Langsung ke konten utama

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Muhammad Ridho Ficardo melayani kesehatan masyarakat Lampung


setialampung - Perjuangan Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo dalam membangun gedung pelayanan kesehatan akhirnya terwujud, kamis (8/2/2018). Tiga gedung baru di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) diresmikan. Gedung ini terdiri dari gedung rawat jalan dan klinik yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Peresmian yang dilaksanakan sekitar pukul 10.00 wib gubernur disaksikan direktur RSUDAM, Hery Djoko Subandriyo berserta forkompida lingkungan provinsi Lampung.

Peresmian ini disambut suka cita dokter, paramedis, dan masyarakat Lampung yang telah lama mendambakan fasilitas lengkap RSUD Abdul Moeloek.

"Saya harap masyarakat Lampung dapat dilayani menuju Lampung sehat," ujar gubernur.

Dengan diresmikannya tiga gedung baru ini akan membutuhkan penambahan sumber daya manusia (SDM) rumah sakit. Oleh sebab itu, Gubernur memerintahkan pihak RSUDAM segera berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dalam menambah tenaga pegawai, baik itu perawat maupun honorer.

"Tujuannya meningkatkan pelayanan di rumah sakit lebih baik lagi," kata.

Direktur Utama RSUDAM, Hery Djoko Subandriyo mengatakan, ketiga gedung baru tersebut dibangun melalui APBD 2017 dengan anggaran sebesar Rp147 miliar yang terdiri dari gedung rawat jalan tiga lantai, empat lantai gedung rawat inap anak, dan gedung kamar operasi dan bengkel radio terapy.

"Masing-masing gedung mempunyai beberapa fasilitas yaitu gedung rawat jalan mempunyai fasilitas klinik girontik untuk usia lanjut, klinik seandanan rehab narkoba, klinik Voluntary Coynselling and Tenting (VCT) dan klinik menopause untuk wanita produktif lagi (lanjut usia)," ujar Hery.

Sedangkan gedung rawat anak, fungsinya khusus melayani anak memiliki kapasitas 85 tempat tidur dilengkapi dengan ruang khusus seperti ruang thalasemia, ruang HCU (High Care Unit), ruang terapi bermain dan ruang penitipan anak. Selanjutnya gedung kamar operasi yang berfungsi sebagai chat lab operasi jantung dan bengkel radio terapi untuk khusus ruang kemo. (*/ben)

Berita Populer

Mendagri Keluarkan Surat Edaran untuk Gubernur, Bupati dan Walikota

Jakarta - Sehubungan dengan persiapan penyelenggaraan Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020, Kemendagri telah mengeluarkan Surat Edaran Mendagri tentang Persiapan Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Hal itu dipaparkan Mendagri Prof. H.M. Tito Karnavian dalam Rapat Terbatas di Istana Negara Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Surat Edaran tersebut meminta kepada Gubernur dan Bupati/Walikota agar saling berkoordinasi dan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:

Pertama, membentuk Posko Pemantauan Terpadu Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 yang bertugas untuk mengkoordinasikan, memfasilitasi, mengendalikan, memonitor persiapan dan pelaksanaan pada saat menjelang libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, dengan melibatkan Perangkat Daerah terkait, Kementerian/Lembaga, Tentara Nasional Indonesia, dan Kepolisian Republik Indonesia;

Kedua, meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat menjelang persiapan Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 melalui upaya:

a. Peningkatan Kesiapan Sarana dan P…

Reses, Rakhmad Nafindra Siap Bantu Kembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah

Bandarlampung - Permintaan agar prosedur pengajuan pinjaman/kredit untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM) dipermudah, kondisi arus lalu lintas yang macet, sampai keluhan terkait proses bina lingkungan, merupakan beberapa aspirasi yang disampaikan warga saat menghadiri kegiatan reses anggota DPRD Bandarlampung, Rakhmad Nafindra, yang dilaksanakan di Perum Korpri, Bandarlampung, sabtu (14/12).

Permintaan agar prosedur pengajuan pinjaman/kredit UMKM dipermudah ini disampaikan salah satu warga bernama Danang.


Menurut pria yang mengaku sebagai mahasiswa ini, ia bersama beberapa warga menekuni industri rumahan yaitu usaha shuttlecock badminton.

"Warga menyambut baik adanya usaha shuttlecock. Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini, saya mengusulkan agar prosedur pengajuan pinjaman UMKM dipermudah. Karena warga ingin memajukan industri rumahannya namun terbentur biaya," kata Danang.


Warga lainnya pun antusias menyampaikan aspirasinya kepada politisi PDIP ini. Seperti dilon…

Reses Dedi Yuginta, Surono Minta Jumlah Guru Ngaji Didata Lagi

Bandarlampung - Surono, warga Kebon Jeruk meminta agar jumlah guru ngaji di wilayahnya didata kembali. Ini lantaran disinyalir adanya guru ngaji yang sudah tidak aktif mengajar lagi, namun masih mendapat bantuan dari walikota Bandarlampung.

Hal ini disampaikan Surono saat menghadiri reses anggota DPRD Bandarlampung Dedi Yuginta, kamis (12/12).


Menurutnya, diduga ada guru ngaji yang sudah tidak aktif tapi masih menerima bantuan dari walikota Bandarlampung.

"Supaya tidak terjadi tumpang tindih terkait jumlah guru ngaji yang ada, saya minta jumlah guru ngaji untuk didata ulang. Karena disinyalir ada yang sudah nggak aktif lagi tapi masih terima bantuan dari walikota," ujarnya.

Selain terkait mendata ulang jumlah guru ngaji, pada kesempatan tersebut ia juga minta agar honor ketua RT ditambah lagi.

"Kalau bisa honor ketua RT ditambah lagi, kalau bisa honornya menjadi dua juta rupiah," pintanya.

Hal berbeda disampaikan Lia. Warga Kota Baru ini mengusulkan perbaikan goro…