagai fokus utama. Gubernur Ridho Ficardo berkeinginan menjadikan Lampung menjadi provinsi unggulan dan menjadi daerah pendidikan.

Untuk muwujudkan hal tersebut gubernur Lampung yang baru menjalani 3 tahun jabatannya ini menghibahkan lahan seluas 275 hektar untuk percepatan pembangunan Itera. Juga lahan seluas 30 hektar untuk pembangunan Observotarium Astronomi Itera Lampung (OAIL)/teropong bintang.


Berita Populer

Mendagri Keluarkan Surat Edaran untuk Gubernur, Bupati dan Walikota

Jakarta - Sehubungan dengan persiapan penyelenggaraan Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020, Kemendagri telah mengeluarkan Surat Edaran Mendagri tentang Persiapan Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Hal itu dipaparkan Mendagri Prof. H.M. Tito Karnavian dalam Rapat Terbatas di Istana Negara Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Surat Edaran tersebut meminta kepada Gubernur dan Bupati/Walikota agar saling berkoordinasi dan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:

Pertama, membentuk Posko Pemantauan Terpadu Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 yang bertugas untuk mengkoordinasikan, memfasilitasi, mengendalikan, memonitor persiapan dan pelaksanaan pada saat menjelang libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, dengan melibatkan Perangkat Daerah terkait, Kementerian/Lembaga, Tentara Nasional Indonesia, dan Kepolisian Republik Indonesia;

Kedua, meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat menjelang persiapan Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 melalui upaya:

a. Peningkatan Kesiapan Sarana dan P…

Reses, Rakhmad Nafindra Siap Bantu Kembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah

Bandarlampung - Permintaan agar prosedur pengajuan pinjaman/kredit untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM) dipermudah, kondisi arus lalu lintas yang macet, sampai keluhan terkait proses bina lingkungan, merupakan beberapa aspirasi yang disampaikan warga saat menghadiri kegiatan reses anggota DPRD Bandarlampung, Rakhmad Nafindra, yang dilaksanakan di Perum Korpri, Bandarlampung, sabtu (14/12).

Permintaan agar prosedur pengajuan pinjaman/kredit UMKM dipermudah ini disampaikan salah satu warga bernama Danang.


Menurut pria yang mengaku sebagai mahasiswa ini, ia bersama beberapa warga menekuni industri rumahan yaitu usaha shuttlecock badminton.

"Warga menyambut baik adanya usaha shuttlecock. Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini, saya mengusulkan agar prosedur pengajuan pinjaman UMKM dipermudah. Karena warga ingin memajukan industri rumahannya namun terbentur biaya," kata Danang.


Warga lainnya pun antusias menyampaikan aspirasinya kepada politisi PDIP ini. Seperti dilon…

Reses Dedi Yuginta, Surono Minta Jumlah Guru Ngaji Didata Lagi

Bandarlampung - Surono, warga Kebon Jeruk meminta agar jumlah guru ngaji di wilayahnya didata kembali. Ini lantaran disinyalir adanya guru ngaji yang sudah tidak aktif mengajar lagi, namun masih mendapat bantuan dari walikota Bandarlampung.

Hal ini disampaikan Surono saat menghadiri reses anggota DPRD Bandarlampung Dedi Yuginta, kamis (12/12).


Menurutnya, diduga ada guru ngaji yang sudah tidak aktif tapi masih menerima bantuan dari walikota Bandarlampung.

"Supaya tidak terjadi tumpang tindih terkait jumlah guru ngaji yang ada, saya minta jumlah guru ngaji untuk didata ulang. Karena disinyalir ada yang sudah nggak aktif lagi tapi masih terima bantuan dari walikota," ujarnya.

Selain terkait mendata ulang jumlah guru ngaji, pada kesempatan tersebut ia juga minta agar honor ketua RT ditambah lagi.

"Kalau bisa honor ketua RT ditambah lagi, kalau bisa honornya menjadi dua juta rupiah," pintanya.

Hal berbeda disampaikan Lia. Warga Kota Baru ini mengusulkan perbaikan goro…